5 Sisi Gelap Amerika Serikat yang Tak Pernah Masuk Cerita Liburan Mana pun

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Amerika Serikat dikenal sebagai negara impian. Gedung pencakar langit, jalanan sibuk, dan kota-kota yang seolah tak pernah tidur selalu berhasil bikin orang penasaran. Tapi, di balik cerita-cerita liburan yang penuh warna, ada sisi gelap Amerika yang jarang disorot. Bukan karena tak penting, tapi karena sering sengaja diabaikan.
Liburan ke Amerika sering dibungkus dengan citra glamor. Segala hal tampak sempurna dari kejauhan. Tapi seperti kota besar lain di dunia, kenyataan di lapangan kadang bisa berbeda. Ada bagian-bagian yang tak masuk brosur wisata atau cerita para travel influencer.
Sisi Gelap Amerika Serikat yang Tersembunyi di Balik Gemerlapnya
Di balik semua kilau dan kemegahannya, sisi gelap Amerika tetap nyata dan tak bisa disembunyikan selamanya. Beberapa hal berikut ini menunjukkan bahwa dunia pariwisata di sana juga punya banyak masalah yang jarang terlihat di permukaan.
1. Lonjakan Pengunjung Merusak Objek Wisata
Seperti di kawasan Grand Canyon National Park, misalnya, mengalami berbagai dampak negatif akibat lonjakan pengunjung, termasuk kerusakan lingkungan.
Dilaporkan di situs resminya, grandcanyon.orgm, banyak vegetasi yang terinjak, erosi jalur pendakian, dan penumpukan sampah. Penyebabnya adalah membludaknya wisatawan yang menggunakan jalur utama.
2. Lonjakan Biaya Hidup
Di beberapa kota wisata seperti New Orleans atau Venice Beach, pariwisata malah bikin hidup warga lokal makin sulit. Harga sewa melonjak, biaya hidup naik, dan banyak orang akhirnya terusir dari rumah sendiri. Semuanya demi pembangunan hotel mewah, restoran kekinian, atau properti Airbnb yang terus bertambah.
3. Upah Pekerja yang Rendah
Pariwisata memang mendatangkan uang, tapi sering lupa soal siapa yang kerja di balik layar. Housekeeper hotel, staf restoran, sampai pemandu wisata sering digaji rendah.
Dikutip dari hftrialfirm.com, permasalahan utama pekerja di sektor ini adalah jam kerja panjang, tanpa jaminan kesehatan, dan sering dipaksa kerja di kondisi yang kurang manusiawi.
4. Masalah Tunawisma
Kota-kota wisata seperti San Francisco dan Los Angeles juga punya sisi kelam yang sering ditutup-tutupi. Masalah tunawisma besar, tapi disembunyikan dari area turis. Jalan-jalan yang dilewati turis dibuat seolah bersih dan rapi, padahal cuma sebagian kecil dari kenyataan. Belum lagi masalah wabah zombie drug.
5. Tingkat Kriminalitas Tinggi
Tingkat kejahatan yang tinggi juga jadi sisi gelap pariwisata di Amerika. Beberapa kota tujuan wisata justru punya angka kriminalitas yang mengkhawatirkan. Misalnya di New Orleans, Las Vegas, atau Los Angeles. Di balik keramaian dan hiburan malamnya, ada risiko tinggi pencopetan, penipuan turis, bahkan kekerasan jalanan.
Baca juga: Perbedaan Grand Canyon dan Green Canyon yang Harus Kamu Ketahui
Sisi gelap Amerika mungkin jarang muncul di foto-foto liburan atau cerita perjalanan. Tapi keberadaannya nyata dan patut diperhatikan. (CR)
