Konten dari Pengguna

5 Puisi Masa Kecil Singkat yang Penuh Kenangan

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Puisi Masa Kecil Singkat, Foto Hanya Ilustrasi: Unsplash/Robert Collins
zoom-in-whitePerbesar
Puisi Masa Kecil Singkat, Foto Hanya Ilustrasi: Unsplash/Robert Collins

Masa kecil adalah salah satu momen menyenangkan dalam hidup. Untuk mengenang masa-masa indah tersebut, membaca puisi masa kecil singkat bisa menjadi salah satu cara untuk membangkitkan kenangan indah di masa kecil.

Puisi sendiri adalah karya sastra yang berisi ungkapan pikiran dan perasaan penyair secara imajinatif dengan kata-kata puitis sebagaimana dikutip dari buku Menggores Tinta Puisi, oleh Ahmad Wahyudi, (2021:15). Harus diakui karya sastra yang satu ini tidak mudah membuatnya, maka referensi kumpulan puisi bisa menjadi rujukan.

5 Puisi Masa Kecil Singkat yang Penuh Kenangan

Puisi Masa Kecil Singkat, Foto Hanya Ilustrasi: Unsplash/Robert Collins

Bagi yang ingin bernostalgia dengan masa kecil, inilah beberapa puisi masa kecil singkat untuk mengingat kenangan yang manis.

1. Masa Kecil

Karya Joko Pinurbo

Masa kecil seperti penjaga malam yang setia

Ia yang membuka dan menutup pintu

Setiap kau masuk dan keluar kamar mandi

Sementara kau sibuk mandi, ia duduk manis

di sudut sepi, membaca cerita bergambar

Sambil ketawa-ketiwa sendiri

Jangan suka lihat orang mandi, nanti sakit mata

Ia langsung menutup wajahnya

Dengan buku, seakan geli atau malu

Melihat tokoh komiknya yang (tidak) lucu

2. Kenangan Masa Kecil

Karya Eka Budianta

Meskipun kurang jelas

Ia masih ingat bahwa

Tempat ia bermain

Semasa kanak-kanak

Ialah plaza yang kini

Diapit jalan itu

Sehingga sukar baginya

Untuk membayangkan kembali

Bagaimana ia bisa

Menggembalakan domba-dombanya

Di tengah-tengah

Jalan Raya

3. Kenangan pada Dunia Kanak-Kanak

Karya Taufiq Ismail

Masih ingatkah kau, masa bocah kita

Sekali lama, di desa Zahleh karunia

Betapa di kebun anggur dua bayang bertemu

Bertukar gelak di rimbun semak rindu?

Masih ingatkah kau, bila kita bersirebutan

Memetiki gugusan anggur paling matang

Dan semua kita bayar dengan rekah senyuman

Bercita rasa manis mabuk kepayang?

Masih ingatkah kau pagi malaikat berdua

Pada pelukannya kemesraan dan kesayangan

Melambungkan kita ke kilau-kilau angkasa

Meninggi hingga kita lingkari kayangan?

Dan bagaimana sungai yang selalu kita mudiki?

Masihkah ia mengalir dengan biru tanah tepi?

Ah, begitulah cinta meramu semua

Memerciki pepohonan dengan kebugarannya.

4. Dongeng Nenek Sebelum Tidur

Karya Gunoto Saparie

Dongeng nenek sebelum tidur

Di masa-masa kanakku

Kini makin mengabur

Karena bahasa dan jarak waktu

Namun aku ingat nama sultan yahya

Adat melayu dan datuk bandar

Kejayaan masa silam yang samar

Namun ada yang tak bisa kubaca isyaratnya

5. Kelambu dan Lampu Sentir

Karya Anjani Kanastren

Lemari tua itu, masih ada di pojok ruang

Dulu waktu kecil

Aku senang sembunyi di belakangnya

Ruangan itu masih menyimpan kenangan

Meski tak ada lagi kelambu dan lampu sentir

Yang dulu selalu eyang pasang

Menjelang maghrib

Semua telah tiada

Ditelan waktu

Tapi dalam kenanganku

Semua segar membayang

Bagai baru usai kemarin

Aku termangu di ruang bisu

Anganku hadir

Andai aku kembali kecil.

Baca juga: 5 Puisi tentang Keluarga Bahagia

Itulah deretan puisi masa kecil singkat yang bisa jadi cara untuk bernostalgia. Jadi, kenangan masa kecil apa yang paling teringat dan menjadi kenangan manis untuk dikenang? (PRI)