5 Puisi tentang Alam Semesta yang Menyentuh Hati

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Puisi tentang alam semesta merupakan bentuk karya sastra yang digunakan untuk mengekspresikan kekaguman akan keindahan alam. Tuhan menciptakan alam semesta ini dengan begitu indah. Namun, alam semesta juga menyimpan banyak misteri yang belum terungkap.
Puisi menjadi salah satu cara untuk mengekspresikan perasaan tentang alam semesta. Tidak hanya perasaan kagum, tetapi juga perasaan gelisah, kecewa, dan khawatir.
Baca Juga: 4 Puisi singkat tentang alam Insonesia yang indah dan memesona
Puisi tentang Alam Semesta
Berikut ini Inspirasi Kata akan memberikan beberapa puisi tentang alam semesta yang dikutip dari poemanalysis.com, hellopoetry.com, dan poetryinternational.com.
1. Senja Sore Itu
Kilau cahaya oranye menyelimuti sore itu
Indah, tampak indah dan menyilaukan
Anggunmu mengalahkan anggunnya sang dewi
Meskipun hadirmu hanya sebentar
Namun, kehadiranmu akan selalu dinanti
Elokmu memberikan warna di langit sore itu
Penuh keagungan dari indahnya ciptaan Yang Mahakuasa
Penuh rasa syukur kuucapkan karena masih bisa menantimu
Untuk hari esok, esok, dan seterusnya
Kini suryamu sudah siap untuk tenggelam
Menjemput rembulan yang akan menerangi malamku
Menanti pagi dengan munculnya dirimu
Hingga di sore hari kukembali menantikan dirimu
Lembayung indah nan memanjakan mata
Gradasi warna yang tak bisa terlukiskan dengan sembarang cat
Sebuah hiasan besar penutup waktu siang
2. Ke Mana Perginya Alamku
Masih kuingat jelas saat itu
Meskipun terlihat samar, namun aku masih mengingatnya dengan jelas
Alammu yang indah
Alamku yang subur
Alamku dengan segala kekayaan yang dimilikinya
Namun,
Ke mana kini perginya dirimu
Mengapa indahmu mulai pergi
Mengapa suburmu mulai luntur
Dan mengapa kekayaanmu mulai habis?
Aku harus mempertanyakan ini kepada siapa?
Alamku yang indah
Kini kau menangis terpuruk
Melihat dirimu yang kini mulai rusak
Rusak karena ulah perbuatan manusia yang tak bertanggung jawab
Kesedihanmu semakin bertambah
Tangismu semakin menjadi jadi
Kala kau melihat….
Banjir di mana-mana
Tanah longsor di mana-mana
Satwa mulai turun ke permukiman
Galian lubang batu bara di mana-mana
Alamku ke mana kini kau pergi
Apa kau murka saat ini?
Apa kau kecewa karena sudah tak seperti dulu lagi
Alamku, ingatkan manusia untuk menjagamu
Tanpa hadirnya dirimu
Ke mana manusia harus melangkah pergi
Mari kita jaga alam ini agar tetap abadi
3. Keramahan Alam
Bila datang ke negeriku
Kan disambut dengan alam yang hijau
Dengan gunung yang menjulang
Dan ombak yang berderai di lautan
Burung-burung akan bernyanyi
Bersiul-siul sepanjang pagi
Riangnya tiada pernah berhenti
Memuji Rabbul Izzati
Bila datang ke negeriku
Kan kau lihat sungai mengalir
Angin-angin bersemilir
Bunga mekar beribu-ribu.
4. Pesona Alam Hijau
Terperosok pada hamparan hijau
Menggantung pada nuansa manja ilalang
Tunggu! Akan kuhirup perlahan aroma rumput ini
Sebab kutahu inilah ciptaan Tuhan yang harus kita nikmati
Jauh di ufuk kehijauan
Dengan dasar cokelat yang menyatu pada komponen penting
Berbasis kesuburan yang terikat pada keindahan tanaman liar
Sebut saja bunga
Bunga menjadikan sepasang aksa siap meraih
Sentuhan halus jemari mungil
Siap mengabadikan momen kemekarannya
Bidikan-bidikan kecil siap menjadikan momen indah untuk dikenang
Sebagai hal ciptaan Tuhan yang terindah
5. Sabda Bumi
Belum tampak mendung merenung bumi
Seberkas haru larut terbalut kalut dan takut
Terpaku ratap menatap jiwa-jiwa penuh rindu
Hangatkan dahaga raga yang sendu merayu
Bulan tak ingin membawa tertawa manja
Kala waktu enggan berkawan pada hari
Saat bintang bersembunyi sunyi sendiri
Terhapus awan gelap melahap habis langit
Bulan memudar cantik menarik pada jiwa ini
Hitam memang menang menyerang terang
Tetapi mekar fajar bersama mentari akan menari
Bersama untaian senandung salam alam pagi.
Nah, itulah beberapa kutipan puisi tentang alam semesta yang menyentuh hati. Semoga bermanfaat.
