7 Kata-Kata Bersyukur Bahasa Jawa dan Artinya

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kumpulan kata-kata bersyukur bahasa Jawa rasanya tidak pernah gagal membuat banyak orang tertarik mengutipnya, menjadikannya sebagai caption media sosial, atau sebagai nasihat untuk teman karena maknanya yang dalam.
Dikutip dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), ‘bersyukur’ berasal dari kata dasar ‘syukur’ yang bermakna rasa terima kasih kepada Allah.
Bagi orang Jawa, mengucap syukur merupakan salah satu wujud perilaku positif untuk menjadi seorang yang penyabar dan legowo.
Kata-Kata Bersyukur Bahasa Jawa
Mengutip dari buku Berpikir Positif Orang Jawa, Prof. Dr. Suwardi Endraswara (2016), salah satu alasan mengapa kata-kata bersyukur bahasa Jawa memiliki makna yang dalam, tidak lain karena orang Jawa sendiri mengungkapkan sesuatu secara estetis (halus).
Ini dibuktikan dengan banyaknya parikan atau pantun dan humor Jawa tentang kehidupan yang bijak.
Parikan tentang kehidupan menandai bahwa dalam menyikapi kesulitan hidup, orang Jawa tetap mengungkapkan rasa syukur dengan pikiran positif kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.
Nah, berikut ini beberapa contoh kata-kata bersyukur dalam bahasa Jawa dan artinya:
"Wong sing iso sabar nalika susah, iso syukur nalika seneng. Bakal mulyo uripe." (Orang yang sabar saat susah dan bisa bersyukur, hidupnya akan makmur)
"Lek wes onok disyukuri, nek durung teko dienteni, nek wes lungo dilalekno, nek wis ilang diiklasno." (Kalau sudah punya itu disyukuri, kalau belum datang ya dinanti, kalau sudah ditinggal pergi lupakan, kalau hilang ikhlaskan)
“Gedekno rasa syukurmu ben Gusti Allah nambah nikmatmu.” (Besarkan rasa syukurmu agar Allah menambah nikmatmu).
“Ndongo o supoyo didadekno wong sing pinter ngeroso syukur, Mergo rasa syukur iso ndadekno urip seneng selawase.” (Berdoalah agar dijadikan orang yang pandai bersyukur. Karena rasa syukur bisa menjadikan hidup bahagia selamanya).
“Rasa syukur iso nyiptakno kedamaian ati. Amergo rasa syukur iso ngilangi was-was lan kesalahan.” (Rasa syukur bisa menciptakan kedamaian hari. Karena rasa syukur bisa menghilangkan was-was dan kesalahan).
“Apa wae sing kedadeyan, tetep bersyukur, aja nganti kasangsaran nggawe sampeyan lali carane bersyukur.” (Apa pun yang terjadi tetaplah bersyukur, jangan sampai penderitaan membuatmu lupa bagaimana cara untuk bersyukur).
“Syukur bisa nuwuhake katentreman atine, amarga bisa mbebasake awak lan atimu saka belenggu rasa kuwatir lan kaluputan”. (Bersyukur bisa membawamu ke dalam kedamaian hati, sebab bisa membebaskan diri dan hati dari belenggu rasa cemas dan kesalahan).
Kata-kata syukur dalam bahasa Jawa di atas membuktikan bahwa apapun yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa, sekecil apapun itu harus disyukuri untuk memperoleh kehidupan yang damai dan tentram. Artinya tidak selalu menginginkan milik orang lain. (LAIL)
Baca juga: 8 Kata Mutiara Jawa Kuno tentang Kehidupan
