Dua Pemuda Perancis Ditangkap karena Meretas Video Taylor Swift di YouTube

Merekam jejak-jejak teknologi yang semakin sulit dilepaskan dari aspek kehidupan manusia dan lingkungannya.
Tulisan dari Jejak Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Taylor Swift (Foto : Reuters)
Bulan April silam, peretas berhasil menyerang video musik di YouTube milik Drake, Katy Perry, Taylor Swift, Shakira, dan masih banyak lagi termasuk Despacito yang merupakan video yang paling banyak ditonton.
Peretas menukar judul dan gambar thumbnail video bersangkutan dengan konten ofensif dan penuh hasutan yang diduga merupakan sebuah keisengan.
Hari Sabtu (26/5), dua pemuda Perancis ditangkap atas keterkaitan dengan peretasan tersebut. Keduanya didakwa atas beberapa tindak kriminal.
Kantor kejaksaan Paris yang bekerjasama dengan kantor kejaksaan Manhattan, tempat Vevo berkantor untuk menghadirkan para tersangka sebagaimana dimuat Engadget.
Paris mendakwa Gabriel K.A.B dan Nassim B. masing-masing dengan lima dan enam tindak kriminal.
Video-video yang diretas semuanya berasal dari akun Vevo, yang dengan sigap membalikkan efek peretasan.
