20 Camilan Tinggi Kalori beserta Manfaat dan Kekurangannya

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca
·waktu baca 7 menit
Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Camilan tinggi kalori banyak ditemui di berbagai jenis pasar dengan macam dan bentuk yang beragam, sehingga menarik para pembeli. Kendati demikian, camilan jenis ini memiliki kelebihan dan kekurangan yang berdampak terhadap kesehatan.
Secara umum, camilan merupakan makanan ringan yang biasa dikonsumsi di luar makanan utama. Jenisnya dibedakan menjadi dua macam, yaitu camilan basah (gorengan, lemper, dll) dan camilan kering (keripik, kue kering, dst) (http://repositori.unsil.ac.id/).
Adapun kalori, merupakan satuan energi. Menurut Santya et.al. (Jurnal Innovation in Research of Informatics, 2019), kalori makanan menggambarkan jumlah energi potensial yang terkandung di dalam makanan tersebut.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Camilan Tinggi Kalori
Eksistensi nutrisi kalori dalam tubuh manusia sangat penting sebagai pemasok energi. Namun, konsumsi kalori berlebih juga dapat membahayakan kesehatan. Simak macam-macam camilan tinggi kalori beserta manfaat dan kekurangannya, berikut ini:
Macam-Macam Makanan Ringan Tinggi Kalori
Makanan dapat dikategorikan memiliki kadar kalori yang tinggi apabila jumlah kalori di dalamnya mendekati, sesuai, atau melebihi angka 400 Kkal (American Heart Association). Sedangkan, rata-rata kebutuhan kalori manusia adalah 2000 Kkal/hari.
Santya et.al. (2019) menggambarkan, jika manusia membutuhkan 2000 Kkal per hari, maka batasi konsumsi camilan dengan angka maksimal 20%, yaitu 400 kalori per hari. Berikut merupakan camilan dengan kalori tinggi berdasar pada https://repository.unissula.ac.id/:
Kerak Telur Kerak telur merupakan makanan khas dari Jakarta. Rasanya yang gurih dan lezat membuatnya digemari banyak kalangan. Kerak telur memiliki kalori yang tinggi. Dalam 120 gram kerak telur, terdiri dari 599 kalori.
Donat varian Manis Makanan ringan yang satu ini sudah tidak asing lagi di seluruh kalangan. Bentuknya yang bulat dengan topping beraneka ragam menjadikannya sebagai makanan favorit. Satu buah donat dengan diameter 8,23 cm memiliki jumlah kalori 198–480.
Kastengel Kue kering yang berasal dari negara Belanda ini memiliki ciri khas adanya parutan keju yang menggugah selera. Kue kering ini sering dijadikan menu camilan di hari raya. Dalam 100 gram (10 buah) kastengel terdiri dari 426 kalori.
Mini Croissant Makanan khas millennial satu ini merupakan kudapan roti yang memiliki bentuk unik dan rasa beragam, tergantung variannya. Mini croissant merupakan adaptasi dari croissant Prancis, dengan kalori dalam 80 gram roti ini adalah 406 kalori.
Muffin Coklat dan Keju Muffin merupakan kue manis berbentuk bundar dengan diameter mini. Kudapan ini sangat cocok dinikmati bersama teh hangat. Dalam 80 gram kue cantik ini, terdapat kandungan kalori sebanyak 361 kalori (coklat) dan 400 kalori (keju).
Lepet Ketan Panganan tradisional satu ini terbuat dari ketan dan kelapa parut, serta dibumbui garam. Cita rasanya yang gurih mampu memikat hati konsumen, sehingga panganan ini tetap eksis. Dalam 170 gram lepet ketan, terkandung 346 kalori.
Onde-onde Onde-onde adalah camilan tradisional yang memiliki ciri khas bentuknya bulat dengan taburan biji wijen di sekeliling permukaannya. Umumnya, makanan ini memiliki isian yang manis. Terdapat 317 kalori dalam 65 gram onde-onde.
Lapis Legit Lapis legit adalah kue tradisional Indonesia dengan cita rasa manis dan teksturnya yang lembut. Kue ini memiliki ciri khas jika dipotong warna kuenya seperti berlapis-lapis. Dalam takaran 50 gram lapis legit, terkandung 307 kalori.
Pastel Pastel merupakan makanan dengan cita rasa gurih dan bentuk bulan sabit yang khas, disertai bentuk gelombang di sisi lengkungannya. Makanan ini menjadi favorit masyarakat sejak lama. Terdapat 302 kalori di dalam 75 gram pastel.
Keripik Kentang Camilan satu ini paling cocok untuk dinikmati dalam setiap momen. Rasanya yang ringan dan gurih selalu menjadi dambaan para penikmat camilan. Keripik kentang sebanyak 170 gram akan memasok 298 kalori pada tubuh.
Hot Dog Hot dog merupakan makanan yang berasal dari negara Barat. Makanan ini terdiri dari roti berbentuk memanjang yang diisi dengan sosis beserta saus dan mayones di tengahnya. Dalam 100 gram hot dog terdiri dari 285 kalori.
Cheese Cake Cheese cake atau kue keju merupakan kue dengan cita rasa keju yang kental. Rasanya yang gurih dan lembut di mulut menjadikan kue ini banyak diincar siapa saja. Dalam 10 gram cheese cake yang disantap, terkandung 281 kalori di dalamnya.
Bakwan Bakwan merupakan gorengan terpopuler di Indonesia, terbuat dari adonan tepung terigu dicampur sayur-sayuran dan akan sangat nikmat ketika disajikan saat baru diangkat dari penggorengan. Dalam 100 gram bakwan, terdiri dari 270 kalori.
Martabak Keju Makanan yang umumnya dijual saat malam hari ini memiliki cita rasa yang manis, lembut dan gurih. Teksturnya yang mengenyangkan menjadikan martabak cocok untuk dimakan bersama. Terdapat 265 kalori dalam 100 gram martabak keju.
Lemper Lemper adalah makanan yang berbahan dasar ketan, dicampur dengan santan dan diisi daging cincang atau abon. Cita rasa gurihnya santan dan ketan membuat konsumen ketagihan. Lemper sebanyak 70 gram mengandung 247 kalori.
Risol Makanan yang sering dijadikan isian snack box ini memiliki cita rasa gurih manis dari isian dan balutan adonan tepungnya. Isiannya yaitu daging cincang, potongan kentang, dan lain sebagainya. Dalam 100 gram risol terkandung 243 kalori.
Martabak Telur Berbeda dengan martabak keju yang memiliki cita rasa manis, martabak telur dikenal dengan cita rasa gurih dari telur, bawang, daging, serta bumbu campurannya. Makanan ini terdiri dari 196 kalori pada takaran martabak 95 gram.
Kue Pancong Kue pancong merupakan makanan tradisional yang terdiri dari dua varian rasa yaitu gurih dan manis. Kue ini dimasak dalam cetakan berbentuk bulan sabit dan diangkat dengan cara dipancong. Kue sebanyak 80 gram terdiri dari 231 kalori.
Emping Melinjo Asin Emping adalah camilan tinggi kalori berupa kerupuk yang terbuat dari biji melinjo. Cita rasa gurih bercampur sedikit pahit menjadikan emping digemari banyak kalangan. Diketahui bahwa dalam 25 gram emping terkandung 173 kalori.
Cakwe Cakwe merupakan camilan khas yang banyak ditemukan di hampir seluruh daerah Bandung. Terbuat dari tepung terigu protein dengan bentuk khas kembar memanjang. Dalam 50 gram cakwe terdiri dari 143 kalori.
Kelebihan dari Konsumsi Makanan Tinggi Kalori
Meningkatkan Energi Nutrisi kalori memasok tubuh dengan energi yang dibutuhkan untuk aktivitas metabolisme, fisik, dan mental sehari-hari (Santya et.al., 2019). Sehingga, mengonsumsi makanan tinggi kalori mampu meningkatkan energi tubuh.
Menaikkan Berat Badan Bagi orang-orang yang menginginkan proporsi tubuh ideal atau berisi, seringkali dihadapkan dengan tuntutan untuk meningkatkan berat badan. Mengkonsumsi makanan tinggi kalori akan membantu menaikkan berat badan secara berkala.
Memperbaiki Mood Salah satu bentuk nutrisi kalori adalah karbohidrat yang di dalamnya mengandung gula. Gula mampu membuat otak melepaskan hormon serotonin dan menstabilkan suasana hati, serta mengaktifkan pusat kesenangan di otak.
Menyempurnakan Proses Penyembuhan Pada beberapa kasus penyakit seperti depresi, kanker, hipertiroidisme, dan yang lainnya, pasien cenderung mengalami penurunan berat badan yang amat drastis sehingga terjadilah malnutrisi pada tubuh. Oleh karena itu, untuk membantu dan menyempurnakan proses penyembuhan, selain menggunakan rangkaian pengobatan dari dokter spesialis, mengonsumsi makanan tinggi kalori juga penting untuk meningkatkan berat badan.
Kekurangan dari Konsumsi Makanan Tinggi Kalori
Terkena Obesitas Menurut Budianto (2002), obesitas adalah kelainan yang terjadi akibat ketidakseimbangan antara konsumsi kalori dan kebutuhan energi, di mana konsumsi terlalu banyak dibandingkan dengan kebutuhan atau pemakaian energi.
Terkena Penyakit Jantung Obesitas (peningkatan berat badan berlebih) dapat menimbulkan gejala penyakit lain yaitu penyakit jantung. Hal tersebut terjadi karena jumlah lemak perut berlebih mengakibatkan peradangan yang lebih besar dan dapat merusak jantung.
Memiliki Tekanan Darah Tinggi Konsumsi kalori berlebih dapat menyebabkan kadar trigliserida dalam darah meningkat, sehingga kalori diubah menjadi lemak. Kadar lemak tinggi menyebabkan ateroklerosis dan berujung pada hipertensi (Katulistiwa, 2013 dalam Cinintya et.al. 2017).
Terkena Diabetes Konsumsi kalori berlebih dapat menyebabkan penyakit diabetes tipe 2, karena kalori yang tidak diubah menjadi energi akan menumpuk menjadi lemak dan mengakibatkan insulin bekerja ekstra, sehingga insulin hilang fungsi/rusak.
Gangguan Pencernaan Konsumsi makanan secara berlebih, utamanya dengan kalori tinggi akan mengakibatkan sistem pencernaan dalam tubuh bekerja lebih keras. Kondisi tersebut dapat mengakibatkan gangguan pencernaan, seperti diare dan sembelit.
Itulah ulasan mengenai 20 camilan tinggi kalori beserta kelebihan dan kekurangannya yang bisa pembaca simak. Jadilah konsumen yang bijak memilih makanan untuk dikonsumsi, karena hal tersebut berdampak bagi kesehatan jangka panjang.
Baca juga: 5 Fakta Nasi Goreng yang Jarang Diketahui
