5 Puisi tentang Kebahagiaan sebagai Penyemangat

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
Konten dari Pengguna
31 Oktober 2022 15:41
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi Puisi tentang Kebahagiaan. Foto: pexels.com.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Puisi tentang Kebahagiaan. Foto: pexels.com.
ADVERTISEMENT
Bahagia itu menyenangkan, lalu dari rasa senang itu lahirlah puisi tentang kebahagiaan. Puisi seperti ini juga bisa mengalirkan kebahagiaan pada yang membacanya, serta mengembalikan semangat yang sedang melemah.
ADVERTISEMENT
Kebahagiaan sebenarnya sederhana dan mudah didapat, berada sangat dekat di dalam hati kita sendiri. Seseorang tidak akan mendapatkan kebahagiaan jika tidak bersyukur, karena kunci kebahagiaan adalah bersyukur.

Puisi tentang Kebahagiaan sebagai Penyemangat

Ilustrasi Puisi tentang Kebahagiaan. Foto: pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Puisi tentang Kebahagiaan. Foto: pexels.com
Mengutip dari laman selfhelpcollective.com, inilah kumpulan puisi tentang kebahagiaan yang dapat menyemangatimu.

1. Mencium Bumi

Berjalan dan sentuh kedamaian setiap saat

Berjalan dan sentuh kebahagiaan setiap saat

Setiap langkah membawa angin segar

Setiap langkah membuat bunga mekar

Cium bumi dengan kakimu

Bawalah bumi cinta dan kebahagiaanmu

Bumi akan aman

ketika kita merasa aman dalam diri kita sendiri

2. Pria Bahagia

Bahagia pria itu, dan bahagia dia sendiri

Dia yang dapat menyebut hari ini miliknya

Dia yang aman di dalam dapat berkata

Besok lakukan yang terburuk,

karena saya telah hidup hari ini

Kegembiraan yang saya miliki

terlepas dari takdir adalah milikku

Bukan surga itu sendiri di masa lalu yang memiliki kekuatan

Tapi apa yang telah, telah, dan aku telah memiliki jamku

ADVERTISEMENT

3. Bahagia itu Menyenangkan

Bahagia itu sama bahagianya

Ketika semuanya sudah dikatakan dan selesai

Benar-benar bahagia

Dimulai dengan bersenang-senang

Bebaskan endorfin kebahagiaan itu

Untuk membanjiri otakmu yang stres

Dengan banyak pikiran bahagia

Untuk bersantai dan mengurangi ketegangan

Makan cokelat

Dan banyak tertawa

Kunyah cabai panas dan merah

Pakailah warna-warna cerah sebagai gantinya

Pelihara anjing atau kucing

Cobalah yoga di atas matras

Rasakan sinar matahari menghangatkan keberadaanmu

Carilah keindahan untuk dilihat

Musik klasik menang dengan bermil-mil

Saling bertukar senyum

Begitulah cara membangkitkan semangatmu

Angkat tubuh dan pikiranmu

Dosis kebahagiaan harian ini

Adalah kesenangan - kamu akan menemukan

4. Betapa Tenang, Betapa Bahagianya!

Betapa tenang, betapa bahagianya! Itu adalah kata-kata

Itu sekali akan jarang setuju bersama

Aku menyukai pukulan ombak

Langit yang berubah cuaca berangin

Lebih dari lautan yang mulus dan langit yang tak berawan

Dan udara yang khusyuk, menenangkan, dan lembut

Bahwa di hutan tidak ada desahan

Dan dari semprotan hijau tidak ada air mata

Betapa tenang, betapa bahagianya! sekarang aku merasa

Di mana keheningan berdiam jauh lebih manis

Daripada gelak tawa yang paling membahagiakan

Betapa pun murni kegairahannya

ADVERTISEMENT

5. Aturan Untuk Kebahagiaan

Hiduplah dengan benar!

Jadilah murni!

Dengan hati nurani yang jernih

Tidak ada yang perlu ditakuti dari tahun ke tahun

Cepat untuk mengulurkan tangan membantu

Untuk orang-orang yang menderita di seluruh negeri

Ambil dunia lama ini apa adanya

Lakukan yang terbaik yang kamu bisa

Cinta bukan kekayaan, kehormatan, ketenaran

Tapi lebih mencintai sesamamu

Carilah sukacita di setiap jalan yang kamu lalui

Pastikan cinta sebelum kamu menikah

Percaya segalanya untuk mencintai Ilahi

Kebahagiaan sejati akan menjadi milikmu

Nah, itulah tadi lima puisi tentang kebahagiaan. Semoga dapat membuatmu menjadi lebih bersemangat dan bahagia, ya.
editor-avatar-0
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020