Konten dari Pengguna

5 Puisi Bahasa Indonesia tentang Budaya, Tingkatkan Nasionalisme!

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Puisi Bahasa Indonesia tentang Budaya. Foto: Unplash/Mahmur Marganti
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Puisi Bahasa Indonesia tentang Budaya. Foto: Unplash/Mahmur Marganti

Sebagai anak bangsa Indonesia, membaca atau menuliskan sebuah puisi bahasa Indonesia tentang budaya itu sudah termasuk salah bentuk rasa cinta kita pada negeri tercinta ini.

Budaya Indonesia memang sangat banyak sekali. Maka, tak heran jika banyak wisatawan mancanegara melirik negara Indonesia sebagai tujuan tempat untuk berwisata dan mengenal beragam budaya Indonesia.

Tugas kita sebagai generasi penerus bangsa adalah menjaga kebudayaan negeri tercinta ini supaya tidak punah ataupun dikuasai oleh negara lain.

Baca juga: 5 Puisi tentang Sawah untuk Pencinta Alam

5 Puisi Bahasa Indonesia tentang Budaya, Tingkatkan Nasionalisme!

Ilustrasi Puisis Bahasa Indonesia tentang Budaya. Foto: Unplash/Lighten Up

Berikut ini ada lima contoh puisi bahasa Indonesia tentang budaya untuk meningkatkan jiwa nasionalisme, yang dikutip dari buku yang berjudul Sajak Negeri Seribu Budaya, Uswatun Khasanah, (2018:1,3,5,6, dan 7).

1. NEGERI SERIBU BUDAYA

Indonesia

Kau kaya dengan budaya yang unik

Berbagai suku bangsa

Adat istiadat yang begitu kuat

Serta nyanyian yang mengagumkan

Indonesia

Beribu budaya yang kau miliki

Tersebar dari Sabang sampai Merauke

Dari Aceh dengan Tari Samannya

Hingga Papua dengan alunan musik Tifanya

Indonesia

Tak habis aku mengagumimu

Dengan senjata, rumah serta baju adat

Dan masih banyak lagi

Sebagai kekayaan yang bernilai tinggi

Indonesia

Negeri dengan budaya luhur

Bumi yang indah dan subur

Menjadikan rakyat damai dan makmur

Aku bangga padamu

Wahai generasi muda

Mari kita jaga

Keberagaman budaya

Itu hak milik kita

Untuk selama-lamanya

2. PESONA BATIK

Berawal dari sebuah titik

Gemulai jemari-jemari lentik

Berayun seirama pola yang unik

Lembut tiupan canting yang antik

Melukis motif elok nan cantik

Pancarkan seni nan kharismatik

Banyak ragam motif batik tercipta

Alam semesta sebagai inspirasinya

Ornamen buah kawung hadirkan motif

Kawung

Sebagai lambang keperkasaan dan keadilan

Motif Parangkusumo ragam hias bak ombak lautan

Mengisyaratkan hidup penuh usaha dan perjuangan

Motif Truntum ornamen bunga-bunga kecil

Simbol cinta yang tulus tanpa syarat

Batik Tambal bermotif ceplok, parang dan meru

Sebagai tambal penyembuh penyakit

Motif Pamiluto sebagai pakaian pertunangan

Simbol perekat sebuah hubungan

Masih banyak ragam motif batik

Sebagai warisan budaya yang unik

Masyarakat dunia pun tertarik

Kita harus jaga dengan baik-baik

3. DARI SELEMBAR KULIT

Hanya dari selembar kulit kerbau

Dikeringkan membentuk sebuah tokoh

Dibuat dengan gerak yang dinamis

Terciptalah wayang kulit

Mahakarya seni yang luar biasa

Apa yang dapat kau lihat?

Hanya sebuah bayangan

Yang dimainkan oleh seorang dalang

Yang berada di balik layar

Diiringi lantunan alat musik tradisional

Namun sarat nilai-nilai moral kehidupan

Cerita Ramayana dan Mahabarata jadi lakonnya

Memukau setiap penonton yang hadir

Pertunjukan wayang kulit jadi idola

Kita harus selalu mencintainya

Sebagai warisan budaya luhur bangsa.

4. GUGUR GUNUNG

Gugur adalah mati atau roboh

Gugur gunung ramai-ramai merobohkan gunung

Apakah mampu?

Pekerjaan besar ibarat sebuah gunung

Akan menjadi ringan dikerjakan bersama-sama

Gugur gunung tak hanya sebuah idiom semata

Namun sarat dengan nilai-nilai moral

Mengajarkan kebersamaan dan kekeluargaan

Mengajarkan keikhlasan dan kepedulian

Kerelaan berkorban demi kepentingan bersama

Juga tanggung jawab terhadap lingkungan

Ini adalah kearifan lokal

Nilai-nilai budaya yang luhur

Hendaknya kita lestarikan

Jangan sampai tergerus zaman

5. SEKATEN SIMBOL SEDEKAH RAJA

Siapa yang tak tahu?

Hiruk pikuk masyarakat kota Yogyakarta

Menyambut datangnya sebuah perayaan

Bulan Maulud pun telah tiba

Gamelan Kanjeng Kyai Sekati pun ditabuh dalam dua rancak

Kanjeng Kyai Nogowilogo dan Kanjeng

Guntur Madu

Pertanda perayaan kelahiran Nabi

Muhammad telah dimulai

Disertai pembacaan naskah riwayat

Maulid Nabi Muhammad

Upacara begitu sakral sarat dengan mitos

Perpaduan antara dakwah Islam dan seni

Pengikut akan mendapat berkah dan pahala

Bahkan bisa menjadikan awet muda

Benarkah itu ?

Masyarakat yakin dan percaya

Gunungan adalah sedekah sang raja

Gunungan tinggi menjulang diarak warga

Terbuat dari beras ketan, makanan, buah juga sayuran

Masyarakat pun berebut untuk mendapatkannya

Itulah 5 contoh puisi bahasa Indonesia tentang budaya. Mari menjadi generasi penerus bangsa yang bertanggungjawab dan selalu melestarikan kebudayaan negeri tercinta kita ini!(diah)