4 Wisata Heritage Solo untuk Pencinta Budaya

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebagai salah satu kota yang menjadi pusat kebudayaan Jawa, Solo menyimpan banyak tempat wisata klasik yang sarat akan nilai sejarah, adat, dan budaya. Ketahui daftar wisata heritage Solo bagi wisatawan yang ingin bertualang di kota ini.
Dengan mengunjungi tempat wisata heritage, pengunjung dapat menyaksikan jejak-jejak kejayaan dan peninggalan masa lalu. Selain berwisata, pengunjung juga bisa belajar banyak hal.
Rekomendasi Wisata Heritage Solo
Berdasarkan buku Pariwisata Heritage di Indonesia: Menjelajahi Warisan Budaya Nusantara, Windi Novia Ratri Wardhani, dkk., (2025:8), Indonesia sebagai negara kepulauan yang kaya akan sejarah dan budaya memiliki ruang lingkup pariwisata heritage yang sangat luas dan beragam. Tak terkecuali di Kota Solo.
Bagi yang penasaran apa saja wisata heritage Solo, berikut ini beberapa daftarnya.
1. Pura Mangkunegaran
Pura Mangkunegaran merupakan kompleks istana bersejarah yang didirikan pada tahun 1757. Saat ini, sebagian Pura dibuka untuk umum dan menjadi tempat wisata yang menarik dikunjungi.
Wisatawan dapat menjelajahi Pendapa Ageng yang kerap digunakan untuk pertunjukan seni dan upacara adat. Ada pula Ndalem Ageng yang berfungsi sebagai museum dengan koleksi artefak berharga, termasuk gamelan kuno, pusaka, dan naskah-naskah bersejarah.
2. Rasa Madu Heritage
Rasa Madu dulunya merupakan pabrik gula yang beroperasi sejak zaman Belanda. Setelah menjadi cagar budaya, tempat ini kemudian menjadi The Heritage Palace. Kini, manajemen berganti dan berubah menjadi Rasa Madu Heritage.
Rasa Madu Heritage kini menjadi tempat wisata ikonik di Solo yang memadukan bangunan klasik dengan konsep modern di dalamnya. Ada beragam aktivitas yang bisa dilakukan sehingga tidak akan membuat bosan pengunjung.
3. Kampung Batik Laweyan
Kampung ini merupakan salah satu sentra pengrajin batik di Solo. Di kawasan ini masih banyak bangunan klasik yang cantik, yang dulu digunakan sebagai tempat tinggal para juragan. Beberapa bangunan kini berubah menjadi kafe estetik.
4. De Tjolomadoe
De Tjolomadoe juga merupakan bekas pabrik gula yang berdiri sejak tahun 1861. Sekarang tempat ini menjadi pusat sejarah, seni, dan hiburan modern. Pengunjung bisa mengintip tentang sejarah gula di museum yang tersedia.
Selain museum, di sini juga terdapat beragam fasilitas seperti convention hall, ruang konser, galeri seni, kafe, dan toko suvenir. Kini De Tjolomadoe tumbuh menjadi ruang seni dan kolaborasi yang kreatif.
Baca juga: 3 Wisata Kuliner Solo Murah Meriah, Enak, dan Bikin Ketagihan
Itulah beberapa wisata heritage Solo yang bisa dikunjungi wisatawan. Dengan mengunjungi tempat-tempat tersebut, wisatawan bisa napak tilas masa lalu guna menyambut masa depan yang indah. (SA)
