5 Puisi Kasih Ibu yang Menyentuh Hati

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Menjelang Hari Ibu, apakah kamu sudah menyiapkan hadiah untuk ibu tercinta? Tidak perlu yang mahal, kamu bisa memberikan puisi kasih ibu yang menyentuh hati sebagai bentuk ungkapan kasih sayang dan terima kasihmu.
Puisi adalah suatu karya sastra yang berisi ungkapan atau curahan hati yang dibuat berdasarkan perasaan sang penulis sebagaimana dikutip dari buku Seni Mengenal Puisi, Agnes Pitaloka dan Amelia Sundari, (2020:9). Oleh sebab itu, banyak orang memilih puisi untuk dijadikan sebagai hadiah yang berisi ungkapan perasaan yang tulus.
Baca juga: 5 Puisi Ibu Menyentuh Hati sebagai Ungkapan Kasih Sayang
5 Puisi Kasih Ibu yang Menyentuh Hati
Nah, bagi kamu yang ingin memberikan puisi di Hari Ibu, inilah puisi kasih ibu yang menyentuh hati sebagai ungkapan kasih sayang dikutip dari Antologi Puisi Tamadun: Kota Madani, Andri Saputra, dkk. (2021:59) dan Antologi Puisi Kasih Ibu Sepanjang Masa, Dahlia Damayanti Sholikhah, dkk. (2021:9).
1. Pengorban Ibu Jalan Hidupku
Karya: Agustina Sri Hartati
Dengan sel-sel darah engkau lahirkan kehidupan bagiku
Tetesan air mata tak terhenti seperti hujan yang mengalir
Tapi apa daya engkau pertaruhkan nyawa bagiku
Suara malaikat kecil bernyanyi
Rasa sakit hilang jadi bahagia
Tak sedikit kata terucap
Tak sedikit darah mengalir
Engkau tersenyum bagaikan rembulan dimalam yang sunyi
Sentuhan demi sentuhan kau usap dengan jemarimu
Kecupan bibirmu menghangatkan jiwaku
Hari berganti Bulan berganti Tahun
Menjagaku tanpa letih
Mendekapku dengan ketulusan
Cinta kasihmu tak lekang oleh waktu
Kau tuntun aku di jalan berliku yang penuh dengan batu
Untuk menuju ke kedewasaanku
Tak pernah kau pikirkan dirimu
Tak pernah kau pikirkan beratnya hidupmu
Sungguh begitu kuat dirimu
Kau begitu sempurna bagiku
Kau darah yang terus mengalir di hidupku
Ingin rasanya ku indahkan namamu
Ingin rasanya ku indahkan derajatmu
Ingin rasanya ku berikan seluruh hidupku untukmu
Namun apa daya aku hanya seorang lemah
Yang selalu mengikis relung hatinya dengan keegoisanku
Ingin kuulang waktu untuknya
Kan kuberikan seluruh hidupku untuknya
Karna bahagiamu adalah surga bagiku
2. Syair untuk Ibu
Karya: Amelia Zelianti
Ibu setiap rintikkan air matamu
Menyadarkan diriku atas perbuatanku
Pengorbanan yang telah kau berikan untukku
Selalu ku kenang sepanjang hidupku
Di bawah redupnya pelita malam
Ku rebahkan kepalaku di pangkuanmu
Aku merasakan hati yang penuh ketenangan
Lewat belaian hangat tangan halusmu
Ibu
Kau lah jantung dan hatiku
Darahmu mengalir deras ditubuhku
Semua tentang Iukamu terikat dibatinku
Kutuliskan syair ini untukmu ibu
Dengan bait yang langsung terhubung denganmu
Dikiasi oleh goresan pena yang indah
Syair ini akan selalu mewarnai hidupmu
3. Ibuku
Karya: Dewi Fatimatul Faizah
Tak kan kulupakan jasamu ibu...
Kau mengandungku, melahirkanku
Resah, gelisah menjadi satu
Kau rasakan di dalam kalbu
Setiap waktu berjalan
Pekerjaanmu begitu melelahkan
Walau lelah keringat bercucuran
Tak pernah engkau keluhkan
Ibu...
Kau curahkan cinta kasihmu
Kau belai dengan sentuhan lembutmu
Mendidikku dengan kasih sayangmu
Agar aku menjadi maju
Ibu...
Tak hentinya aku membuatmu marah
Hingga kau menjadi gundah
Namun, engkau tetap tabah
Tersenyum ramah, tanpa keluh kesah
Dirgahayulah ibunda
Salam baktimu ananda
4. Kasih Ibu
Karya: Rizky Raissa Pratama
Ibu
Engkau merelakan nyawa
Untuk kehadiran kami di dunia ini
Engkau rela merawat kami hingga sekarang
Engkau wanita hebat yang ku punya
Engkau wanita terhebat dikehidupanku
Engkau wanita pemberani
Ibu
Kami hanya bisa menangis
Kami hanya bisa membuatmu marah
Kami hanya bisa membuat harimu terluka
Kami tidak bisa membalas jasamu
Ibu
Dibalik tangisan itu
Dibalik amarah itu
Dibalik hatimu yang terluka
Kami tidak bisa berbuat apa-apa
Kami hanya bisa buktikan
Prestasi demi prestasi yang kami beri
Namun itu tak cukup bagi perjuangan mu
Ibu
Jasamu memang besar
Tenagamu memang banyak
Tangan dan kaki mu sangat piawai
Waktumu selalu senggang untuk kami
Lelah, letihmu bagai ditelan bumi
Ibu
Terima kasih dari kami
Anak-anakmu
5. Malaikat Tak Bersayap Itu Bernama Ibu
Karya: Erni Puspitasari
Ibuku sayang.. Ibuku yang selalu riang
Entah bagaimana aku harus membalas kebaikanmu bu
Di saat aku sedih, aku gagal engkau lah orang yang
pertama kali mengusap air mataku dan memelukku
Di saat aku gembira ku lihat senyum tulus tersungging
di bibir ibu
Ibu
Bagaikan malaikat tak bersayap
Yang kasih sayangnya sepanjang masa
Yang tak kenal lelah mengajarkan kebaikan
Yang tak pantang menyerah walau dilanda susah
Yang hatinya seluas samudra
Walau anak-anaknya menyayangi sepanjang galah
Maafkan jika anak-anakmu belum bisa
membahagiakanmu ibu
Hanya doa yang selalu kami panjatkan untukmu
Semoga damai di alam sana
Aku rindu engkau ibuku
Itulah lima puisi kasih ibu yang menyentuh hati yang bisa kamu jadikan hadiah di Hari Ibu nanti. Semoga artikel ini bermanfaat ya!(prima)
