6 Kata Bijak Buddha yang Menenangkan Hati dan Pikiran

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
Konten dari Pengguna
14 Mei 2022 6:09
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
6 Kata Bijak Buddha yang Menenangkan Hati dan Pikiran (378098)
zoom-in-whitePerbesar
Kata Bijak Buddha yang Menenangkan Hati dan Pikiran, foto:pixabay.com/budha
Buddha atau Sidharta Gautama terkenal dengan filosofi dan kata bijak yang menenangkan hati dan pikiran. Membuat kita menjadi lebih tenang dan tenteram. Jika hati Anda merasa galau dan kusut, ada baiknya membaca kata bijak Buddha yang diuraikan dalam artikel ini.
ADVERTISEMENT
Mengutip dari IDENTIFIKASI DEWA-DEWI AGAMA HINDU-BUDDHA SEBAGAI DEWA PELINDUNG PELAYARAN, Ashar Murdihastomo. (2019:94) Varuna merupakan salah satu dewa Buddha yang penting yang termasuk dalam tiga dewa utama pada masa Veda bersama dengan Indra dan Agni. Varuna merupakan dewa yang dikaitkan dengan hujan, air, dan laut yang digambarkan memiliki kendaraan berupa Makara (hewan mitologi air gabungan dari beberapa hewan seperti ikan paus dan buaya).
Mangala atau juga disebut dengan Maa Mangala adalah dewi lokal yang dipuja oleh masyarakat lokal di Odisha. Dewi ini merupakan salah satu manifestasi terkait pemujaan Shakti yang menjadi salah satu bagian budaya di Odisha.

6 Kata Bijak Buddha yang Menenangkan Hati dan Pikiran

Setelah sedikit mengenal mengenai uraian diatas inilah kata-kata bijak Buddha yang menenangkan hati dan pikiran.
ADVERTISEMENT
  1. Memang benar pria bodoh itu seperti sapi. Dia tumbuh dalam ukuran, bukan dalam kebijaksanaan hidup.
  2. Jangan pernah memikirkan masa lalu, jangan pernah memimpikan masa depan, konsentrasikan pikiran pada saat sekarang.
  3. Manusia itu seperti sebuah lilin yang tidak terbakar tanpa api, manusia tidak dapat hidup tanpa kehidupan spiritual.
  4. Pikiran itu penting. Dirimu adalah apa yang kamu pikirkan. sebab seperti orang lain di alam semesta, kamu layak untuk mendapatkan cinta dan kasih sayang. Serta kebahagiaan itu bukan tergantung pada kejadian, namun tergantung pada pemikiran kita.
  5. Dengan orang-orang bodoh, tidak akan ada yang namanya persahabatan. Karena lebih baik seseorang hidup sendiri daripada hidup dengan para lelaki egois, angkuh, pemberontak, dan kepala batu. Serta tiga hal tidak bisa lama disembunyikan: matahari, bulan, dan kebenaran.
  6. Pada akhirnya, hanya ada tiga hal yang berarti: Karena seberapa banyak kau mencintai, dan seberapa lembut kau menjalani hidup, serta seberapa ikhlas kau melepaskan sesuatu yang tidak dimaksudkan untukmu.
ADVERTISEMENT
Ribuan lilin dapat dinyalakan dari satu lilin dan nyalanya tidak akan berkurang. Begitu pun kebahagiaan tidak akan pernah berkurang walau dibagi-bagi. Bersyukurlah! Itulah kata bijak Buddha yang mampu menenangkan hati dan pikiran.(Ai)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020