7 Pantun Menyambut Pengantin Datang yang Berkesan dan Bermakna

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebagai pembawa acara pernikahan atau ngunduh mantu, tentu harus memiliki cara jitu untuk menarik perhatian audience. Agar bisa memberi sentuhan berbeda pada acara pengantin, gunakan pantun menyambut pengantin datang yang akan dibahas nanti.
Pantun penyambutan pengantin cocok diterapkan pada acara pernikahan atau ngunduh mantu yang dilaksanakan di waktu siang hari dikarenakan para tamu undangan sudah mulai mengantuk, sehingga acara akan lebih meriah. Namun bisa juga pada waktu lainnya seperti acara di malam hari.
7 Contoh Pantun Menyambut Pengantin Datang
Sebagai informasi, dikutip dari buku The Learning Cell Dalam Pembelajaran Menulis Pantun, Dra. Wiji Astuti, (2021:30), disebutkan bahwa pantun adalah salah satu jenis sastra lisan yang berbentuk puisi. Tentu sangat wajar jika bahasa yang digunakannya indah dan penuh makna.
Pantun cocok digunakan di acara formal maupun non formal, termasuk acara pernikahan. Agar tidak perlu kebingungan membuat pantun sendiri, simak inspirasi pantun menyambut pengantin datang berikut ini:
Pantun 1
Bunga mawar warnanya merah
Dari jauh terlihat indah
Para pengantin tersenyum merekah
Setelah jalani prosesi akad nikah
Pantun 2
Jalan-jalan ke pasar baru
Tidak lupa beli blewah
Selamat menempuh hidup baru
Untuk pengantin yang sudah sah
Pantun 3
Ulama sholeh manusia mulia
Mengajak agar tidak sengsara
Kami semua turut berbahagia
Melihat sahabat bersanding mesra
Pantun 4
Di laut banyak ikan bertemu
Lautnya berwarna biru
Dipandang-pandang tiada jenu
Alangkah serasi pengantin baru
Pantun 5
Siang hari makan ikan
Ikannya dimasak dengan santan
Pernikahan sudah dilangsungkan
Sekarang nggak boleh ingat dengan mantan.
Pantun 6
Makan siang pakai teri
Belinya di warung daerah Cikini
Tulang rusuk selalu dicari
Di pelaminan bertemu kini
Pantun 7
Ke pasar beli baju baru
Jalan-jalan tentunya seru
Pandang memandang tersipu malu
Alangkah indah pengantin baru
Perlu diketahui pembaca bisa mengubah contoh pantun di atas sesuai dengan situasi dan kondisi yang sedang dialami. Hanya saja pastikan tetap menggunakan prinsip-prinsip membuat pantun dengan baik dan benar.
Baca juga: 6 Pantun Palang Pintu untuk Acara Pernikahan Adat Betawi
Menggunakan pantun menyambut pengantin datang akan membuat suasana acara lebih meriah. Selain itu juga termasuk dalam melestarikan budaya dan sastra. (nov)
