kumparan
21 Mar 2019 9:45 WIB

Google Stadia Izinkan Produsen Gim Pakai Platform Cloud Lain

Stadia (Foto ; Reuters
Seorang pejabat Google yang memberikan detil mengenai layanan striming video gim Stadia mengatakan kepada Reuters bahwa produsen game dapat menggunakan layanan cloud perusahaan lain dan harus menghindari konten tak senonoh.
ADVERTISEMENT
Google hari Selasa mengumumkan Stadia yang memungkinkan permainan video gim kualitaas tinggi di peramban semudah menonton video di YouTube.
Gim ini akan dijalankan di server Google, menerima perintah dari kontroler pemain dan mengirimkan video striming ke layar mereka. Pengaturan pemain, pimpinan klasemen, piranti penjodohan pemain dan data lainnya terkait gim ‘tidak mesti’ ada di server Google, kata Phil Harrison, VP Google yang dimuat Reuters.
Akan tetapi penyimpanan data di tempat lain dapat berakibat lamanya waktu pemuatan atau menurunnya kualitas striming.
“Tentu saja kami ingin dan memberikan intensif kepada pembuat gim untuk menghadirkan sebanyak mungkin infrastruktur mereka,” ke server Google, terang Harrison.
“Namun Stadia dapat menjangkau layanan cloud lain baik yang terbuka mau pun tertutup.”
ADVERTISEMENT
Pendekatan ini dapat membatasi pendapatan Google dari Stadia. Google menolak mengomentari model bisnis untuk layanan barunya ini, namun menarik pelanggan baru ke program komputasi cloud berbayar Google merupakan salah satu tujuan Stadia.
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan