Konten dari Pengguna

5 Makanan Khas Pasuruan yang Cocok untuk Kulineran

Jendela Dunia
Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca
7 September 2025 14:59 WIB
·
waktu baca 4 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kiriman Pengguna
5 Makanan Khas Pasuruan yang Cocok untuk Kulineran
5 makanan khas Pasuruan berikut ini, menjadi hidangan autentik yang cocok untuk kulineran. Salah satunya adalah lontong kupang Kraton dan sate kerang.
Jendela Dunia
Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
5 makanan khas Pasuruan. Foto hanya ilustrasi bukan sebenarnya. Sumber foto: Pixabay/fcja99
zoom-in-whitePerbesar
5 makanan khas Pasuruan. Foto hanya ilustrasi bukan sebenarnya. Sumber foto: Pixabay/fcja99
ADVERTISEMENT
Jika sedang mencari menu makanan yang cocok untuk kulineran, 5 makanan khas Pasuruan berikut bisa jadi pilihan untuk mengenal Kota Santri dari hidangannya. Sekilas, makanan Pasuruan mirip dengan beberapa makanan dari Jawa Timur.
ADVERTISEMENT
Namun sebenarnya, daerah ini keunikannya tersendiri. Baik dari bahan makanan, proses pemasakan, atau penyajian. Pasuruan adalah kabupaten yang terletak di pesisir Pantai Panggung. Memiliki sejumlah kuliner laut dengan cita rasa khas yang menggoda.
Bagian utara yang berbatasan dengan Kota Pasuruan, Selat Madura, dan Kabupaten Sidoarjo, dan bagian selatan yang berbatasan dengan Kabupaten Malang, menjadikan daerah ini memiliki kemiripan hidangan dengan beberapa daerah di dekatnya.

5 Makanan Khas Pasuruan yang Patut Dicoba

5 makanan khas Pasuruan. Foto hanya ilustrasi bukan sebenarnya. Sumber foto: Unsplash/Aldrin Rachman Pradana
Ada 5 makanan khas Pasuruan yang patut dicoba saat bertandang ke daerah ini. Masing-masing menawarkan cita rasa berbeda dengan aroma lezat yang bikin perut keroncongan. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut.

1. Lontong Kupang Kraton dan Sate Kerang

Lontong kupang Kraton dan sate kerang adalah salah satu makanan yang bisa dijumpai saat bertandang ke pesisir Pasuruan. Disebut sebagai Kraton, karena kuliner ini terletak di jalan raya Kraton, Pasuruan.
ADVERTISEMENT
Namun, para pelancong juga bisa menemukannya di Alun-Alun Pasuruan dan tempat lain. Seperti namanya, makanan ini adalah olahan kupang yang disajikan bersama kuah kaldu dan irisan lontong sebagai pengganti nasi.
Untuk menambah cita rasanya, bumbu kupang terbuat dari campuran bawang putih, petis, cabai, dan perasan jeruk nipis. Biasanya makanan ini juga disajikan bersama gorengan lento yang terbuat dari singkong parut dan kacang polo dan sate kerang.

2. Bandeng Jelak

Selain kupang, lauk yang terkenal di pesisir adalah bandeng jelak. Ikan ini menjadi primadona di perikanan air payau. Banyak diburu oleh masyarakat sekitar untuk dijadikan santapan sehari-hari atau dijual di warung-warung.
Mulai dari dipresto, dibakar dengan madu, hingga dimasak tanpa duri. Karakteristik durinya yang lebih lunak dan mudah hancur, menjadikan ikan jelak juga disukai oleh banyak orang. Menariknya, daging ikan ini tak memiliki aroma lumpur yang kuat.
ADVERTISEMENT
Dagingnya pun mudah menyerap bumbu ketika dimarinasi. Dengan begitu, olahan bandeng jelak bisa memiliki rasa yang kaya akan rempah-rempah Indonesia.

3. Rawon dan Sate Komo

Selain itu, Pasuruan juga memiliki hidangan rawon dengan kuah hitam pekat yang kaya akan aroma dan rasa sedap. Menariknya, rawon ini tidak hanya disajikan bersama tempe goreng dan empal.
Namun juga sate komo yang terbuat dari daging sapi dengan irisan daging yang besar dan empuk. Pengunjung juga bisa menyantapnya bersama tahu bali, sate usus, dan berbagai lauk lain yang tersedia.
Sementara kuah rawonnya, terbuat dari kaldu sapi, bawang putih, bawang merah, daun jeruk, dan keluak. Hidangan ini bisa ditemukan dengan mudah di beberapa warung ruko atau tenda.

4. Ikan Asap dan Ikan Asin

Tidak hanya dipresto dan dibakar, di Pasuruan juga bisa ditemukan berbagai ikan yang dimasak dengan cara diasap dan ikan asin. Mulai dari ikan kembung, pari, balo, keting ikan-ikan, dan lain sebagainya.
ADVERTISEMENT
Proses pemasakannya menggunakan cara tradisional, yakni diletakkan di atas perapian arang tanpa bersentuhan langsung dengan api. Sementara ikan asin, bukan merujuk pada ikan asin yang biasa memiliki bentuk tipis dan kering.
Namun, ikan yang dimasak dengan cara diasinkan. Seperti ikan pindang, teri, terasak, hingga sisik. Proses pengasinannya memakan waktu cukup lama. Sebab, pengawetannya dilakukan secara alami tanpa formalin.

5. Botok Tempe

Mengutip dari buku Botok Tempe: Seri Olahan Tempe, Hieronymus Budi Santoso dan ‎YF. Endang Wibarwati (2025), jika di Sidoarjo botok berisi irisan tahu dan tempe yang dimasak kuah kuning bersama parutan kelapa, di Pasuruan botok tempe disajikan hampir remuk bersama parutan kelapa berwarna oranye.
Namun saat ini, makanan ini tersedia dalam berbagai jenis. Seperti botok tempe kerang, teri lamtoro, daun singkong, udang, dan daun sembukan.
ADVERTISEMENT
5 makanan khas Pasuruan tersebut, bisa disantap kapanpun sebagai hidangan utama. Baik pagi, siang, sore, ataupun malam. Semoga bermanfaat. (UI)