6 Puisi Orang Tua Sedih Menyentuh Hati

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Puisi adalah salah satu sajak lama yang memiliki arti yang mendalam. Puisi biasa dibuat sesuai dengan pengalaman dan berisi curahan hati penulisnya. Kamu bisa memberikan puisi kepada orang-orang tersayang sebagai bentuk cinta dan kasihmu. Seperti puisi orang tua sedih yang dapat menyentuh hati.
Orang tua adalah orang yang telah melahirkan dan merawat kita hingga tumbuh menjadi pribadi yang saat ini. Tanpa mereka, mungkin kita sekarang bukanlah apa-apa. Pengorbanan yang mereka berikan sungguhlah besar. Dan memberikan hadiah seperti puisi memang tidak bisa membalas semua jasa dan pengorbanannya.
Kamu juga bisa membuat puisi sendiri lho. Untuk mengungkapan semua isi hatimu kepada orang tua tercinta melalui bait-bait indah. Bagaimana ciri-ciri puisi yang baik itu?
Ciri-ciri Puisi
Puisi ditulis dalam bentuk bait. Terdiri dari baris-baris. Bentuk puisi bukan seperti paragraf.
Kata atau diksi yang dipakai akan mempertimbangkan sajak dan rima.
Beberapa puisi banyak yang menggunakan majas. Biasanya majas digunakan sangat dominan di dalam bahasa puisi.
Di dalam puisi alur, setting dan tokoh tidak begitu ditonjolkan.
Puisi Orang Tua Sedih Menyentuh Hati
Berdasarkan dari buku Kumpulan Puisi Umar Pallanyu karya Umar Pallanyu (2016: 120) dan buku Kumpulan Puisi Siswa/ i Bertema Ibu Ayah Hujan karya Pelajar SMP Islam Cendekia (2016: 9), berikut ungkapan melalui puisi untuk kedua orang tua:
Perasaan Orang Tua
Terkadang hatinya pilu
Bagai teriris sembilu
Perasaan orang tua selalu
Mengenang masa-masa lalu
Direndam sendu melulu
Anaknya hanya membiarkan berlalu
Orang tua itu perasa
Seharusnya anak tenggang rasa
Bukan untuk mebalas jasa
Kebutuhan mereka soal biasa
Perhatian khusus sebelum binasa
Hanya berdiam diri seribu bahasa
Sekiranya anak tahu diri
Membahagiakan orang tua sendiri
Bukan dalam hal materi
Tapi ucapan mesra sehari-hari
Anaknya pergi kesana-kemari
Kesepian datang menanti
Ayah dan Ibu
Ayah kau sosok laki-laki yang penyabar
Ibu adalah wanita paling sabar dan penyayang
Kalian berdua selalu ada di semua waktu
Kalian sudah merawat dan mendidikku
Menjadi pribadi yang saat ini
Membalas semua jasa dan pengorbananmu
Mungkin tidak akan bisa
Apalagi dengan materi yang hanya sebuah kamuflase
Berbakti kepada kalian sampai tua
Adalah caraku untuk menunjukkan rasa sayangku
Ibu
(Afifah Dara)
Ibu, kau sosok yang berharga untukku
Kasih sayangmu kan terkenang di memoriku
Di setiap detiknya wajahmu terbayang di pikiranku
Sembilan bulan lamanya kau mengandungku
Dengan senang hati kau merawatku
Di dalam kandunganmu hingga aku lahir
Setiap malam kau terbangun untuk menyusuiku
Kau merawatku hingga aku besar dan mandiri
Ibu, kau sosok yang berarti untukku
Ayah
(Afifah Dara)
Ayah...
Dirimu sangat berjasa untukku
Hadirku membuatmu banting tulang
Dari pagi hingga sore
Tak kudengar keluh kesah darimu
Kau tak tunjukkan wajahmu yang capek di depanku
Kau selalu menyemangatiku untuk terus belajar giat
Agar bisa menjadi orang hebat lebih darimu...
Ibu
(Aldisa Naylafaza)
Ibu...
Terima kasih telah merawatku
Telah mengisi dan melengkapi hidupku
Telah memberi motivasi
Ibu...
Tanpa engkau aku tak mungkin ada di dunia ini....
Tanpa engkau mungkin aku sudah terlantar
Terima kasih telah menjadi sosok yang berharga
Oh ibu...
Terima kasih untuk segalanya ibu..
Aku mencintaimu
Kaulah bagai bintang terangi hidupku...
Dengan kasih sayangmu...
Ayah
(Aulia Azzara K)
Oh ayah....
Engkau telah bekerja keras
Dengan mengeluarkan semua tenagamu
Untuk mencukupi keluarga
Memenuhi kebutuhan hidup keluarga
Oh ayah...
Kau telah berjuang untuk mencari uang
Kata terima kasih tidak cukup
Untuk semua perjuanganmu
Jasamu akan kuingat selalu
Ayah...
Walaupun kita dipisahkan
Oleh jarak yang membentang
Aku akan simpan engkau
Di dalam hati terdalam
Demikianlah puisi tentang orang tua sedih menyentuh hati. Kamu bisa mengungkapkan perasaanmu kepada orang tua dengan menggunakan puisi. Karena biasanya untuk mengungkapkannya secara langsung kalian akan gengsi. Sehat selalu untuk orang tua kalian.(umi)
