Konten dari Pengguna

Kerajaan Pajajaran: Warisan Peradaban Sunda di Jawa Barat

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jejak Sejarah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Kerajaan Padjajaran. Foto: Pixabay.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kerajaan Padjajaran. Foto: Pixabay.

Kerajaan Pajajaran menjadi salah satu tonggak penting dalam sejarah peradaban Sunda di Jawa Barat. Kerajaan ini muncul sebagai kelanjutan dari pusat kekuasaan Sunda sebelumnya yang berada di Kawali, kemudian berpindah ke wilayah yang kini dikenal sebagai Bogor.

Jejak sejarah Pajajaran banyak terekam dalam tradisi tulis Sunda kuno melalui berbagai naskah yang tersimpan hingga kini. Memahami perjalanan kerajaan ini dapat memberi gambaran tentang sistem pemerintahan, budaya, dan warisan yang masih melekat dalam identitas masyarakat Sunda modern.

Awal Mula Kerajaan Pajajaran Berdiri

Menurut artikel Raja-Raja Sunda Periode Kerajaan Pajajaran Berdasarkan Tradisi Tulis Sunda Kuno oleh Undang Ahmad Darsa dkk., Kerajaan Sunda memasuki periode yang lebih dikenal sebagai Kerajaan Pajajaran sejak tahun 1482 M, ketika Sri Baduga Maharaja (Prabu Siliwangi) dinobatkan sebagai Maharaja yang mempersatukan kekuasaan Sunda dan Galuh di Pakwan Pajajaran. Sejak masa pemerintahannya, nama Kerajaan Sunda lebih dikenal sebagai Kerajaan Pajajaran dan berlangsung hingga tahun 1579 M.

Pada masa Sri Baduga Maharaja, Kerajaan Pajajaran mencapai perkembangan penting, termasuk terjalinnya hubungan bilateral dengan bangsa Portugis melalui aktivitas perdagangan. Setelah beliau wafat, kerajaan dipimpin oleh para penerusnya, tetapi kualitas kepemimpinan yang menurun, konflik dengan Cirebon, serta serangan Kesultanan Banten menyebabkan Kerajaan Pajajaran mengalami kemunduran hingga akhirnya runtuh pada tahun 1579 M.

Raja-Raja yang Memerintah Pajajaran

Kerajaan Pajajaran diperintah oleh enam raja, yaitu Sri Baduga Maharaja, Prabu Surawisesa, Prabu Ratudewata, Sang Prabhusakti, Prabu Nilakendra, dan Prabu Ragamulya Suryakancana sebagai raja terakhir. Sri Baduga Maharaja dikenal sebagai Maharaja Pajajaran pertama sekaligus tokoh yang oleh masyarakat Sunda dihormati dengan sebutan Prabu Siliwangi, sedangkan Prabu Ragamulya Suryakancana menjadi penguasa terakhir sebelum Kerajaan Pajajaran berakhir pada tahun 1579 M dan wilayahnya melebur ke dalam Kesultanan Banten dan Cirebon.

Reviewed by Melody Aria Putri, M.Hum., Gr.

Baca Juga: Sejarah Kota dan Jejak Peradabannya di Indonesia