Konten dari Pengguna

9 Quotes Soe Hok Gie dalam Buku Catatan Seorang Demonstran

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Quotes Soe Hok Gie, sumber: unsplash/Ehimetalor
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Quotes Soe Hok Gie, sumber: unsplash/Ehimetalor

Ada banyak quotes Soe Hok Gie yang menginspirasi masyarakat Indonesia. Quotes tersebut tidak hanya tentang cinta, tapi juga cita-cita, perjuangan, hingga nasionalisme. Soe Hok Gie dikenal sebagai salah satu demonstran legendaris tahun 1960-an.

Beliau aktif turun ke jalan untuk menyuarakan suara rakyat. Tidak hanya itu, Soe Hok Gie juga sering mengirimkan tulisan-tulisannya ke koran untuk memberikan kritiknya pada pemerintah. Lalu, apa saja kata-kata Soe Hok Gie yang menginspirasi?

Kumpulan Quotes Soe Hok Gie

Ilustrasi Quotes Soe Hok Gie, sumber: unsplash/SushilNash

Soe Hok Gie merupakan aktivis yang terkenal berani menentang kediktatoran para pemimpin di masa itu. Bahkan, beliau dengan sarkas mengirimkan bedak, gincu, dan cermin kepada teman-temannya yang terlena pada kekuasaan hingga memilih menjadi DPR.

Mengutip buku Catatan Seorang Demonstran oleh Soe Hok Gie (2011), berikut adalah kumpulan quotes Soe Hok Gie yang menginspirasi.

  1. Bagiku ada sesuatu yang paling berharga dan hakiki dalam kehidupan: 'dapat mencintai, dapat iba hati, dapat merasai kedukaan'. Tanpa itu semua maka kita tidak lebih dari benda. Berbahagialah orang yang masih mempunyai rasa cinta, yang belum sampai kehilangan benda yang paling bernilai itu. Kalau kita telah kehilangan itu maka absurdlah hidup kita.

  2. Kita begitu berbeda dalam semua, kecuali dalam cinta.

  3. Yang paling berharga dan hakiki dalam kehidupan adalah dapat mencintai, dapat iba hati, dapat merasai kedukaan.

  4. Seorang filsuf Yunani pernah berkata bahwa nasib terbaik adalah tidak dilahirkan, yang kedua dilahirkan tapi mati muda, dan tersial adalah umur tua.

  5. Seseorang hanya dapat mencintai sesuatu secara sehat kalau ia mengenal obyeknya. Dan mencintai tanah air Indonesia dapat ditumbuhkan dengan mengenal Indonesia bersama rakyatnya dari dekat.

  6. Dan seorang pahlawan adalah seorang yang mengundurkan diri untuk dilupakan seperti kita melupakan yang mati untuk revolusi.

  7. Hanya ada 2 pilihan, menjadi apatis atau mengikuti arus. Tetapi aku memilih untuk jadi manusia merdeka.

  8. Saya mimpi tentang sebuah dunia dimana ulama, buruh, dan pemuda bangkit dan berkata, “Stop semua kemunafikan ! Stop semua pembunuhan atas nama apapun.. Dan para politisi di PBB, sibuk mengatur pengangkatan gandum, susu, dan beras buat anak-anak yang lapar di 3 benua, dan lupa akan diplomasi."

  9. Mimpi saya yang terbesar, yang ingin saya laksanakan adalah, agar mahasiswa Indonesia berkembang menjadi “manusia-manusia yang biasa”. Menjadi pemuda-pemuda dan pemudi-pemudi yang bertingkah laku sebagai seorang manusia yang normal, sebagai seorang manusia yang tidak mengingkari eksistensi hidupnya sebagai seorang mahasiswa, sebagai seorang pemuda dan sebagai seorang manusia.

Baca juga: Soe Hok Gie: Mendayung di Antara Dua Rezim

Quotes Soe Hok Gie yang disebutkan di atas sangat menginspirasi generasi muda di masa kini. Kata-kata dalam buku Catatan Seorang Demonstran tersebut bisa direnungkan agar bisa menjadi manusia yang lebih humanis. (DLA)