Konten dari Pengguna

5 Hidangan Penutup Khas Eropa dengan Rasa Manis

Jendela Dunia

Jendela Dunia

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hidangan Penutup Khas Eropa. Sumber Unsplash Teo Zac
zoom-in-whitePerbesar
Hidangan Penutup Khas Eropa. Sumber Unsplash Teo Zac

Di berbagai daerah seperti Eropa, menikmati hidangan penutup khas setempat setelah makan adalah hal yang wajar. Biasanya, hidangan penutup khas Eropa tesebut mempunyai rasa manis yang nikmat.

Orang Indonesia pun bisa menikmati hidangan penutup tersebut jika penasaran. Jika tak menemukannya di toko atau kafe terdekat, masyarakat Indonesia bisa mencoba membuatnya sendiri di rumah.

Contoh Hidangan Penutup Khas Eropa untuk Dicicipi

Hidangan Penutup Khas Eropa. Sumber Unsplash Holly Stratton

Menurut buku Ilmu Pengetahuan Sosial 3 untuk SMP/MTs Kelas IX, Ratna Sukmayani, dkk (2008: 200), benua Eropa berada di bagian paling barat dari daratan Eurasia. Eropa dan Asia berada dalam satu daratan tersebut.

Masyarakat di benua tesebut mempunyai beragam kebiasaan yang menarik. Salah satunya adalah menyantap hidangan penutup khas Eropa setelah makan. Jika penasaran dengan hidangan penutup tersebut, berikut beberapa contohnya yang bisa dicicipi.

1. Makaron

Makaron adalah biskuit manis dengan warna-warna yang indah. Biskuit ini diibuat dengan putih telur, pewarna makanan, gula rafinasi, dan tepung almon. Meskipun termasuk hidangan khas Prancis, koki yang mengenalkannya berasal dari Italia.

2. Panna Cotta

Panna cotta merupakan hidangan penutup asal Italia yang populer. Biasanya, hidangan penutup ini dapat dinikmati di restoran-restoran khas negara beribu kota Roma tersebut. Hidangan ini terbuat dari krim yang diberi gelatin dan rasa.

3. Tiramisu

Salah satu hidangan penutup asal Italia lain yang tak kalah terkenal adalah tiramisu. Hidangan ini berbentuk kue keju yang diberi bubuk kakao di atasnya. Tak seperti kue pada umumnya, hidangan ini tidak dipanggang maupun dibuat dari adonan.

4. Baklava

Bila ingin mencicipi hidangan penutup khas Turki, maka baklava bisa dipertimbangkan. Baklava terbuat dari kacang pistasio atau walnut yang dipotong halus lalu diberi pemanis. Setelah itu, bahan tersebut dibungkus oleh adonan roti.

5. Apfelkuchen

Apfelkuchen atau kue apel adalah hidangan penutup khas Jerman. Sesuai inamanya, kue ini berbahan utamam apel. Selain itu, ada juga tepung, gula, dan mentega yang digunakan untuk membuatnya.

Baca juga: 3 Makanan Khas Eropa Barat yang Cocok di Lidah Warga Indonesia

Meskipun sama-sama manis, lima hidangan penutup khas Eropa ini mempunyai rasa yang berbeda satu sama lain. Hal inilah yang membuat kelimanya menjadi unik. (LOV)