Konten dari Pengguna

Asal Usul dan Fungsi Dogdog Lojor: Mengenal Alat Musik Tradisional Sunda

J

Jejak Sejarah

Artikel yang membahas seputar ilmu sejarah dalam maupun luar negeri.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jejak Sejarah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Angklung dogdog lojor merupakan warisan budaya masyarakat Kasepuhan Ciptagelar. Sumber foto: pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Angklung dogdog lojor merupakan warisan budaya masyarakat Kasepuhan Ciptagelar. Sumber foto: pixabay.com

Angklung Dogdog Lojor dalam masyarakat Kasepuhan Ciptagelar berfungsi sebagai media doa dan bagian dari upacara ritual, khususnya dalam rangkaian Seren Taun sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil panen dan permohonan keselamatan.

Apa Itu Dogdog Lojor?

Dogdog lojor merupakan alat musik tradisional berbentuk tabung memanjang, terbuat dari bambu sebagai penghasil bunyi. Cara memainkannya adalah dipukul pada bagian permukaan kulit hingga menghasilkan suara ritmis. Menurut jurnal Angklung Dogdog Lojor pada Upacara Seren Taun oleh Dinda Satya Upaja Budi dkk., alat musik ini kerap digunakan dalam acara adat masyarakat Sunda, khususnya di wilayah Banten dan Jawa Barat.

Sejarah dan Asal Usul Dogdog Lojor

Dogdog lojor sudah ada sejak masa tradisi agraris berkembang di Tatar Sunda. Alat musik ini dipercaya berasal dari kebiasaan masyarakat dalam mengiringi ritual-ritual penting, terutama yang berkaitan dengan pertanian. Dengan bunyi yang nyaring dan pola ritmenya yang khas, dogdog lojor menjadi bagian penting dalam kehidupan sosial dan budaya setempat.

Perkembangan Dogdog Lojor di Masyarakat Sunda

Seiring waktu, dogdog lojor tetap bertahan dan dipelihara oleh masyarakat adat. Meski teknologi baru mulai masuk, alat musik ini masih dipakai dalam berbagai upacara dan pertunjukan seni. Keberadaan dogdog lojor juga menjadi simbol identitas komunitas Sunda yang menjaga tradisi leluhur.

Fungsi Dogdog Lojor dalam Tradisi Sunda

Dogdog lojor memiliki beberapa fungsi utama dalam kehidupan masyarakat Sunda, tidak hanya sebagai pengiring musik tetapi juga sebagai bagian dari ritual adat.

Peran Dogdog Lojor dalam Upacara Seren Taun

Dalam upacara Seren Taun, dogdog lojor digunakan untuk mengiringi prosesi dan menambah kekhidmatan suasana. Instrumen ini berperan sebagai pengatur tempo sekaligus penguat nilai kebersamaan antar warga saat menjalankan tradisi panen padi.

Makna Simbolis Dogdog Lojor

Selain sebagai alat musik, dogdog lojor juga memuat makna simbolis. Dogdog lojor mencerminkan keselarasan antara manusia, alam, dan Sang Pencipta. Penggunaan alat ini menjadi pengingat pentingnya harmoni dalam kehidupan sehari-hari.

Kesimpulan

Dogdog lojor bukan sekadar alat musik tradisional, tetapi juga bagian dari identitas budaya Sunda. Keberadaannya lekat dengan sejarah dan tradisi masyarakat, khususnya dalam upacara adat seperti Seren Taun. Memahami asal usul dan fungsi dogdog lojor membantu menjaga kelestarian warisan budaya Indonesia agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

Ditinjau oleh Fakhri Nurzaman