Konten dari Pengguna

5 Puisi tentang Manusia dan Tuhan sebagai Perenungan

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Puisi tentang Manusia dan Tuhan sebagai Perenungan. Foto: pexel.com/oleksandr.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Puisi tentang Manusia dan Tuhan sebagai Perenungan. Foto: pexel.com/oleksandr.

Puisi tentang manusia dan Tuhan bisa menjadi bahan renungan. Hubungan manusia dengan Tuhan berarti menyangkut keimanan dan kepercayaan seseorang.

Tak jarang juga kita melupakan bagaimana seharusnya beriman kepada Sang Pencipta. Padahal, sebagai manusia kita membutuhkan Tuhan dalam hidup kita.

Baca Juga: 5 Kumpulan Puisi Mengikhlaskan yang Tulus

5 Puisi tentang Manusia dan Tuhan sebagai Perenungan

Ilustrasi Puisi tentang Manusia dan Tuhan sebagai Perenungan. Foto: pexel.com/tugay.

Berikut ini beberapa puisi tentang manusia dan Tuhan yang bisa dijadikan renungan, dikutip dari laman familyfriendpoems.com:

1. Hadiah dari Tuhan

Oleh John P. Read

Cinta tidak bisa digambarkan

Ia tidak memiliki bentuk, ia tidak memiliki bentuk

Cinta bukanlah objek

Cinta tidak sesuai

Cinta memasuki hidup kita

Saat kita dilahirkan

Dari buaian sampai liang lahat

Cinta ada pada setiap orang

Cinta menyala seperti lilin

Kadang berkedip tapi tidak pernah mati

Cinta mungkin tak terlihat

Meskipun tepat di depan matamu

Cinta bisa membuatmu kosong

Cinta bisa membuatmu utuh

Cinta bisa membuat atau menghancurkanmu

Cinta ada di dalam jiwamu

Cinta ada di hatimu

Cinta ada di pikiranmu

Cinta tidak membeda-bedakan

Cinta selalu buta

Cinta itu universal

Itu mencakup dunia

Tidak peduli di mana kamu berada

Cinta memiliki bahasa tersendiri

Cinta ada di sekitarmu

Ada banyak cinta yang tersisa

Anda tidak dapat melihat atau menyentuhnya

Tapi cinta ada di mana-mana

Cinta adalah kekuatan terbesar

Namun itu sangat kecil

Cinta itu anugerah dari Tuhan

Untuk dibagikan di antara kita semua

2. Setiap Bekas Luka Memiliki Cerita

Oleh Kristina M. DeCarlo

Setiap luka punya cerita

Apa yang akan kuceritakan?

Apa yang akan terjadi dengan ini

Kapan aku lebih baik, kapan aku sehat?

Aku ingin bekas lukaku memberitahu

Tentang bagaimana aku telah mengatasi

Tentang bagaimana aku berhasil melewatinya

dari mana aku berasal

Aku ingin bekas lukaku berbisik

tentang rasa sakit yang kualami

tentang waktu yang sangat sulit ini

tentang maraton yang kuikuti

Tapi kebanyakan bekas luka

untuk berbicara tentang sesuatu yang lebih besar

Aku ingin berteriak

tentang Penciptaku yang hidup

Biarkan bekas lukaku menjadi bukti

bahwa ada Tuhan yang penuh kasih

yang berjuang di pertempuran menakutkan

dan pada sayap siapa aku terbang

Biarkan bekas lukaku menyatakan

bahwa segala sesuatu bekerja untuk kebaikan

bahwa sendirian aku tidak bisa

tapi dengan Tuhan aku bisa

Biarkan mereka melihatnya

Biarkan mereka mengintip dan melihat

Bekas lukaku menunjukkan Tuhan itu hebat

Itu menunjuk kepada-Nya, bukanku

3. Hari Demi Hari

Oleh Lenora McWhorter

Hari demi hari, Tuhan berjalan bersamaku

dan bebanku dia bantu aku menanggungnya

Setiap langkah yang kuambil di sepanjang jalan

Ayahku yang pengasih selalu ada

Hari demi hari, aku merasakan kasih Tuhan

mengelilingiku di sekitar

rahmat dan belas kasih-Nya menutupiku

dan jemput aku saat aku jatuh

Hari demi hari, Tuhan menjagaku

dari bahaya, sakit hati dan bahaya

Aman dari jerat musuh

dan dilindungi dari alarm kehidupan

Hari demi hari, aku mengandalkan Bapa

untuk menguatkanku saat aku lemah

Dia menghiburku dengan kasih-Nya

dan ke hatiku Dia berbicara damai

Hari demi hari, aku merasakan kehadiran Tuhan

dan semangatku selalu dihidupkan kembali

Tuhan setia menjagaku

seperti seorang ayah terhadap anaknya sendiri

Tuhan menitipkan rahmat-Nya kepadaku

menit demi menit, hari demi hari

Dengan iman, aku melangkah sejalan dengannya

saat Dia membimbingku di jalan hidup

4. Dia di Sini

Oleh Yasemin Raymondo

Tuhan datang kepada kita dengan cara yang tenang dan sederhana

Dia ada di sana saat angin sepoi-sepoi menggoyang daun palem di sore yang tenang, malas, dan cerah

Saat tetesan air hujan dengan lembut berderai di atas atap seng yang haus dari orang miskin, dia ada di sana

Carilah dia di balik mata tertawa seorang anak

Atau cium dia dalam bunga melati yang mekar

Pada malam bulan yang cerah dan berbintang

Genggam tangannya saat kau menggenggam tangan cintamu

Dan merasakan kehangatan air matanya

Saat kau menghibur teman yang berduka dalam pelukanmu

Dia ada dalam tangisan pertama bayi

Dan dalam desahan terakhir orang yang sekarat itu

Saat ombak pecah di atas pasir keemasan

Dan burung camar terbang ke awan putih

Ketika lonceng gereja berbunyi pada hari Minggu Paskah

Mengundangmu untuk menerima misa suci, dia ada di sana

Cicipi dia saat kau menggigit mangga yang sudah matang kuning

atau saat kau melepas dahaga dengan air kelapa yang manis

Tuhan datang kepada kita dengan cara yang tenang dan sederhana

Tidak akan pernah kau temukan kehadirannya dalam kekerasan

Jangan pernah mencarinya dalam kata-kata kemarahan atau tindakan pengecut

Cinta dan kedamaiannya mengelilingi kita, di atas dan di luar.

Hanya dalam hal-hal sederhana sehari-hari itu

ketika kita melihat dipenuhi dengan cintanya

bisakah kita menemukannya.

5. Tuhan Segala Penghiburan

Oleh Edarly Edouard

Tuhan kita menyediakan semua yang kita butuhkan

Saat kita membutuhkan pertolongan, kepada-Nya kita sampai

Dia selalu bersama kita saat kita kesepian

Dia sangat mencintai kita dan menahan amarah secara perlahan

Allah menghibur kita dalam kesengsaraan kita

Penderitaan kita adalah untuk penghiburan dan keselamatan kita

Tuhan telah menetapkan kita semua dalam nama Kristus

Dalam nama Kristus kita tidak akan pernah menderita karena malu

Kemuliaan bagi Allah yang mengutus Roh Kudus

Jika bukan karena Roh, kita tidak akan pernah memiliki batasan

Kenyamanan kita melimpah melalui Kristus, sementara penderitaan-Nya melimpah atas kita

Kita semua didorong untuk mengetahui bahwa Kristus adalah satu-satunya kepercayaan kita

Atas nama Yang Hidup, tidak akan ada rasa sakit

Melampaui sekarang dan selamanya, Tuhan kita selalu sama

Tuhan ada di pihak kita, jadi kita tidak perlu mengandalkan orang lain.

Terpujilah Tuhan, Tuhan segala penghiburan

Nah, itulah beberapa puisi yang menggambarkan tentang manusia, dan Tuhan. Semoga bermanfaat..