Konten dari Pengguna

5 Puisi tentang Rindu yang Terpendam untuk Ungkapkan Perasaan

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Puisi tentang Rindu yang Terpendam. Foto: Unsplash/DDDanny D.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Puisi tentang Rindu yang Terpendam. Foto: Unsplash/DDDanny D.

Puisi tentang rindu yang terpendam digunakan untuk mencurahkan rasa rindu kepada seseorang yang spesial.

Ketika berada jauh dari orang tersayang, wajar rasanya jika merasa rindu. Salah satu cara untuk melepas rindu yaitu dengan bertemu. Namun, tidak selamanya kita bisa bertemu dengan orang yang dirindukan, apalagi jika kita terpisah jarak yang jauh dari si dia.

Puisi tentang Rindu yang Terpendam untuk Ungkapkan Perasaan

Ilustrasi Puisi tentang Rindu yang Terpendam. Foto: Unsplash/Etienne Girardet.

Mengutip dari situs hellopoetry.com dan interestingliterature.com, berikut ini beberapa puisi tentang rindu yang terpendam.

1. Datanglah Padaku

Datanglah padaku dalam mimpiku, dan kemudian pada

siang hari aku akan sehat kembali

Karena malam akan lebih dari membayar

Kerinduan tanpa harapan hari itu

Datanglah, seperti yang kamu lakukan seribu kali

Seorang utusan dari iklim yang cerah

Dan tersenyumlah di dunia barumu, dan bersikaplah

baik kepada orang lain seperti kepadaku

Atau, karena kamu tidak pernah datang dengan tenang

Datanglah sekarang, dan biarkan aku memimpikannya dengan benar

Dan belah rambutku, dan cium keningku

Dan katakan, Cintaku, mengapa kamu menderita?

Datanglah padaku dalam mimpiku, dan kemudian pada

siang hari aku akan sehat kembali

Karena malam akan lebih dari membayar

Kerinduan tanpa harapan hari itu

2. Maafkan Diriku

Aku minta maaf karena terlihat

seperti malam yang penuh badai

ketika kamu melihatku malam ini

Aku tahu, aku tahu kamu tidak memperhatikan jejak darah yang kamu tinggalkan

setelah kita berhenti berbicara

Aku akui, aku setengah senang

kamu membiarkanku memudar

semua kerinduanku

Kamu masih ada dalam mimpiku,

dan selama bertahun-tahun aku tidak bisa lepas dari

tatapanmu bahkan dengan mata tertutup

Aku tahu, aku tahu aku tidak akan pernah bisa memilikimu

Bahkan jika kamu dengan lembut memelintirku dalam

pelukanmu, dan lupa untuk melepaskannya

Jarak antara kita tak lagi

melumat hatiku,

aku sudah hilang dari pandangan

Tapi diam-diam aku masih berdoa untuk

semua air gelap ini, dan keduanya

dari kita hanya berbicara lagi

3. Andai Saja

Andai aku jadi angin

Ingin kusampaikan semua kerinduan

Tanpa perantara apa-apa

Andai aku jadi air

Ingin kuhanyutkan semua duka dan pedihnya luka

Tanpa bicara dan bertindak

Andai aku senja

Ingin kuhiasi senyummu walau sementara

Tanpa ada luka, walau sesaat saja

Andai….

4. Andaikan Kamu Tahu

Tahukah kau, Kasih

aku terlalu larut dalam keheningan

dalam rindu yang tak bisa kulukiskan

hanya bayangmu yang ada di ingatan

di remang cahaya malam

saat langkahku sedikit terlambat

kutahu hatimu tak pernah menginginkan

namun apa daya, hasrat kutahan,berderai

kutahu ini bukan awal kasih

bukan pula akhir

namun hadirmu datang temani sepi

malah semakin kumerasa sendiri

jauhnya raga berkelana

seperti mencari harapan di atas keresahan, tanpamu

5. Rasa Ini

Gemerlap redup silih berganti

Gelak tawa sendu semakin membekas di hati

Semua bercampur aduk membungkus hari

Dinikmati setitik demi setitik

Tapi…

Rasa ini sudah tak bisa ditahan

Rindu ini tak bisa bersabar

Walau barang sebentar

Memaksa ingin segera dibereskan

Akan sampai kapan kau bertahan?

Akan sampai kapan kau tertahan?

Coba pikirkan, wajah-wajah perindu merindumu

Sudahlah

Tepis jarak itu

Nah, itulah 5 puisi tentang rindu yang terpendam di dalam hati. Semoga bermanfaat!