Konten dari Pengguna
3 Perbedaan Stasiun Tanah Abang Lama dan Baru, Penumpang KRL Perlu Tahu
1 Juli 2025 13:54 WIB
·
waktu baca 3 menit
Kiriman Pengguna
3 Perbedaan Stasiun Tanah Abang Lama dan Baru, Penumpang KRL Perlu Tahu
Berikut beberapa perbedaan Stasiun Tanah Abang lama dan baru yang perlu diketahui oleh para penumpang KRL.Jendela Dunia
Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Stasiun Tanah Abang baru resmi beroperasi pada 29 Juni 2025. Beberapa perbedaan Stasiun Tanah Abang lama dan baru perlu diketahui oleh para penumpang KRL. Pasalnya, terdapat beberapa penyesuaian termasuk rute dan peron kereta commuter line.
ADVERTISEMENT
Dikutip dari buku Si Ular Besi Antar Jonan jadi Menteri. Akhmad Sujadi. (2016:279), Stasiun Tanah Abang merupakan stasiun transit penumpang yang melayani rute Tanah Abang - Serpong, dan sebaliknya. Stasiun ini menjadi salah satu stasiun transit terpadat setiap harinya.
3 Perbedaan Stasiun Tanah Abang Lama dan Baru yang Perlu Diketahui
Setelah bangunan baru Stasiun Tanah Abang beroperasi, masih banyak penumpang KRL yang kebingungan akibat perubahan pola operasi dan penataan jalur. Oleh sebab itu, perbedaan Stasiun Tanah Abang lama dan baru berikut ini penting diketahui sebagai panduan.
1. Bangunan
Stasiun Tanah Abang lama memiliki bangunan yang lebih kuno dan lebih kecil dibandingkan Stasiun Tanah Abang baru. Bangunan baru memiliki konsep bangunan yang lebih modern, megah, dan futuristik.
ADVERTISEMENT
Pada Stasiun Tanah Abang baru terdapat hall yang bisa digunakan untuk akses keluar masuk stasiun. Bagi pengguna yang hendak masuk ke stasiun bisa menggunakan gate-in di lantai 2. Sementara yang keluar bisa menggunakan gate-out di lantai dasar.
Walaupun bangunan baru telah beroperasi, akses masuk dan keluar di bangunan lama masih tetap bisa digunakan. Hal ini untuk memudahkan penumpang saat masa peralihan.
2. Peron
Peron Stasiun Tanah Abang lama dan baru juga banyak yang berubah. Penumpang KRL perlu memperhatikan penyesuaian rute dan peron ini, agar tidak salah. Jika sebelumnya naik dan turun di peron jalur 2 bangunan lama, kini semuanya dialihkan ke peron jalur 1 di bangunan baru.
Di bawah ini adalah informasi peron yang bisa digunakan penumpang KRL setelah switch over tahap 2 di bulan Juni 2025. Berikut rinciannya untuk penumpang yang hendak naik dan turun di Stasiun Tanah Abang.
ADVERTISEMENT
3. Fasilitas
Dari segi fasilitas pun berbeda, bangunan baru Stasiun Tanah Abang sudah menyediakan fasilitas eskalator dan lift untuk penumpang. Sementara pada bangunan lama, akses menuju peron baru tersedia tangga manual.
Fasilitas lainnya yang bisa digunakan di bangunan baru adalah stopkontak, gerai ATM, area lost and found, layanan kesehatan, dan ruang menyusui. Fasilitas untuk penyandang disabilitas juga lebih terjamin dibandingkan dengan fasilitas stasiun sebelumnya.
ADVERTISEMENT
Perbedaan Stasiun Tanah Abang lama dan baru di atas penting untuk penumpang KRL. Jika belum terbiasa, penumpang bisa bertanya pada petugas stasiun untuk membantu arah perjalanan. (NAI)

