7 Contoh Puisi Tentang Komodo, Kadal Terbesar di Dunia

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Keteguhan dan keunikan komodo sudah menjadi rahasia umum. Dengan menulis puisi tentang komodo, kamu telah menggunakan cara unik untuk mengekspresikan kekagumanmu pada si kadal terbesar di dunia ini.
Tempat komodo tinggal di Indonesia yaitu di Pulau Komodo, Dikutip dari ksdae.menlhk.go.id, Taman Nasional Komodo adalah salah satu taman nasional tertua di Indonesia. Taman Nasional ini berdiri pada 6 Maret 1980.
7 Contoh Puisi Tentang Komodo
Untuk mengekspresikan keunikan komodo, dikutip dari poetrysoup, berikut ini ialah beberapa contoh puisi tentang komodo, si kadal terbesar di dunia :
Puisi Tentang Komodo
Kadal – John Michaels Bermalas-malasan di atas batu yang terbakar matahari Dengan santai menjentikkan lidah Makhluk lincah berlari melewati Reflex petir dipicu Racun mematikan menaklukan Mulut yang menjijikan mengoyakan daging yang lembut Mangsa yang tidak beruntung dicerna
Jaring Kehidupan – Patrycjusz Kopec Komodo memiliki gigi bergerigi Dan apapun yang dicengkram buaya rahangnya adalah daging mati Bunga-bunga menghasilkan nektar yang manis Tapi semua yang hidup harus makan Alam bisa menyeimbangkan semuanya Tapi kami percaya adanya jiwa Ada lagi sesuatu di luar kendali evolusi
Komodo - Brian Musa Sebaiknya jangan selfie dengan naga yang mereka sebut komodo Atau hocus-pocus, diplodocus Anda akan lebih mati daripada dodo Dia tidak akan menjadi foto di buku keluargamu Bahkan jika kamu memintanya dengan baik Tampilan yang dia berikan tidak boleh diabaikan Ekspresinya hanya sedingin es
Naga Komodo – Abe Lopez Membunuh mangsanya dengan air liur bernoda bakteri Dalam antrian, ia sabar saat keracunan darah dimulai Membuat gerakan mematikan keluar dari rumput sabana Menghancurkan bahkan binatang terbesar Menghancurkan tim naga mengeluargan isi mayat dalam beberapa jam Ohh… Pulau Indonesia yang dikuasainya
Marigold – Patryjusz Kopec Jelatang tinggi di atas kepala manusia akan mencapai Danau kecil seperti aliran mencerminkan menatap ke dalamnya Wajah di atas danau capung besar menari Perairan danau menunjukan cerminan jiwa seseorang Di luar jelatang komodo memuntahkan racun Orang bisa melihat jurang di matanya Di samping dari pohon besar di depan hutan Ada rawa yang memukau Di rawa ada marigold kelopak kuning cerah seperti sinar matahari Mereka tumbuh di rawa tetapi akarnya ada dijiwaku Kenangan akan bau ilahi mereka semangat terbangun Marigold mencerminkan keindahan cahaya
Naga Komodo – Raul Moreno Dalam baju besi kulit Terlindung oleh sisikvBertautan yang kuat Ksatria pulau
Brian Musa – Komodo Tidak masuk akal untuk mengambil resiko tanpa kepala Saat dia menutup rahangnya yang perkasa Atau menemukan bahwa anda tiba-tiba digesek Oleh jentikan dari cakarnya yang jahat Oh komodo, bukan komodo Jika apa yang saya dengar itu benar Tidak lain hanyalah komodo Harus mengambil resiko mendekati anda
Itulah beberapa contoh puisi tentang komodo, si kadal terbesar di dunia. Dengan keunikannya ia menjadi sebuah ikonik ciri khas untuk Indonesia.(Ifra)
