Konten dari Pengguna

Kolonialisme: Pengertian, Dampak, dan Jejaknya di Indonesia

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jejak Sejarah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Kolonialisme. Foto: Pixabay.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kolonialisme. Foto: Pixabay.

Kolonialisme merupakan sistem penguasaan wilayah oleh negara asing yang pernah dialami banyak bangsa di dunia, termasuk Indonesia. Sistem ini tidak sekadar tentang penjajahan fisik, tetapi juga membentuk tatanan sosial, ekonomi, dan budaya yang pengaruhnya masih terasa hingga saat ini.

Memahami kolonialisme penting untuk mengerti kondisi masyarakat Indonesia masa kini. Banyak aspek kehidupan modern yang sebenarnya merupakan warisan dari masa penjajahan, mulai dari struktur multikultural hingga sistem administrasi yang diterapkan.

Apa Itu Kolonialisme dan Karakteristiknya?

Definisi Kolonialisme

Kolonialisme merupakan praktik penguasaan suatu wilayah oleh negara lain untuk memperoleh keuntungan politik, ekonomi, dan perdagangan. Dalam konteks Indonesia, kolonialisme Belanda diwujudkan melalui penguasaan pemerintahan, perdagangan, serta pemanfaatan sumber daya dan tenaga kerja di wilayah jajahan.

Ciri-Ciri Sistem Kolonial

Menurut buku Kolonialisme Belanda dan Multikulturalisme Masyarakat Kota Medan oleh Rosmaida Sinaga dkk., Beberapa karakteristik kolonialisme Belanda yang tampak dalam praktiknya antara lain penguasaan pemerintahan oleh pihak kolonial, eksploitasi sumber daya ekonomi, pembentukan stratifikasi sosial berdasarkan etnis dan status sosial, pemisahan permukiman menurut kelompok suku bangsa, serta pembagian pekerjaan yang menunjukkan adanya perbedaan kedudukan dan upah antarkelompok masyarakat.

Jejak Kolonialisme Belanda di Indonesia

Dampak terhadap Struktur Masyarakat

Di Sumatera Timur, kebijakan kolonial Belanda dalam membuka perkebunan mendorong masuknya tenaga kerja dari berbagai daerah dan etnis, seperti Tionghoa, India-Tamil, Jawa, Banjar, dan Bawean. Kehadiran para pekerja tersebut kemudian membentuk masyarakat Kota Medan yang multikultural dengan struktur sosial dan permukiman yang dipengaruhi kebijakan kolonial.

Warisan yang Masih Terasa Hingga Kini

Salah satu warisan penting kolonialisme Belanda yang dibahas dalam buku adalah terbentuknya masyarakat Kota Medan yang multikultural sebagai akibat kebijakan migrasi tenaga kerja pada masa perkebunan kolonial. Selain itu, kolonialisme juga meninggalkan pola stratifikasi sosial dan permukiman yang tersegmentasi berdasarkan kelompok etnis, yang jejak historisnya masih dapat dikenali hingga sekarang.

Reviewed by Melody Aria Putri, M.Hum., Gr.

Baca Juga: Sejarah Kota dan Jejak Peradabannya di Indonesia