Konten dari Pengguna

Pendiri Kerajaan Majapahit dan Jejak Kejayaannya

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jejak Sejarah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Pendiri Majapahit. Foto: Pixabay.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pendiri Majapahit. Foto: Pixabay.

Kerajaan Majapahit dikenal sebagai salah satu kerajaan terbesar yang pernah berdiri di Nusantara. Pendiri kerajaan ini adalah Raden Wijaya, seorang menantu Raja Kertanegara dari Kerajaan Singhasari yang berhasil membangun fondasi kekuasaan baru di tengah gejolak politik pada akhir abad ke-13. Perjalanan pendirian Majapahit tidak lepas dari strategi politik cerdas dan dukungan berbagai pihak. Dari awal berdirinya pada 1293 hingga mencapai puncak kejayaan, kerajaan ini meninggalkan warisan besar bagi sejarah Indonesia.

Raden Wijaya sebagai Pendiri Kerajaan Majapahit

Menurut artikel Awal Berdiri Kerajaan Majapahit Hingga Mencapai Masa Kejayaannya oleh Allyah Zahirah dkk., Raden Wijaya, yang kemudian bergelar Sri Kertarajasa Jayawardhana, merupakan pendiri Kerajaan Majapahit. Setelah Kerajaan Singhasari runtuh akibat serangan Jayakatwang dari Kediri, ia berhasil menyusun kembali kekuatan yang menjadi awal berdirinya salah satu kerajaan terbesar di Nusantara.

Pembukaan Hutan Tarik

Awal berdirinya Majapahit diawali dengan pembukaan Hutan Tarik di Delta Sungai Brantas. Kawasan tersebut kemudian berkembang menjadi sebuah perkampungan yang dihuni masyarakat dari Madura dan Tumapel hingga akhirnya menjadi pusat berdirinya Kerajaan Majapahit.

Strategi Politik dan Pendirian Kerajaan

Aliansi dengan Pasukan Mongol

Raden Wijaya memanfaatkan kedatangan pasukan Mongol yang dikirim Kubilai Khan untuk mengalahkan Jayakatwang. Setelah Kediri berhasil ditaklukkan, ia menyusun strategi dengan menyerang balik pasukan Mongol hingga mereka terpaksa meninggalkan Pulau Jawa.

Penobatan sebagai Raja

Keberhasilan mengalahkan Jayakatwang dan mengusir pasukan Mongol menjadi awal berdirinya Kerajaan Majapahit pada tahun 1293. Peristiwa tersebut menandai dimulainya pemerintahan Raden Wijaya sebagai raja pertama Majapahit.

Masa Kejayaan Kerajaan Majapahit

Pergantian Raja

Setelah masa pemerintahan Raden Wijaya, Kerajaan Majapahit dipimpin oleh para penerusnya hingga akhirnya mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahan Hayam Wuruk.

Masa Kejayaan Hayam Wuruk

Kerajaan Majapahit mencapai puncak kejayaannya pada masa pemerintahan Hayam Wuruk. Dengan dukungan Mahapatih Gajah Mada, wilayah kekuasaan Majapahit semakin luas dan pengaruhnya berkembang ke berbagai kawasan di Nusantara.

Sumpah Palapa dan Ekspansi Wilayah

Gajah Mada mengucapkan Sumpah Palapa sebagai tekad untuk mempersatukan Nusantara di bawah kekuasaan Majapahit. Semangat tersebut menjadi landasan bagi perluasan pengaruh Majapahit melalui berbagai upaya politik dan militer.

Kemajuan Budaya dan Peradaban

Karya Sastra

Masa kejayaan Majapahit juga ditandai oleh perkembangan sastra dan kebudayaan. Salah satu peninggalan terpenting adalah Kitab Nagarakretagama, yang hingga kini menjadi sumber sejarah utama mengenai Kerajaan Majapahit.

Warisan Kerajaan Majapahit

Kerajaan Majapahit meninggalkan berbagai warisan penting berupa karya sastra, seni, dan arsitektur yang masih dipelajari hingga saat ini. Peninggalan tersebut menjadi bukti kemajuan peradaban Majapahit sekaligus sumber penting dalam memahami sejarah Indonesia.

Kesimpulan

Berdirinya Majapahit oleh Raden Wijaya serta kejayaan yang dicapai pada masa Hayam Wuruk dan Gajah Mada menunjukkan besarnya pengaruh kerajaan ini dalam sejarah Nusantara. Warisan politik, budaya, dan pemikiran yang ditinggalkan Majapahit masih menjadi bagian penting dari identitas sejarah Indonesia hingga sekarang.

Reviewed by Melody Aria Putri, M.Hum., Gr.

Baca Juga: Sejarah Kota dan Jejak Peradabannya di Indonesia