4 Makanan Khas Banjarmasin yang Wajib Dicoba

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ada sejumlah makanan khas Banjarmasin yang menjadi cerminan karakteristik masyarakat Kota Seribu Sungai. Mulai dari makanan manis, pedas, asin, hingga creamy, siap memanjakan lidah setiap penikmatnya.
Dikutip dari Seri Ensiklopedia untuk Anak Indonesia: Indahnya Pulau Kalimantan, oleh Slamet Riyanto dan Siti Afifatun (2024: 37), salah satu pusat kuliner Banjarmasin yang bisa dituju adalah di dekat Sungai Martapura.
Area ini menawarkan berbagai masakan khas Kalimantan Selatan. Mulai dari jajanan tradisional hingga makanan berat. Di tempat tersebut, pengunjung bisa menikmati makanan dengan pemandangan langsung menghadap sungai yang luas.
Makanan Khas Banjarmasin yang Lezat dan Bikin Ketagihan
Jika bertandang ke Kota Seribu Sungai, pastikan untuk menyempatkan diri menikmati makanan khas Banjarmasin yang tidak bisa ditemukan di daerah lain. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut.
1. Soto Banjar
Soto Banjar menjadi salah satu kuliner populer di daerah ini. Seporsi Soto Banjar berisi potongan ketupat, ayam perkedel, singkong, telur, hingga mie putih yang disiram kuah gurih. Cita rasa gurih, segar, dan kecut jeruk nipis berpadu sempurna ketika masuk mulut.
Mirip dengan jenis soto lainnya, Soto Banjar juga biasa disajikan dengan taburan bawang goreng hingga sate ayam. Seporsi Soto Banjar dibanderol dengan harga berbeda-beda. Di warung Bang Amat, menu ini ditawarkan mulai dari Rp26.000 hingga Rp40.000.
2. Lontong Orari
Selain soto, lontong orari juga menjadi kuliner yang tak boleh dilewatkan. Seporsi makanan ini berisi lontong, ikan haruan, ayam, kacang goreng, dan telur yang disiram dengan kuah santan lezat dan gurih.
Menariknya, lontong yang disajikan pada sepiring menu ini berbentuk segitiga dan tidak dipotong. Bagian atasnya ditumpuk dengan ikan haruan yang dibalut bumbu sedap. Hidangan ini menjadi salah satu comfort food yang bisa dimakan kapan saja.
Baik, pagi, siang, sore, atau malam. Pun sangat mudah ditemukan di berbagai warung Banjarmasin. Seporsi lontong orari, dibanderol seharga Rp18.000-Rp57.000 di RM Lontong Orari Seberang Masjid.
3. Sate Tulang
Bagi pencinta sate, patut mencicipi olahan sate tulang khas Banjarmasin. Tak seperti namanya, sate ini tidak menggunakan tulang sebagai bagian yang dimasak. Melainkan, bagian kulit dan lemak pada tulang dan leher ayam.
Mirip dengan hidangan sate di beberapa daerah, sate tulang menawarkan rasa gurih dan manis legit dari guyuran bumbu kecap. Biasanya, menu ini dihidangkan dengan saus kecap atau saus kacang dan disantap bersama nasi hangat.
4. Nasi Itik Gambut
Tampilan nasi itik gambut, mengingatkan masyarakat Jawa akan nasi campur yang seporsinya berisi lauk dan bumbu medok. Makanan Banjarmasin ini menawarkan olahan itik yang dimasak dengan bumbu rendang.
Seporsi nasi itik gambut, biasa disajikan dengan nasi hangat, telur rebus, dan beberapa lauk lain pilihan pembeli.
Ketika masuk mulut, perpaduan nasi hangat dengan bumbu khas Banjar yang pekat dan daging itik lembut, begitu memanjakan lidah. Siapapun akan ketagihan dengan rasa nikmat yang ditawarkan.
Baca juga: 5 Kue Khas Pontianak yang Cocok Dinikmati Saat Sore Hari
Makanan khas Banjarmasin, cocok jadi pilihan makanan untuk wisata kuliner. Nikmati sajian khas Kota Seribu Sungai yang lezat, gurih, dan memikat. (UI)
