5 Candi di Mojokerto Peninggalan Kerajaan Majapahit

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mojokerto merupakan salah satu kota di Jawa Timur yang memiliki banyak peninggalan sejarah, salah satunya adalah candi. Kota ini merupakan pusat pemerintahan Kerajaan Majapahit pada abad ke-14, sehingga banyak candi di Mojokerto yang dibangun oleh kerajaan Majapahit tersebut.
Menurut buku "Sejarah dan Arsitektur Candi Di Indonesia", Herimanto (2018), candi adalah bangunan suci peninggalan masa lampau yang berasal dari agama Hindu atau Buddha. Candi biasanya dibangun untuk menghormati dewa atau dewi, raja, atau orang suci.
5 Candi di Mojokerto
Simak informasi lebih lengkap tentang 5 candi di Mojokerto sebagai peningglan kerjaan Majapahit berikut ini.
1. Candi Brahu
Candi Brahu merupakan salah satu candi terbesar di Jawa Timur, yang menyerupai sebuah stupa. Candi ini terletak di Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Candi Brahu dibangun untuk memperingati kematian ayah Raja Hayam Wuruk, Raja Wijaya.
Candi ini berbentuk punden berundak dengan tangga di keempat sisinya. Di dalam candi terdapat ruangan yang digunakan untuk menyimpan abu jenazah Raja Wijaya. Selain itu, Candi ini berfungsi sebagai tempat pembakaran jenazah raja-raja Majapahit lainnya.
2. Candi Gentong
Salah satu candi yang masih terpelihara dengan baik di Mojokerto adalah candi Gentong. Candi ini dulu digunakan sebagai tempat penyimpanan air suci pada zaman kerajaan Majapahit. Candi yang terletak di Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto.
3. Candi Bajangratu
Candi Bajangratu adalah salah satu candi yang berbentuk paduraksa. Pada zaman kerajaan Majapahit candi ini berfungsi sebagai tempat peribadatan umat Hindu yang mana di atas gapuranya terdapat arca nandi dan kendaraan Dewa Siwa. Candi initerletak di Desa Temon, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto.
4. Candi Tikus
Candi Tikus adalah candi yang terbilang unik. Candi memiliki bentuk menyerupai sebuah bukit kecil persegi panjang dengan ukuran 10 meter x 5 meter ini terletak di Desa Temon, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Di dalam candi Tikus ini terdapat ruangan yang digunakan untuk menyimpan benda-benda pusaka atau harta karun kerajaan.
5. Candi Wringin Lawang
Candi Wringin Lawang adalah candi yang terletak di Desa Jati Pasar, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Candi ini berbentuk gapura dengan tinggi sekitar 15 meter. Candi ini berfungsi sebagai pintu masuk ke ibu kota Kerajaan Majapahit.
Baca juga : 4 Candi Hindu di Indonesia Lengkap dengan Lokasinya
Itulah 5 candi di Mojokerto sebagai peningglan kerjaan Majapahit. Candi-candi tersebut merupakan bukti sejarah kejayaan Kerajaan Majapahit dan memiliki nilai sejarah yang tinggi, sehingga perlu dilestarikan dan dijaga. (RIS)
