Konten dari Pengguna

Kumpulan Kata-Kata Abah Guru Sekumpul sebagai Sumber Inspirasi

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Kata-Kata Abah Guru Sekumpul | Sumber: Unsplash/Malik Shibly
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kata-Kata Abah Guru Sekumpul | Sumber: Unsplash/Malik Shibly

Kata-kata Abah Guru Sekumpul bisa dijadikan sebagai sumber inspirasi bagi umat Islam. Abah Guru Sekumpul adalah seorang ulama besar dari Kalimantan Selatan. Meskipun sudah wafat di tahun 2005, kata-kata beliau masih bisa menginspirasi banyak orang.

Semasa hidupnya, Abah Guru Sekumpul mengabdikan diri sebagai pendakwah. Selain itu, beliau juga memiliki beberapa karya tulis.

Kata-Kata Abah Guru Sekumpul

Ilustrasi Kata-Kata Abah Guru Sekumpul | Sumber: Unsplash/Masjid Pogung Dalangan

Dikutip dari 17 Maksiat Hati: Inspirasi Pengajian Abah Guru Sekumpul, Anwar (2018), nama asli Abah Guru Sekumpul adalah Muhammad Zaini Ghani. Panggilan Guru Ijai atau Guru Sekumpul adalah panggilan akrab dari para jamaahnya.

Beliau lahir pada tanggal 27 Muharram 1361 H atau 11 Februari 1942 M di Desa Tunggul Irang Seberang, Martapura. Saat kecil, beliau diberi nama Qusyairi, tetapi karena sering jatuh sakit, namanya diganti menjadi Muhammad Zaini.

Abah Guru Sekumpul menempuh pendidikan di Pesantren Darussalam selama 12 tahun. Selain itu, beliau juga belajar di sejumlah halaqah di kediaman para ulama di sekitar Martapura.

Walaupun beliau sudah lama tiada, nasihatnya masih bisa dijadikan inspirasi umat Islam hingga saat ini. Berikut adalah beberapa kata-kata Abah Guru Sekumpul.

  1. Sekecil atau seringan apa pun sunnah Nabi, di situ ada rahasia atau hikmah di dalamnya.

  2. Ciri orang yang tawadhu adalah mau menerima kebenaran, meskipun kebenaran tersebut diucapkan dari mulut anak kecil.

  3. Menutup aurat itu wajib hukumnya dan menutupi kemuliaan diri lebih wajib hukumnya. Biasa-biasa sajalah jadi orang itu.

  4. Agar disayangi para auliya Allah, seringlah mengirimkan Al-Fatihah kepada mereka.

  5. Agar hidup penuh barokah, sayangilah, cintailah para auliya Allah.

  6. Orang yang paling celaka itu senang jika mendapat pujian dari orang lain. Padahal, sifat yang dipuji orang itu tidak ada pada dirinya.

  7. Jika sejak baligh sampai tua yang diurusnya hanya dunia, maka jahanam sudah menunggu di akhirat, hendaknya orang memikirkan dunia seperlunya saja.

  8. Jika tidak penting maka tidak usah keluar rumah, tidak usah kumpul-kumpul yang tidak bermanfaat, perbanyak bersholawat, membaca Al-Quran, jaga hati dari sifat merasa hebat, merasa memiliki, merasa suci, ingat mati harta diwarisi keluarga, jasad diwarisi cacing. Ilmu kembali kepada Sang Maha Pencipta, dosa saja yang kita bawa, maka syafaat Rasulullah yang kita dambakan.

  9. Beberapa obat penenang hati: 1) Berbaik sangka kepada Allah; 2) Berbaik sangka kepada Rasulullah; 3) Berbaik sangka kepada Auliya Allah; 4) Berbaik sangka kepada orang Islam; dan 5) Selalu bersyukur dengan apa yang ada.

Baca juga: 20 Kata-Kata Renungan Islam untuk Tenangkan Hati

Baca dan renungkan kata-kata Abah Guru Sekumpul tersebut agar bisa terinspirasi untuk menjadi orang yang lebih baik dari sebelumnya. (KRI)