Konten dari Pengguna

5 Puisi Kasih Ibu yang Menyentuh Hati

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Puisi Kasih Ibu, Foto Hanya Ilustrasi: Pexels/Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Puisi Kasih Ibu, Foto Hanya Ilustrasi: Pexels/Pixabay

Menjelang Hari Ibu, apakah kamu sudah menyiapkan hadiah untuk ibu tercinta? Tidak perlu yang mahal, kamu bisa memberikan puisi kasih ibu yang menyentuh hati sebagai bentuk ungkapan kasih sayang dan terima kasihmu.

Puisi adalah suatu karya sastra yang berisi ungkapan atau curahan hati yang dibuat berdasarkan perasaan sang penulis sebagaimana dikutip dari buku Seni Mengenal Puisi, Agnes Pitaloka dan Amelia Sundari, (2020:9). Oleh sebab itu, banyak orang memilih puisi untuk dijadikan sebagai hadiah yang berisi ungkapan perasaan yang tulus.

Baca juga: 5 Puisi Ibu Menyentuh Hati sebagai Ungkapan Kasih Sayang

5 Puisi Kasih Ibu yang Menyentuh Hati

Puisi Kasih Ibu, Foto Hanya Ilustrasi: Pexels/Pixabay

Nah, bagi kamu yang ingin memberikan puisi di Hari Ibu, inilah puisi kasih ibu yang menyentuh hati sebagai ungkapan kasih sayang dikutip dari Antologi Puisi Tamadun: Kota Madani, Andri Saputra, dkk. (2021:59) dan Antologi Puisi Kasih Ibu Sepanjang Masa, Dahlia Damayanti Sholikhah, dkk. (2021:9).

1. Pengorban Ibu Jalan Hidupku

Karya: Agustina Sri Hartati

Dengan sel-sel darah engkau lahirkan kehidupan bagiku

Tetesan air mata tak terhenti seperti hujan yang mengalir

Tapi apa daya engkau pertaruhkan nyawa bagiku

Suara malaikat kecil bernyanyi

Rasa sakit hilang jadi bahagia

Tak sedikit kata terucap

Tak sedikit darah mengalir

Engkau tersenyum bagaikan rembulan dimalam yang sunyi

Sentuhan demi sentuhan kau usap dengan jemarimu

Kecupan bibirmu menghangatkan jiwaku

Hari berganti Bulan berganti Tahun

Menjagaku tanpa letih

Mendekapku dengan ketulusan

Cinta kasihmu tak lekang oleh waktu

Kau tuntun aku di jalan berliku yang penuh dengan batu

Untuk menuju ke kedewasaanku

Tak pernah kau pikirkan dirimu

Tak pernah kau pikirkan beratnya hidupmu

Sungguh begitu kuat dirimu

Kau begitu sempurna bagiku

Kau darah yang terus mengalir di hidupku

Ingin rasanya ku indahkan namamu

Ingin rasanya ku indahkan derajatmu

Ingin rasanya ku berikan seluruh hidupku untukmu

Namun apa daya aku hanya seorang lemah

Yang selalu mengikis relung hatinya dengan keegoisanku

Ingin kuulang waktu untuknya

Kan kuberikan seluruh hidupku untuknya

Karna bahagiamu adalah surga bagiku

2. Syair untuk Ibu

Karya: Amelia Zelianti

Ibu setiap rintikkan air matamu

Menyadarkan diriku atas perbuatanku

Pengorbanan yang telah kau berikan untukku

Selalu ku kenang sepanjang hidupku

Di bawah redupnya pelita malam

Ku rebahkan kepalaku di pangkuanmu

Aku merasakan hati yang penuh ketenangan

Lewat belaian hangat tangan halusmu

Ibu

Kau lah jantung dan hatiku

Darahmu mengalir deras ditubuhku

Semua tentang Iukamu terikat dibatinku

Kutuliskan syair ini untukmu ibu

Dengan bait yang langsung terhubung denganmu

Dikiasi oleh goresan pena yang indah

Syair ini akan selalu mewarnai hidupmu

3. Ibuku

Karya: Dewi Fatimatul Faizah

Tak kan kulupakan jasamu ibu...

Kau mengandungku, melahirkanku

Resah, gelisah menjadi satu

Kau rasakan di dalam kalbu

Setiap waktu berjalan

Pekerjaanmu begitu melelahkan

Walau lelah keringat bercucuran

Tak pernah engkau keluhkan

Ibu...

Kau curahkan cinta kasihmu

Kau belai dengan sentuhan lembutmu

Mendidikku dengan kasih sayangmu

Agar aku menjadi maju

Ibu...

Tak hentinya aku membuatmu marah

Hingga kau menjadi gundah

Namun, engkau tetap tabah

Tersenyum ramah, tanpa keluh kesah

Dirgahayulah ibunda

Salam baktimu ananda

4. Kasih Ibu

Karya: Rizky Raissa Pratama

Ibu

Engkau merelakan nyawa

Untuk kehadiran kami di dunia ini

Engkau rela merawat kami hingga sekarang

Engkau wanita hebat yang ku punya

Engkau wanita terhebat dikehidupanku

Engkau wanita pemberani

Ibu

Kami hanya bisa menangis

Kami hanya bisa membuatmu marah

Kami hanya bisa membuat harimu terluka

Kami tidak bisa membalas jasamu

Ibu

Dibalik tangisan itu

Dibalik amarah itu

Dibalik hatimu yang terluka

Kami tidak bisa berbuat apa-apa

Kami hanya bisa buktikan

Prestasi demi prestasi yang kami beri

Namun itu tak cukup bagi perjuangan mu

Ibu

Jasamu memang besar

Tenagamu memang banyak

Tangan dan kaki mu sangat piawai

Waktumu selalu senggang untuk kami

Lelah, letihmu bagai ditelan bumi

Ibu

Terima kasih dari kami

Anak-anakmu

5. Malaikat Tak Bersayap Itu Bernama Ibu

Karya: Erni Puspitasari

Ibuku sayang.. Ibuku yang selalu riang

Entah bagaimana aku harus membalas kebaikanmu bu

Di saat aku sedih, aku gagal engkau lah orang yang

pertama kali mengusap air mataku dan memelukku

Di saat aku gembira ku lihat senyum tulus tersungging

di bibir ibu

Ibu

Bagaikan malaikat tak bersayap

Yang kasih sayangnya sepanjang masa

Yang tak kenal lelah mengajarkan kebaikan

Yang tak pantang menyerah walau dilanda susah

Yang hatinya seluas samudra

Walau anak-anaknya menyayangi sepanjang galah

Maafkan jika anak-anakmu belum bisa

membahagiakanmu ibu

Hanya doa yang selalu kami panjatkan untukmu

Semoga damai di alam sana

Aku rindu engkau ibuku

Itulah lima puisi kasih ibu yang menyentuh hati yang bisa kamu jadikan hadiah di Hari Ibu nanti. Semoga artikel ini bermanfaat ya!(prima)