5 Puisi Perjuangan Ibu yang Menyentuh Hati

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pernahkah kalian menulis puisi perjuangan ibu yang menyentuh hati? Tidak ada hal yang bisa menggantikan pengorbanan dan jasa seorang ibu. Sudah sepantasnya kita selalu mengucapkan terima kasih kepadanya.
Renungkan kembali bagaimana perjuangan seorang ibu kepada anak. Ibu rela bertaruh nyawa saat melahirkan. Melalui puisi tentang perjuangan ibu, kita bisa berterima kasih atas semua yang telah ibu lakukan untuk kita.
Baca Juga: 5 Puisi Pendek Anak SD tentang Ibu yang Mengharukan
5 Puisi Perjuangan Ibu yang Menyentuh Hati
Mengutip dari buku berjudul Antologi Puisi Kasih Ibu Sepanjang Masa, Dahlia D.S (2021:24), berikut adalah puisi perjuangan ibu yang sangat menyentuh hati.
1. Pengorbanan Ibu Jalan Hidupku
Dengan sel-sel darah engkau lahirkan kehidupan bagiku
Tetesan air mata tak terhenti seperti hujan yang mengalir
Tapi apa daya engkau pertaruhkan nyawa bagiku
Suara malaikat kecil bernyanyi
Rasa sakit hilang jadi bahagia
Tak sedikit kata terucap
Tak sedikit darah mengalir
Engkau tersenyum bagaikan rembulan di malam yang sunyi
Sentuhan demi sentuhan kau usap dengan jemarimu
Kecupan bibirmu menghangatkan jiwaku
Hari berganti bulan berganti tahun
Menjagaku tanpa letih
Mendekapku dengan ketulusan
Cinta kasihmu tak lekang oleh waktu
Kau tuntun aku di jalur berliku yang penuh dengan batu
Untuk menuju ke kedewasaanku
Tak pernah kau pikirkan dirimu
Tak pernah kau pikirkan beratnya hidupmu
Sungguh begitu kuat dirimu
Kau begitu sempurna bagiku
2. Syair Untuk Ibu
Ibu, setiap rintikan air matamu
Menyadarkan diriku atas perbuatanku
Pengorbanan yang telah kau berikan untukku
Selalu kukenang sepanjang hidupku
Di bawah redupnya pelita malam
Kurebahkan kepalaku di pangkuanmu
Aku merasakan hati yang penuh ketenangan
Lewat belaian hangat tangan halusmu
Ibu
Kaulah jantung dan hatiku
Darahmu mengalir deras di tubuhku
Semua tentang lukamu terikat di batinku
Kutuliskan syair ini untukmu, Ibu
Dengan bait yang langsung terhubung denganmu
Dikiasi oleh goresan pena yang indah
Syair ini akan selalu mewarnai hidupmu
3. Malaikat Tak Bersayap
Bidasan dirgantara menodong sebuah mata tua
Menaruh aksentuasi pada wanita yang memarut muka
Turut larat membeliak dedikasi kepada putra putrinya
Memeras keringat dan senantiasa mengurut dada
Sudah serasa bahara yang teramat biasa bagi dirinya
Durjana dunia telah menyulih resistansi raga
Menguruk cua menjadi kentara derana yang menyatukan kalbu
Melegar profesi menyerak sang pembela barga
Tanpa basa basi mencerap sumbu mengggebu-gebu
Dia laksana pelita pada ketaksaan jiwa
Senandungnya abadi merajai hati gembira
Sosoknya mampu memberus sorotan seluruh pemirsa
Tertawan segala kiprah yang kejat berjibaku
Malaikat tak bersayap, kupanggil ia dengan sebutan ibu
4. Ibuku
Tak kan kulupakan jasamu Ibu
Kau mengandungku, melahirkanku
Resah, gelisah menjadi satu
Kau rasakan di dalam kalbu
Setiap waktu berjalan
Pekerjaanmu begitu melelahkan
Walau lelah keringat bercucuran
Tak pernah engkau keluhkan
Ibu ...
Kau curahkan cinta kasihmu
Kau belai dengan sentuhan lembutmu
Mendidikku dengan kasih sayangmu
Agar aku menjadi maju
Ibu ...
Tak hentinya aku membuatmu marah
Hingga kau menjadi gundah
Namun, engkau tetap tabah
Tersenyum ramah, tanpa keluh kesah
Dirgahayulah ibunda
Salam bakti ananda
Teriring ucapan doa
Semoga Tuhan mengabulkannya
5. Perjuangan Ibu
Ibu berjuang mencari makan demi aku
Ibu banting tulang demi asupan makanku
Ibu berdoa untuk pendidikanku
Ibu menangis untuk masa depanku
Aku belajar di bangku untuk memberi ibu makan
Aku bekerja keras supaya ibu tetap sehat
Aku berdoa untuk umur panjang ibu
Aku menangis karena perjuangan ibu
Itu dia contoh puisi perjuangan ibu yang sangat menyentuh hati. Semoga menginspirasi.
