Konten dari Pengguna

7 Pantun Menyambut Pengantin Datang yang Berkesan dan Bermakna

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Pantun Menyambut Pengantin Datang. Sumber: Julia Solonina / Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pantun Menyambut Pengantin Datang. Sumber: Julia Solonina / Unsplash

Sebagai pembawa acara pernikahan atau ngunduh mantu, tentu harus memiliki cara jitu untuk menarik perhatian audience. Agar bisa memberi sentuhan berbeda pada acara pengantin, gunakan pantun menyambut pengantin datang yang akan dibahas nanti.

Pantun penyambutan pengantin cocok diterapkan pada acara pernikahan atau ngunduh mantu yang dilaksanakan di waktu siang hari dikarenakan para tamu undangan sudah mulai mengantuk, sehingga acara akan lebih meriah. Namun bisa juga pada waktu lainnya seperti acara di malam hari.

7 Contoh Pantun Menyambut Pengantin Datang

Ilustrasi Pantun Menyambut Pengantin Datang. Sumber: Sinitta Leunen / Unsplash

Sebagai informasi, dikutip dari buku The Learning Cell Dalam Pembelajaran Menulis Pantun, Dra. Wiji Astuti, (2021:30), disebutkan bahwa pantun adalah salah satu jenis sastra lisan yang berbentuk puisi. Tentu sangat wajar jika bahasa yang digunakannya indah dan penuh makna.

Pantun cocok digunakan di acara formal maupun non formal, termasuk acara pernikahan. Agar tidak perlu kebingungan membuat pantun sendiri, simak inspirasi pantun menyambut pengantin datang berikut ini:

Pantun 1

Bunga mawar warnanya merah

Dari jauh terlihat indah

Para pengantin tersenyum merekah

Setelah jalani prosesi akad nikah

Pantun 2

Jalan-jalan ke pasar baru

Tidak lupa beli blewah

Selamat menempuh hidup baru

Untuk pengantin yang sudah sah

Pantun 3

Ulama sholeh manusia mulia

Mengajak agar tidak sengsara

Kami semua turut berbahagia

Melihat sahabat bersanding mesra

Pantun 4

Di laut banyak ikan bertemu

Lautnya berwarna biru

Dipandang-pandang tiada jenu

Alangkah serasi pengantin baru

Pantun 5

Siang hari makan ikan

Ikannya dimasak dengan santan

Pernikahan sudah dilangsungkan

Sekarang nggak boleh ingat dengan mantan.

Pantun 6

Makan siang pakai teri

Belinya di warung daerah Cikini

Tulang rusuk selalu dicari

Di pelaminan bertemu kini

Pantun 7

Ke pasar beli baju baru

Jalan-jalan tentunya seru

Pandang memandang tersipu malu

Alangkah indah pengantin baru

Perlu diketahui pembaca bisa mengubah contoh pantun di atas sesuai dengan situasi dan kondisi yang sedang dialami. Hanya saja pastikan tetap menggunakan prinsip-prinsip membuat pantun dengan baik dan benar.

Baca juga: 6 Pantun Palang Pintu untuk Acara Pernikahan Adat Betawi

Menggunakan pantun menyambut pengantin datang akan membuat suasana acara lebih meriah. Selain itu juga termasuk dalam melestarikan budaya dan sastra. (nov)