Konten dari Pengguna

7 Quotes Jawa Kuno Bijak tentang Kehidupan dan Artinya

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi quotes Jawa kuno. Unsplash/Fikri Syahfana.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi quotes Jawa kuno. Unsplash/Fikri Syahfana.

Bagi orang Jawa, setiap pitutur atau ucapan dan laku atau perilaku, tidak bisa dianggap remeh. Bisa dilihat dari quotes Jawa kuno yang memiliki makna sangat dalam dan sebagai penunjuk jalan dalam hidup bermasyarakat.

Barangkali tidak berlebihan bila menyebut bahwa, dunia kebudayaan Jawa memang unik dan menarik. Meskipun berulang kali dikaji, dibedah, ditafsirkan, kebudayaan Jawa masih menyimpan banyak fenomena menantang untuk didekati dan dipelajari.

Dalam khazanah hidup kebudayaan Jawa, tersimpan ribuan peribahasa, pepatah, dan petuah nenek moyang yang diamalkan.

Setiap kutipan tradisional Jawa, memiliki nilai pesan yang terkandung dan relevan sebagai landasan sikap dan perilaku, serta pembentukan budi pekerti di era modern seperti sekarang ini.

Quotes Jawa Kuno

Ilustrasi quotes Jawa kuno, Unsplash/Camille Bismonte.

Seperti mengutip dari buku Nasihat-nasihat Hidup Orang Jawa oleh Iman Budhi Santosa (2021), quotes Jawa kuno yang banyak mengajarkan kehidupan, kebijaksanaan, kesopanan, perilaku, dan keseimbangan yang bisa dipelajari.

Dari banyaknya peribahasa kuno yang ditemui, menggambarakan bahwa orang Jawa tidak pernah asal-asalan ketika mengucapkan sesuatu dan setiap perilakunya mencerminkan kebajikan.

Berikut adalah beberapa quotes Jawa kuno tentang kehidupan yang dapat dipelajari siapapun:

  1. "Wayah wulangen marang kautaman, predinen susileng tata supata gawe pepadhaning kaluwarga." Artinya: Didiklah anak cucumu ke arah keutamaan, didiklah tata susila agar dapat menjadi cahaya keluarga.

  2. "Yen urip mung isine isih nuruti nepsu, sing jenenge mulya mesti soyo angel ketemu." Artinya: Jika hidup masih dipenuhi dengan nafsu untuk bersenang-senang, yang namanya kemuliaan hidup akan semakin sulit ditemukan.

  3. "Adhang-adhang tetese embun, pasrah peparing marang Gusti." Artinya: Menunggu tetes embun, berserah diri kepada karunia Tuhan.

  4. "Memayu hayuning pribadi, memayu hayuning kulawarga, memayu hayuning sesama, memayu hayuning bawana." Artinya: Berbuat baik bagi diri sendiri, keluarga, sesama manusia, makhluk hidup dan seluruh dunia.

  5. "Desa mawa cara, negara mawa tata". Artinya: Desa mempunyai adat sendiri, negara memiliki tatanan, aturan, atau hukum tertentu.

  6. "Dudu sanak dudu kadang, yen mati melu kelangan."Artinya: Bukan saudara bukan kerabat, namun jika mati ikut merasa kehilangan dan berduka.

  7. "Rukun agawe santosa, crah agawe bubrah.": Rukun membuat sentosa atau kokoh, bertengkar membuat rusak atau menimbulkan kehancuran.

Itulah kumpulan quotes Jawa kuno bijak turun temurun dari nenek moyang sebagai persembahan kecil untuk generasi saat ini agar tidak melupakan identitasnya. (LAIL)

Baca juga: 15 Ucapan Selamat Ulang Tahun dalam Bahasa Jawa dan Terjemahannya