Polresta Banyumas Koordinasi dengan Polda Metro soal Ekshumasi Jenazah Sutrimo

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Keluarga almarhum Sutrimo didampingi kuasa hukum saat mendatangi Polresta Banyumas untuk membuat laporan terkait kematian Sutrimo, Sabtu (8/8/2026) malam.  Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Keluarga almarhum Sutrimo didampingi kuasa hukum saat mendatangi Polresta Banyumas untuk membuat laporan terkait kematian Sutrimo, Sabtu (8/8/2026) malam. Foto: Dok. Istimewa

Polresta Banyumas, Jawa Tengah, akan berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya terkait proses ekshumasi jenazah Sutrimo yang dilaporkan meninggal dunia secara tidak wajar. Perkara tersebut kini telah dilimpahkan ke Polda Metro Jaya (PMJ).

Sutrimo disebut bekerja sebagai kepala rumah tangga di kediaman mantan Jampidsus Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah.

Sutrimo meninggal dunia di depan Klinik Kecantikan Mordent, kawasan Pulo, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Penyebab kematiannya hingga kini masih didalami aparat penegak hukum.

Jenazah Sutrimo kemudian dimakamkan pada Kamis (23/7/2026) di Desa Wlahar, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Keluarga Sutrimo kemudian mendatangi Polresta Banyumas pada Sabtu (8/8) malam untuk membuat laporan.

Laporan tersebut tercatat dalam Surat Tanda Terima Laporan Polisi (STTLP) Nomor STTLP/79/VIII/2026/SPKT/POLRESTA BANYUMAS/POLDA JAWA TENGAH.

"Pada dasarnya kami siap membantu Polda Metro Jaya karena perkaranya sudah dilimpahkan, laporan polisinya sudah dilimpahkan kepada Polda Metro Jaya," ujar Kapolresta Banyumas Kombes Pol Petrus P Silalahi kepada wartawan, Senin (10/8).

Meski demikian, Petrus mengaku belum mengetahui kapan ekshumasi akan dilaksanakan. Dia memastikan Polresta Banyumas siap memfasilitasi proses tersebut kapan pun dijadwalkan oleh Polda Metro Jaya.

"Nah yang pasti kami manut dengan jadwal, agendanya Polda Metro Jaya. Misalkan hari ini, kami siap; besok siap, lusa siap. Pokoknya kami siap untuk memfasilitasi, untuk mem-back up apabila dilakukan ekshumasi," jelasnya.

Keluarga Minta Perlindungan

Terkait permintaan perlindungan dari keluarga Sutrimo, Petrus menegaskan pihaknya telah memberikan perlindungan.

"Kita sudah memberikan perlindungan, teknisnya enggak mungkin kita sampaikan. Ya, kita sudah berikan perlindungan," kata Petrus.