Bekas Galian Tambang, Danau Kaolin Kini Instagramable

travel & culinary
Tulisan dari Jalan Jajan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Spot selfie cantik Danau Kaolin ternyata punya ironi dibalik keindahannya.
Masih ingat film 'Laskar Pelangi'? Film drama yang disutradarai oleh Riri Riza pada tahun 2008 ini berhasil meningkatkan pariwisata di Belitung sampai sekarang. Sejak saat itu, sejumlah wisata di provinsi ini mulai dikembangkan dan tidak sedikit juga wisatawan asing yang datang ke Belitung untuk menikmati keindahan alam dan biota lautnya, tidak terkecuali Danau Kaolin.

Danau yang berada di jalan Murai, Bangka, ini memiliki air yang berwara biru menyala dengan pasir putih membentang mengelilingi danau. Siapa sangka, danau yang mirip dengan Kawah Putih Ciwidey di Bandung ini dulunya merupakan lahan bekas pertambangan dan eksploitasi alam yang ditinggalkan begitu saja. Maka dari itu, banyak yang menyebut danau ini merupakan keindahan alam yang melukai bumi. Namun begitu, keindahan Danau Kaolin tetaplah memiliki daya pikat yang tinggi. Terutama bagi kamu yang memiliki hobi photography, Danau Kaolin merupakan tempat yang sempurna untuk diabadikan dengan kamera.

Meskipun memiliki kemiripan dengan Kawah Putih Ciwidey di Bandung, namun udara dan temperatur di sekitar Danau Kaolin sangat terik dan panas akibat tanah putihnya yang begitu putih dan kering. Sangat jauh berbeda dengan Kawah Putih Ciwidey yang memiliki udara yang dingin dan sejuk. Maka dari itu, jika kamu ingin mengunjungi Danau Kaolin, sangat disarankan untuk mengunjunginya ketika waktu pagi hari atau sore hari saat matahari tidak terlalu terik.
Untuk mencapai ke lokasi Danau Kaolin, kamu cukup memasuki pemukiman warga di Desa Air Bara, lalu beberapa ratus meter kemudian Anda bisa menikmati pemandangan kulauan pasir putih dan birunya air Danau Kaolin. Perlu diingat juga, meskipun dinamakan danau, air di Danau Kaolin memiliki kandungan yang sangat berbahaya. Maka dari itu, terdapat larangan berenang atau bermain air di danau ini.
