Konten dari Pengguna

Raden Wijaya: Raja Pertama Majapahit dan Perjalanannya

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jejak Sejarah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Raden Wijaya. Foto: Pixabay.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Raden Wijaya. Foto: Pixabay.

Kerajaan Majapahit dikenal sebagai salah satu kerajaan terbesar di Nusantara yang pernah menguasai wilayah luas hingga ke berbagai pulau. Pendirinya adalah Raden Wijaya yang berhasil membangun fondasi kekuasaan dari situasi yang penuh tantangan. Kisah perjalanannya menuju tahta menjadi bagian penting dalam sejarah Indonesia yang perlu dipahami hingga saat ini. Raden Wijaya dinobatkan sebagai raja pertama Majapahit pada 15 November 1293. Penobatannya menandai awal berdirinya kerajaan yang kelak mencapai masa kejayaan di bawah pemerintahan raja-raja penerusnya.

Raden Wijaya: Pendiri dan Raja Pertama Majapahit

Raden Wijaya merupakan menantu Raja Kertanegara dari Kerajaan Singhasari yang kemudian dikenal sebagai pendiri Kerajaan Majapahit. Setelah runtuhnya Singhasari, ia tampil sebagai tokoh yang berhasil membangun kekuatan baru hingga berdirinya Majapahit pada akhir abad ke-13.

Runtuhnya Singhasari

Menurut artikel Awal Berdiri Kerajaan Majapahit Hingga Mencapai Masa Kejayaannya oleh Allyah Zahirah dkk., Kehidupan Raden Wijaya berubah setelah Kerajaan Singhasari diserang oleh Jayakatwang dari Kediri pada 1292. Serangan tersebut menyebabkan Raja Kertanegara gugur dan Singhasari jatuh ke tangan Jayakatwang sehingga Raden Wijaya harus menyusun strategi untuk merebut kembali kekuasaan.

Pembukaan Hutan Tarik

Setelah berhasil menyelamatkan diri, Raden Wijaya membuka Hutan Tarik di Delta Sungai Brantas. Kawasan tersebut kemudian berkembang menjadi permukiman yang dihuni masyarakat Tumapel dan Madura serta menjadi cikal bakal berdirinya Kerajaan Majapahit.

Aliansi dengan Pasukan Mongol

Kedatangan pasukan Mongol yang dikirim Kubilai Khan dimanfaatkan Raden Wijaya untuk mengalahkan Jayakatwang. Setelah Kediri berhasil ditaklukkan, Raden Wijaya berbalik menyerang pasukan Mongol hingga mereka terpaksa meninggalkan Pulau Jawa. Keberhasilan strategi tersebut menjadi titik awal lahirnya Kerajaan Majapahit.

Penobatan sebagai Raja

Setelah pasukan Mongol meninggalkan Jawa, Raden Wijaya mendirikan Kerajaan Majapahit pada tahun 1293. Peristiwa tersebut menandai lahirnya sebuah kerajaan yang kemudian berkembang menjadi salah satu kekuatan terbesar di Nusantara.

Masa Pemerintahan dan Fondasi Kejayaan Majapahit

Tantangan Awal Pemerintahan

Pada masa awal pemerintahannya, Raden Wijaya menghadapi berbagai tantangan dalam membangun stabilitas kerajaan yang baru berdiri. Upaya memperkuat pemerintahan menjadi langkah penting untuk menjaga keberlangsungan Majapahit sebagai pusat kekuasaan baru di Jawa Timur.

Membangun Sistem Pemerintahan

Raden Wijaya berhasil membangun fondasi politik Kerajaan Majapahit melalui kerja sama dengan berbagai penguasa lokal dan penyusunan pemerintahan yang lebih terorganisasi. Langkah tersebut menjadi dasar bagi perkembangan kerajaan pada masa-masa berikutnya.

Awal Perkembangan Majapahit

Dari wilayah yang semula berupa kawasan hutan, Majapahit berkembang menjadi kerajaan yang memiliki pengaruh politik dan ekonomi yang semakin luas. Keberhasilan tersebut menjadi dasar bagi ekspansi wilayah pada masa pemerintahan raja-raja berikutnya.

Warisan Raden Wijaya

Kepemimpinan Raden Wijaya menjadi fondasi penting bagi berkembangnya Kerajaan Majapahit. Setelah wafat, pemerintahan dilanjutkan oleh putranya, Jayanegara, kemudian diteruskan oleh Tribhuwana Wijayatunggadewi hingga akhirnya Majapahit mencapai puncak kejayaan pada masa Hayam Wuruk bersama Mahapatih Gajah Mada.

Reviewed by Melody Aria Putri, M.Hum., Gr.

Baca Juga: Sejarah Kota dan Jejak Peradabannya di Indonesia