3 Makanan Khas Kebumen, Wajib Dicicipi saat Berkunjung

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bicara soal makanan khas Kebumen, tentu ada banyak pilihannya. Mulai dari camilan sampai hidangan utama, semuanya menawarkan cita rasa yang khas dan autentik.
Bagi penyuka wisata kuliner, mencicipi sajian khas Kebumen tentu menjadi aktivitas yang tidak boleh dilewatkan. Terutama jika dilakukan bersama orang tersayang.
Makanan Khas Kebumen yang Tak Boleh Dilewatkan
Kebumen, salah satu kabupaten yang ada di Provinsi Jawa Tengah, sangat terkenal dengan alamnya yang begitu indah, terutama wisata pantainya. Meski begitu, kuliner di Kebumen juga menawarkan daya tarik tersendiri untuk wisatawan, terutama dari makanan khas Kebumen berikut ini.
1. Nasi Penggel
Dikutip dari https://www2.kebumenkab.go.id/, nasi penggel merupakan nasi yang pada bagian dalamnya terdapat sayur nangka muda dan lauk kikil, dimasak dengan daun ubi dan santan. Rasanya sekilas mirip dengan gudeg, terapi lebih gurih dan asin.
Keunikan dari nasi ini adalah bentuk nasi yang bulat seperti dikepal. Biasanya, terdapat 7 sampai 8 bulatan nasi untuk satu porsi. Selain sayur gori dan kikil sebagai pelengkap, nasi penggel juga sangat nikmat disantap dengan tempe mendoan hangat.
2. Sate Ambal
Ada pula sate ambal, sajian khas Kebumen yang dibuat dari daging ayam maupun kambing, dibakar, dan disajikan dengan bumbu kacang kental serta pedas. Bumbu satainya terbuat dari kacang tanah, bawang merah, ketumbar, bawang putih, gula merah, jinten, dan bawang putih.
Sate ambal biasanya dihidangkan dengan sepiring nasi putih hangat, ketupat, atau lonton sesuai selera. Rasanya lezat, pastinya cocok untuk disantap pada siang maupun malam hari.
3. Jipang Kacang
Selain hidangan berat, ada pula camilan yang sangat identik dengan Kebumen, yaitu jipang kacang. Camilan ini dibuat dari gula jawa atau gula aren yang dicampur dengan kacang tanah.
Kacang yang sudah digiling kasar kemudian disangrai, dan disiram gula jawa yang sudah dicairkan di atas loyang. Kemudian, tunggu sampai adonan mengeras dan potong dalam bentuk persegi atau persegi panjang.
Dahulu, jipang Kebumen dibungkus dengan klaras atau daun pisang kering. Saat ini, cukup sulit menemukan klaras, sehingga produsen menggantinya dengan plastik.
Baca juga: 5 Jajanan Khas Gombong, Pilihan Tepat untuk Camilan atau Buah Tangan
Makanan khas Kebumen tidak hanya menawarkan rasa yang lezat, tapi juga bentuk yang unik. Wisatawan bisa menjumpai kuliner tersebut di rumah makan atau pasar tradisional di Kebumen. (YD)
