5 Puisi tentang Rindu yang Terpendam untuk Ungkapkan Perasaan

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Puisi tentang rindu yang terpendam digunakan untuk mencurahkan rasa rindu kepada seseorang yang spesial.
Ketika berada jauh dari orang tersayang, wajar rasanya jika merasa rindu. Salah satu cara untuk melepas rindu yaitu dengan bertemu. Namun, tidak selamanya kita bisa bertemu dengan orang yang dirindukan, apalagi jika kita terpisah jarak yang jauh dari si dia.
Puisi tentang Rindu yang Terpendam untuk Ungkapkan Perasaan
Mengutip dari situs hellopoetry.com dan interestingliterature.com, berikut ini beberapa puisi tentang rindu yang terpendam.
1. Datanglah Padaku
Datanglah padaku dalam mimpiku, dan kemudian pada
siang hari aku akan sehat kembali
Karena malam akan lebih dari membayar
Kerinduan tanpa harapan hari itu
Datanglah, seperti yang kamu lakukan seribu kali
Seorang utusan dari iklim yang cerah
Dan tersenyumlah di dunia barumu, dan bersikaplah
baik kepada orang lain seperti kepadaku
Atau, karena kamu tidak pernah datang dengan tenang
Datanglah sekarang, dan biarkan aku memimpikannya dengan benar
Dan belah rambutku, dan cium keningku
Dan katakan, Cintaku, mengapa kamu menderita?
Datanglah padaku dalam mimpiku, dan kemudian pada
siang hari aku akan sehat kembali
Karena malam akan lebih dari membayar
Kerinduan tanpa harapan hari itu
2. Maafkan Diriku
Aku minta maaf karena terlihat
seperti malam yang penuh badai
ketika kamu melihatku malam ini
Aku tahu, aku tahu kamu tidak memperhatikan jejak darah yang kamu tinggalkan
setelah kita berhenti berbicara
Aku akui, aku setengah senang
kamu membiarkanku memudar
semua kerinduanku
Kamu masih ada dalam mimpiku,
dan selama bertahun-tahun aku tidak bisa lepas dari
tatapanmu bahkan dengan mata tertutup
Aku tahu, aku tahu aku tidak akan pernah bisa memilikimu
Bahkan jika kamu dengan lembut memelintirku dalam
pelukanmu, dan lupa untuk melepaskannya
Jarak antara kita tak lagi
melumat hatiku,
aku sudah hilang dari pandangan
Tapi diam-diam aku masih berdoa untuk
semua air gelap ini, dan keduanya
dari kita hanya berbicara lagi
3. Andai Saja
Andai aku jadi angin
Ingin kusampaikan semua kerinduan
Tanpa perantara apa-apa
Andai aku jadi air
Ingin kuhanyutkan semua duka dan pedihnya luka
Tanpa bicara dan bertindak
Andai aku senja
Ingin kuhiasi senyummu walau sementara
Tanpa ada luka, walau sesaat saja
Andai….
4. Andaikan Kamu Tahu
Tahukah kau, Kasih
aku terlalu larut dalam keheningan
dalam rindu yang tak bisa kulukiskan
hanya bayangmu yang ada di ingatan
di remang cahaya malam
saat langkahku sedikit terlambat
kutahu hatimu tak pernah menginginkan
namun apa daya, hasrat kutahan,berderai
kutahu ini bukan awal kasih
bukan pula akhir
namun hadirmu datang temani sepi
malah semakin kumerasa sendiri
jauhnya raga berkelana
seperti mencari harapan di atas keresahan, tanpamu
5. Rasa Ini
Gemerlap redup silih berganti
Gelak tawa sendu semakin membekas di hati
Semua bercampur aduk membungkus hari
Dinikmati setitik demi setitik
Tapi…
Rasa ini sudah tak bisa ditahan
Rindu ini tak bisa bersabar
Walau barang sebentar
Memaksa ingin segera dibereskan
Akan sampai kapan kau bertahan?
Akan sampai kapan kau tertahan?
Coba pikirkan, wajah-wajah perindu merindumu
Sudahlah
Tepis jarak itu
Nah, itulah 5 puisi tentang rindu yang terpendam di dalam hati. Semoga bermanfaat!
