65 Pantun Lucu Ngakak 4 Baris yang Menghibur

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
·waktu baca 7 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Di tengah obrolan santai bersama teman, menyebutkan pantun lucu ngakak 4 baris dapat membuat orang tertawa. Pantun ini mengandung unsur humor yang dapat membuat suasana semakin hidup.
Mengutip Jurnal Semantik, Dinni Eka Maulina, (2012: 108), Pantung adalah jenis puasa lama yang terdiri atas 4 baris dengan rima akhir a-b-a-b, serta dibagi menjadi sampiran dan isi.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Pantun Lucu Ngakak 4 Baris
Keunikan pantun lucu terletak pada kemampuannya untuk mengemas humor dalam bentuk yang terstruktur dan mudah dipahami. Berikut adalah kumpulan pantun lucu ngakak 4 baris yang menghibur.
Jalan-jalan ke rawa-rawa
Jika capai duduk di pohon palm
Geli hati menahan tawa
Melihat katak tertiban helm
Anak kecil senang bermain
Mainnya boneka using
Jangan suka menggantung orang lain
Apalagi menggantung sambil makan pisang
Siang-siang minum jamu
Biar kuat seperti ayah
Jangan suka menuntut ilmu
Karena ilmu tidak bersalah
Beli baju di pasar malam
Pasar malam ada di malang
Sering-seringlah olahraga senam
Agar cepat tinggi seperti kuyang
Ibu menyapu dengan sapu lidi
Makan siang di malam hari
Lulus sekolah, nganggurpun jadi
Tidak bekerja, menikahpun jadi
Di pantai banyak kerang
Di hutan banyak pohon
Jangan suka main hutang
Hidup tak senang, malah dapat pukulan
Anak rantau pulang ke Jawa
Sampai Jawa beli nasi
Perut sakit karena tertawa
Melihat teman tak ada gigi
Di desa pohonnya rindang
Enak sekali mata memandang
Ada uang, suami ku sayang
Tak ada uang, suami ku tendang
Sering-sering pergi ke pasar
Untuk membeli baju baru
Hai kamu apa ada pacar
Kalau sendiri mari bertemu
Beli makan nasi padang
Kamu makan dengan perlahan
Kalau tak senang jangan dipandang
Nanti kamu bisa bintitan
Pergi memancing di pinggir empang
Dapat ikan kecil sekali
Kamu senang, aku senang
Kamu sedih, aku tak peduli
Ke pasar beli ikan pari
Ikan parinya masih segar
Jangan suka makan kari
Nanti perut semakin besar
Kerlap kerlip cahaya lampu
Lampu indah hanya satu
Di malam hari jangan menyapu
Nanti kamu ditemani hantu
Makan sate di pinggir jalan
Antraiannya sangat ramai
Menahan diri agar tidak bersin
Malah kentut keras sekali
Beli sarapan nasi goreng
Penjualnya bernama salman
Hati di dalam sangat bimbang
Melihat burung bermesraan
Jangan suka teriak-teriak
Apalagi teriak kencang
Nenek tertawa terbahak-bahak
Melihat kakek giginya hilang
Jalan-jalan ke kota Bali
Berfoto di atas bukit yang tinggi
Jangan suka hidup santai
Lebih baik pergi ke pantai
Beli nasi di pasar pagi
Pakai sayur dan sambal terasi
Kalau berdiri jangan sok tinggi
Nanti badanmu seperti sapu lidi
Pakai sepatu warna merah
Berlari-lari di tengah sawah
Jadi orang jangan suka marah
Lebih baik tetap sumringah
Naik sepeda ke pasar besar
Pakai helm dan jaket tebal
Jangan suka bangun terlambat
Rejeki hilang, jadi sebal
Kupu-kupu dari kepompong
Kepompong besar malah dibuang
Jangan terlalu sering bengong
Nanti dianggap orang ompong
Satu ditambah satu itu dua
Lima dikurang dua itu tiga
Jangan tidur terlalu lama
Nanti bisa dikira koma
Jalan-jalan ke pasar kemang
Dompet jatuh akhirnya hilang
Anak-anak begitu senang
Melihat kakek sedang bergoyang
Pakai baju baru pergi ke perta
Perginya sama keluarga
Bila wajah itu ceria
Hidup ini serasa bahagia
Bernapas dengan udara
Di pantai ada banyak kerang
Agar silaturahmi tetap terjaga
Boleh pinjam seratus, dong
Pakai sandal warna biru
Berjalan santai di sepanjang pantau
Pakai baju warna ungu
Malah dikira terong ungu
Ada kambing di dalam kendang
Kambingnya lucu dan gemuk
Adik senang karena menang
Tapi menangis karena tersandung selang
Beli baju di pusat perbelanjaan
Warnanya merah sangat cerah
Kalau suka memendam perasaan
Nantik wajahmu terlihat marah
Ikan mas di dalam kolam
Berenang dengan cepat banget
Kamu selalu tidur malam
Karena kecanduan bermain gadget
Ke rumah teman bawa kue
Enaknya luar biasa sekali
Hidup ini terasa sepele
Bisa main keluarga seminggu sekali
Di kebun ada pohon manga
Pohonnya tinggi hingga ke langit
Malam hari ada pencuri
Mencuri hati yang sedang sepi
Buka kulkas lalu ditutup
Kalau lupa nanti isinya hilang
Dua anak sudah cukup
Dua istri masih kurang
Berenang-renang ke hulu
Lebih cepat naik sampan
Ayo berangkat ke penghulu
Daripada cuma temanen
Mobil kencang itu sedan
Mobil diambil itu bodong
Anda sopan kami segan
Anda sombong kami todong
Siang hari minum teh hangat
Tehnya dicampur jamu
Walau ketek mau menyengat
Tapi kamu masih tetap mau
Buah mangga buah srikaya
Oseng pindang oseng tongkol
Paman ini sangat kaya
Menjadi orang sangat terkenal
Main petak umpet di semak-semak
Ada semut sedang berjajar
Orang terkenal itu enak
Dikenal orang, sering dikejar
Ada kapal mau berlayar
Berlayarnya ke kota serang
Kalau kamu ingin terkenal
Pergilah ke taman sambil kayang
Baju itu baunya apek
Hanya dicuci tidak dikucek
Ada ibu, makannya enak
Ada ayah, jajannya banyak
Berangkat kerja subuh-subuh
Pulangnya malam sekali
Bersatu kita teguh
Bercerai kita menikah lagi
Burung terbang memakai topi
Topinya melayang jatuh ke kali
Kalau tertawa kencang sekali
Melihat gajah asik bernyanyi
Jatuh cinta seperti film korea
Kalau putus jadi merana
Jangan suka terbawa suasana
Nanti malah dikira orang gila
Masak kangkung dengan ditumis
Ingin sambal tapi malah habis
Malam minggu hujan deras
Dompet tipis semakin kritis
Pakai parfum wangi sekali
Tapi baunya seperti kemenyan
Memang nasib aku ini
Sudah cantik jadi biduan
Ban bocor bisa di tambal
Tambalnya di samping pasar
Gapapa dibilang kurang gaul
Yang penting hutang tidak tersebar
Orang sirik sering iri
Melihat ibu dompetnya tebal
Orang kaya jalan kaki
Tapi sandalnya dari merek terkenal
Punya harta jangan dijual
Tapi ke bank malah digadai
Jangan berbangga dompet tebal
Ternyata isinya uang monopoli
Hari ini sangat kelam
Karena tidak ada kakang
Ada bintang di langit malam
Ada kamu di hati abang
Si abang sangat kikir
Jadi malah tidak ada uang
Jadi orang jangan terus berpikir
Nanti rambut jadi hilang
Pagi-pagi makan soto
Makannya di rumah kakak
Jangan cemberut kalau difoto
Nanti HP cepat rusak
Hari ini kabutnya tebal
Membuat layu semua bunga
Hati ini sangat gelisah
Melihat dompet tak ada isinya
Duduk diam di atas baru
Memandang lagit biru cerah
Hidup ini sangat kelabu
Karena tidak kunjung berjodoh
Jalan-jalan ke kota padang
Pulangnya membawa pisang
Kepala pusing banyak hutang
Kepala sakit hidup melayang
Di atas pintu ada kunang-kurang
Dia pergi dengan terbang
Hari minggu hidup senang
Hari senin hidup suram
Ke pasar beli durian
Sampai sana tingga satu
Hati-hati kalau jalan
Kesandung batu malah jadi malu
Pagi hari beli kopi susu
Mau bayar tak punya uang
Jadi orang jangan malu-malu
Kalau tidak punya hutang
Setelah selasa itu rabu
Hari minggu tak kunjung datang
Ada monyet tak tahu malu
Dikasih pisang malah minta uang
Pakai baju pink pergi keliling
Pakai motor milik paman
Dikasih hati jangan minta jantung
Nanti orangnya bisa gentayangan
Hari raya jajan tape
Tapenya beli di rumah asep
Jangan lupa beli tahu tempe
Karena beli daging uang tak cukup
Tupat melompat sangat cepat
Jatuh dari pohon tertimpa jambu
Kalau galau jangan berlarut
Langsung gas cari yang baru
Ke pantai bermain pasir
Lihat ombak datang tinggi
Punya rumah di pesisir
Makannya ikan hampir tiap hari
Di taman bunga banyak warna
Ada lalat terbang kesana
Aku senang melihat dia
Jatuh terjungkal, hahaha
Ada kambing di tengah padang
Makan rumput dengan tenang
Hari ini ayah bingung
Melihat ibu menghabiskan uang
Bermain gitar di atas panggung
Tampilnya nanti pas malam minggu
Kalau punya banyak uang
Tak perlu sungkan memberinya padaku
Sepeda malaju dibawa sepupu
Perginya ke kota batu
Bangun tidur ibu menggerutu
Melihat kucing menggores bangku
Demikianlah beberapa pantun lucu ngakak 4 baris yang menghibur. Dengan bahasa yang ringan, pantun bisa menjadi sarana melepas penat dan menciptakan tawa bersama teman. (Nabila)
Baca Juga: 35 Pantun Selamat Pagi Lucu dan Menghibur
