4 Sambal Khas Manado, Pelengkap Makanan yang Bikin Ketagihan

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Manado merupakan ibu kota Provinsi Sulawesi Utara yang dikenal dengan cita rasa kuliner yang khas, termasuk sambal. Terdapat 4 sambal khas Manado yang pedas dan cocok menjadi pelengkap makanan.
Sebelum membahas aneka sambalnya, menurut buku bertajuk Resep Kaya Raya dengan Bisnis Katering. Agystina Wulandari, (2017: 121), kuliner asal Manado dikenal dengan bumbu berempah serta cita rasa pedas.
Rekomendasi 4 Sambal Khas Manado
Sebagai kota yang terkenal dengan kuliner pedasnya, Manado punya banyak aneka sambal yang cocok menjadi pendamping makan nasi. Untuk lebih jelasnya, berikut rekomendasi 4 sambal khas Manado yang bikin ketagihan.
1. Dabu-Dabu
Dabu-dabu termasuk jenis sambal segar yang cara membuatnya tidak perlu dilembutkan. Orang Manado kerap menyebut sambal ini dengan sebutan dabu-dabu lemong (lemon) atau dabu-dabu iris.
Menurut buku 500 Resep Lezat Selera Nusantara. Tim Dapur Anggrek, (2009: 107), sambal ini dibuat dengan mencampurkan irisan bawang merah, cabai, tomat, garam, perasan jeruk nipis, serta minyak sayur.
Semua bahan tersebut bisa dicampur dan diaduk. Campuran dari bahan tersebut menghasilkan cita rasa pedas serta asam. Sambal ini akan terasa lezat ketika disantap bersama ikan.
2. Sambal Roa
Kuliner satu ini mempunyai ciri khas yang membedakannya dengan sambal lain, yakni penggunaan ikan roa dalam sambalnya. Ikan tersebut bisa membantu menambah cita rasa sambalnya agar lebih gurih.
Untuk membuat sambal roa, membutuhkan bawang merah, bawang putih, tomat, serta cabai yang dihaluskan bersama ikan roa asap. Sambal yang telah dihaluskan akan ditumis agar setiap bahannya matang dengan sempurna. Perpaduan dari bahan-bahan tersebut memberikan cita rasa gurih dan pedas yang cocok disantap bersama nasi hangat.
3. Sambal Bakasang
Manado memiliki sambal unik yang berasal dari jeroan ikan mentah atau bakasang. Untuk membuatnya, bakasang akan dibersihkan, dihaluskan, lalu dicampur garam. Bahan-bahan tersebut akan disimpan dalam stoples untuk difermentasi dengan cara disimpan lama dekat tungku agar terkena panas api.
Bakasang yang sudah selesai difermentasi bisa diolah menjadi sambal matang dengan menumisnya bersama rempah-rempah. Sambal ini juga bisa dimasak mentah dengan campuran irisan tomat, bawang, cabai.
4. Rica-Rica
Rica-rica termasuk jenis sambal yang kerap dicampur dalam masakan dan terkenal dengan rasa pedasnya yang dominan. Untuk membuat sambal ini, bisa mencampurkan cabai, bawang merah, jahe, serta serai yang dihaluskan. Kemudian, campuran bahan tersebut bisa ditumis sampai tercium aroma harum, lalu dicampur garam, gula, dan perasan jeruk nipis.
Baca juga: 4 Rekomendasi Kuliner Khas Jatinangor, Wajib Dicoba
Rekomendasi 4 sambal khas Manado tersebut bisa menjadi pilihan menu pendamping nasi hangat bersama lauk-pauk agar lebih nikmat. [ENF]
