Konten dari Pengguna

7 Pantun Jalan-Jalan ke Pasar Minggu yang Seru

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pantun jalan-jalan ke Pasar Minggu. Foto: Pexels/NICE GUYS.
zoom-in-whitePerbesar
Pantun jalan-jalan ke Pasar Minggu. Foto: Pexels/NICE GUYS.

Pantun adalah puisi lama yang populer di masyarakat Melayu. Ada banyak jenis, salah satunya adalah pantun tentang jalan-jalan. Artikel Inspirasi Kata kali ini menyajikan pantun jalan-jalan ke pasar minggu yang seru.

Dikutip EYD dan Seputar Kebahasa-Indonesiaan, Ernawati Waridah, dkk (2015:382), selain pantun jalan-jalan, ada juga pantun yang menggambarkan kehangatan seperti cinta, kasih sayang dan pujian.

Pantun Jalan-Jalan ke Pasar Minggu

Ilustrasi menuls pantun. Foto: Pexels/Charlotte May.

Yuk, intip 7 contoh pantun jalan-jalan ke Pasar Minggu. Siapa tahu bisa jadi inspirasi membuat pantun.

  1. Bahagia hidupnya Jalan-jalan ke Pasar Minggu Membeli semangka banyak bijinya Jika menurut nasihat ibu Pasti bahagia kelak hidupnya

  2. Menuntut Ilmu Jalan-jalan ke Pasar Minggu Jalan hingga ke Pasar Raya Rajin-rajinlah menuntut ilmu Ilmu itu banyak gunanya

  3. Membaca Buku Jalan-jalan ke Pasar Minggu Cari buku malah bertemu jodoh Banyak-banyak membaca buku Agar tidak menjadi orang bodoh

  4. Jangan Jadi Penipu Jalan-jalan ke Pasar Minggu Ramai orang menjual camar Janganlah jadi seorang penipu Tambah lagi berkata yang kasar

  5. Baik Hati Sekali Jalan-jalan ke Pasar Minggu Beli pepaya murah sekali! Saya sudah lama menunggu Menunggu dirimu yang baik hati sekali

  6. Sukses di Kemudian Hari Jalan-Jalan ke Pasar Minggu Pulangnya beli buah stroberi Janganlah gemar bertopang dagu Agar sukses di kemudian hari

  7. Anak yang Selalu Disayang Jalan-jalan ke Pasar Minggu Tidak lupa membeli pisang Setiap hari membantu ibu Supaya jadi anak yang selalu disayang

Bagaimana pantun jalan-jalan ke Pasar Minggu di atas? Apakah setelah membacanya kamu mendapat inspirasi pantun baru? Jangan lupa sharing ke media sosialmu ya.(Fitri A)