Konten dari Pengguna

5 Puisi tentang Mencintai Diri Sendiri

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 3 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

 Puisi tentang Mencintai Diri Sendiri, Foto/Unsplash/Jackson David
zoom-in-whitePerbesar
Puisi tentang Mencintai Diri Sendiri, Foto/Unsplash/Jackson David

Mencintai diri sendiri adalah hal terpenting untuk mewujudkan kebahagian. Mencintai diri sendiri bukan berarti egois, sebab diri sendiri amat penting untuk diutamakan. Dengan puisi tentang mencintai diri sendiri bisa kamu jadikan motivasi untuk menjalani kehidupan.

Self love bukanlah bentuk keegoisan namun dengan mencintai diri sendiri akan membuat percaya diri dan optimis dengan kenyataan. Sebagai manusia biasa, kita harus selalu bersyukur atas apa yang dimiliki, serta bersabar dan berjuang untuk meraih yang kita kehendaki kedepannya, misalnya cita-cita, harapan dan sebagainya.

Puisi tentang Mencintai Diri Sendiri

Puisi tentang Mencintai Diri Sendiri, Foto/Unsplash/Jackson David

Berikut ini beberapa puisi tentang mencintai diri sendiri yang dikutip dari readpoetry.com, dan wordwool.com:

1. Kenalan Diri

Kenalanlah dengan diri sendiri

Supaya diri ini paham tentang diri sendiri

Tak susah mengenal diri, sebab petanya ada di hati

Meski mulut ingkar, Hati tak bisa berbohong ketika ditanya

Setelah kenal dengan diri, akrablah dengan diri

Kenali lebih dalam dengan bermuhasabah

Sebab dengan itu banyak kecacatan akan nampak

Basuh diri dengan lantunan ayat suci, pahami maknanya

Itu bisa mengarahkan diri dan mengobati diri

Jika banyak luka, banyak asa, banyak angan pada diri

Cobalah untuk berdamai dengan diri sendiri

Jangan sampai menyesatkan diri hingga menenggelamkan diri sendiri

Kawan, ingatlah bahwa diri sendiri amatlah penting untuk dikenali, disayangi dan dikoreksi

2. Dunia Penuh Cinta

Menyoal tentang cinta maka tak habis satu dua tiga perkara

Sebab cinta itu luas, lebih luas dari benua benua

Orang-orang bercinta, dicintai dan mencintai

Mereka membalut sendi kehidupan dengan cinta

Dalil dalil cinta pun bertebaran, seolah membenarkan rasa

Padahal cinta dan napsu kadang bedanya hanya setipis sehelai rambut

Aku cinta kamu, kamu pasti cinta, cinta ini cinta itu cinta cinta

Cinta jadi raja, raja jadi cinta, cinta pun merajai

Cinta ada dimana mana, dimana mana ada cinta

Cinta untuk siapa saja, siapa saja bisa mencinta

Semua orang pandai bercinta, tapi abai dengan cinta

Bodoh karena cinta, lupa diri karena cinta, jadi budaknya cinta

Wahai para manusia pencinta cinta, cintailah dirimu sendiri terlebih dahulu

Sayangi dirimu sebelum cinta dan sayangmu kau tuangkan ke sembarang tempat

Jangan serba cinta tapi sebenarnya tanpa cinta

Jangan bilang cinta, jika belum mencitai diri sendiri

3. Aku adakah aku

Malam ini,

Kutatap lagi cermin usang itu,

Berkaca, tajamkan mata,

Perlahan hati berbisik padanya,

Tentang apa yang kupunya,

Dan yang selalu jadi angan.

Aku adalah aku,

Bukan dia, bukan pula mereka,

Bukan sepercik harap yang menyembah,

Bukan segelintir asa yang tergantung,

Bukan pula angan yang samar.

Aku adalah aku,

Seorang manusia yang sadar,

Akan kurang dan lebih,

Akan keluh dan sukur,

Tentang segala yang terjadi,

Tanpa berontak di hati.

Aku Mencintai diriku sendiri,

Dengan jati yang kupunya,

Dengan harapan dan perjuangan,

Tentang gapai dan hampa,

Memberanikan diri untuk,

Melangkah di atas bumi.

4. Jadilah Diri Sendiri

Secangkir kopi terjepit,

Disela-sela telunjuk kiri,

Kala mereka saling berhimpit,

Berkobar glamor dan sensasi.

Sebuah gitar lapuk,

Dengan bunyi nada nyaring,

Kuhantarkan diri ke dalam tenang,

Bersama lantunan senar genting.

Aku diriku,

Dia dan mereka,

Jangan paksakan aku seauai,

Jangan tuntut aku terbuai.

Sekali tidak, aku tetaplah aku.

Menjadi diri sendiri,

Tak perlu menjadi orang lain,

Mencari jati sendiri,

Mengikuti arah angin.

Hiruk-piruk yang meronta,

Lalu-lalang di pelupuk mata,

Aku mencintai diriku sepenuhnya,

Tanpa mendengar ocehan mereka.

5. Aku Bukan Mereka

Aku bukanlah mereka,

Bukan orang yang sibuk,

Akan kemilau dunia yang menipu,

Bukan orang yang hanyut,

Akan pesona sensasi penuh dusta.

Aku tak ingin seperti mereka,

Yang melalaikan hal wajib demi ego,

Mengorbankan kodrat demi pengakuan,

Entah apa tujuan dan maksud,

Namun mereka berlomba terhadapnya.

Aku tetaplah disini,

Menjalani sisa hidup yang ada,

Menikmati hari-hari sederhana,

Apa adanya tanpa tuntutan ego,

Dan permainan ciamik dunia.

Aku menjadi diri sendiri,

Mensyukuri yang kupunya,

Memperbaiki kekurangan di jiwa,

Melupakan cakap dan cibiran mereka.

Demikian beberapa puisi tentang mencintai diri sendiri. Semoga bermanfaat!