Sejarah Majapahit dan Situs Peninggalan Majapahit yang Masih Tersisa
Artikel yang membahas seputar ilmu sejarah dalam maupun luar negeri.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Jejak Sejarah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Majapahit dikenal sebagai salah satu kerajaan terbesar dalam sejarah Indonesia. Kisah kejayaannya menjadi bagian penting dalam perjalanan budaya dan identitas bangsa. Hingga saat ini, berbagai situs peninggalan Majapahit masih bisa ditemukan, memberikan gambaran tentang peradaban yang pernah berkembang pesat di Nusantara.
Asal Usul dan Kejayaan Kerajaan Majapahit
Kerajaan Majapahit pertama kali didirikan dan dipimpin oleh raja Nararya Sanggramawijaya pada tahun 1293 M, tumbuh menjadi kekuatan politik serta budaya yang berpengaruh di Asia Tenggara. Menurut buku Majapahit: Batas Kota dan Jejak Kejayaan di Luar Kota, Majapahit tidak hanya mengendalikan wilayah Jawa, tetapi juga meluaskan pengaruhnya hingga ke luar Nusantara.
Latar Belakang Berdirinya Majapahit
Majapahit berdiri pasca keruntuhan kerajaan-kerajaan besar seperti Singhasari dan Kediri. Desa Majapahit kemudian dijadikan sebagai pusat pemerintahan kerajaan baru yang bernama Kerajaan Majapahit, kemudian berhasil tumbuh menjadi kerajaan yang kuat.
Masa Keemasan dan Wilayah Kekuasaan
Puncak kejayaan Majapahit terjadi pada masa pemerintahan Hayam Wuruk yang memerintah antara tahun 1350 M sampai 1386 M. Masa pemerintahan Hayam Wuruk didampingi oleh Sang Mahapatih Gajah Mada. Wilayah Majapahit meluas dari Sumatra, Kalimantan, hingga sebagian kawasan di Asia Tenggara seperti Tumasik dan Brunei. Sistem pemerintahan, perdagangan, dan budaya berkembang pesat saat itu.
Faktor Runtuhnya Majapahit
Runtuhnya Majapahit dipengaruhi oleh konflik internal, sepeninggal raja Hayam Wuruk, muncul suatu masalah yaitu perebutan kekuasaan dan pertentangan keluarga mengenai hak waris atas tahta kerajaan. Selain itu ada pula kemunduran ekonomi, serta munculnya kekuatan baru di Nusantara. Perubahan zaman menjadi faktor yang mempercepat berakhirnya era Majapahit.
Situs Peninggalan Majapahit yang Masih Ada
Sejumlah situs bersejarah peninggalan Majapahit masih dapat dijumpai di Jawa Timur. Situs ini menjadi saksi bisu kejayaan masa lampau dan penting untuk dipelajari generasi masa kini.
Daftar Situs Bersejarah Peninggalan Majapahit
Beberapa peninggalan utama meliputi Candi Tikus, Gapura Wringin Lawang, Kolam Segaran, dan Situs Trowulan. Dalam Buku Majapahit2.pdf terbitan Kemendikdasmen disebutkan bahwa Trowulan pernah menjadi pusat pemerintahan Majapahit, dan di kawasan ini banyak ditemukan artefak bersejarah.
Ciri Khas Arsitektur Majapahit
Arsitektur Majapahit dikenal dengan penggunaan bata merah, gapura berbentuk paduraksa, serta struktur kolam yang tertata rapi. Gaya ini menjadi ciri khas yang mudah dikenali pada sisa-sisa bangunan era tersebut.
Pentingnya Pelestarian Situs Majapahit
Melestarikan situs peninggalan Majapahit menjadi tantangan tersendiri di tengah perkembangan zaman. Konservasi dilakukan agar generasi mendatang tetap bisa belajar dari jejak sejarah ini.
Upaya Konservasi dan Tantangannya
Konservasi membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, ahli, dan masyarakat. Tantangan utamanya meliputi kerusakan alam, perubahan fungsi lahan, serta kurangnya pemahaman tentang nilai sejarah.
Peran Masyarakat dan Pemerintah
Masyarakat dapat berperan aktif menjaga situs dengan tidak merusak lingkungan sekitar. Pemerintah pun terus mengupayakan pelestarian melalui penelitian, edukasi, dan pengelolaan yang tepat.
Kesimpulan
Sejarah Majapahit menyimpan banyak pelajaran tentang kejayaan masa lampau dan pentingnya menjaga warisan budaya. Situs peninggalan Majapahit menjadi pengingat akan peradaban yang pernah berkembang pesat di Nusantara. Pelestarian situs-situs ini merupakan tanggung jawab bersama agar nilai sejarah tetap hidup dan bisa diwariskan ke generasi berikutnya.
Reviewed by Melody Aria Putri, S.Hum., Gr.
Baca Juga: Mengenal Budaya Indonesia sebagai Warisan Keragaman dan Identitas Nusantara