5 Puisi Bahasa Indonesia tentang Budaya, Tingkatkan Nasionalisme!

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebagai anak bangsa Indonesia, membaca atau menuliskan sebuah puisi bahasa Indonesia tentang budaya itu sudah termasuk salah bentuk rasa cinta kita pada negeri tercinta ini.
Budaya Indonesia memang sangat banyak sekali. Maka, tak heran jika banyak wisatawan mancanegara melirik negara Indonesia sebagai tujuan tempat untuk berwisata dan mengenal beragam budaya Indonesia.
Tugas kita sebagai generasi penerus bangsa adalah menjaga kebudayaan negeri tercinta ini supaya tidak punah ataupun dikuasai oleh negara lain.
Baca juga: 5 Puisi tentang Sawah untuk Pencinta Alam
5 Puisi Bahasa Indonesia tentang Budaya, Tingkatkan Nasionalisme!
Berikut ini ada lima contoh puisi bahasa Indonesia tentang budaya untuk meningkatkan jiwa nasionalisme, yang dikutip dari buku yang berjudul Sajak Negeri Seribu Budaya, Uswatun Khasanah, (2018:1,3,5,6, dan 7).
1. NEGERI SERIBU BUDAYA
Indonesia
Kau kaya dengan budaya yang unik
Berbagai suku bangsa
Adat istiadat yang begitu kuat
Serta nyanyian yang mengagumkan
Indonesia
Beribu budaya yang kau miliki
Tersebar dari Sabang sampai Merauke
Dari Aceh dengan Tari Samannya
Hingga Papua dengan alunan musik Tifanya
Indonesia
Tak habis aku mengagumimu
Dengan senjata, rumah serta baju adat
Dan masih banyak lagi
Sebagai kekayaan yang bernilai tinggi
Indonesia
Negeri dengan budaya luhur
Bumi yang indah dan subur
Menjadikan rakyat damai dan makmur
Aku bangga padamu
Wahai generasi muda
Mari kita jaga
Keberagaman budaya
Itu hak milik kita
Untuk selama-lamanya
2. PESONA BATIK
Berawal dari sebuah titik
Gemulai jemari-jemari lentik
Berayun seirama pola yang unik
Lembut tiupan canting yang antik
Melukis motif elok nan cantik
Pancarkan seni nan kharismatik
Banyak ragam motif batik tercipta
Alam semesta sebagai inspirasinya
Ornamen buah kawung hadirkan motif
Kawung
Sebagai lambang keperkasaan dan keadilan
Motif Parangkusumo ragam hias bak ombak lautan
Mengisyaratkan hidup penuh usaha dan perjuangan
Motif Truntum ornamen bunga-bunga kecil
Simbol cinta yang tulus tanpa syarat
Batik Tambal bermotif ceplok, parang dan meru
Sebagai tambal penyembuh penyakit
Motif Pamiluto sebagai pakaian pertunangan
Simbol perekat sebuah hubungan
Masih banyak ragam motif batik
Sebagai warisan budaya yang unik
Masyarakat dunia pun tertarik
Kita harus jaga dengan baik-baik
3. DARI SELEMBAR KULIT
Hanya dari selembar kulit kerbau
Dikeringkan membentuk sebuah tokoh
Dibuat dengan gerak yang dinamis
Terciptalah wayang kulit
Mahakarya seni yang luar biasa
Apa yang dapat kau lihat?
Hanya sebuah bayangan
Yang dimainkan oleh seorang dalang
Yang berada di balik layar
Diiringi lantunan alat musik tradisional
Namun sarat nilai-nilai moral kehidupan
Cerita Ramayana dan Mahabarata jadi lakonnya
Memukau setiap penonton yang hadir
Pertunjukan wayang kulit jadi idola
Kita harus selalu mencintainya
Sebagai warisan budaya luhur bangsa.
4. GUGUR GUNUNG
Gugur adalah mati atau roboh
Gugur gunung ramai-ramai merobohkan gunung
Apakah mampu?
Pekerjaan besar ibarat sebuah gunung
Akan menjadi ringan dikerjakan bersama-sama
Gugur gunung tak hanya sebuah idiom semata
Namun sarat dengan nilai-nilai moral
Mengajarkan kebersamaan dan kekeluargaan
Mengajarkan keikhlasan dan kepedulian
Kerelaan berkorban demi kepentingan bersama
Juga tanggung jawab terhadap lingkungan
Ini adalah kearifan lokal
Nilai-nilai budaya yang luhur
Hendaknya kita lestarikan
Jangan sampai tergerus zaman
5. SEKATEN SIMBOL SEDEKAH RAJA
Siapa yang tak tahu?
Hiruk pikuk masyarakat kota Yogyakarta
Menyambut datangnya sebuah perayaan
Bulan Maulud pun telah tiba
Gamelan Kanjeng Kyai Sekati pun ditabuh dalam dua rancak
Kanjeng Kyai Nogowilogo dan Kanjeng
Guntur Madu
Pertanda perayaan kelahiran Nabi
Muhammad telah dimulai
Disertai pembacaan naskah riwayat
Maulid Nabi Muhammad
Upacara begitu sakral sarat dengan mitos
Perpaduan antara dakwah Islam dan seni
Pengikut akan mendapat berkah dan pahala
Bahkan bisa menjadikan awet muda
Benarkah itu ?
Masyarakat yakin dan percaya
Gunungan adalah sedekah sang raja
Gunungan tinggi menjulang diarak warga
Terbuat dari beras ketan, makanan, buah juga sayuran
Masyarakat pun berebut untuk mendapatkannya
Itulah 5 contoh puisi bahasa Indonesia tentang budaya. Mari menjadi generasi penerus bangsa yang bertanggungjawab dan selalu melestarikan kebudayaan negeri tercinta kita ini!(diah)
