6 Cara Membuat Candil Sederhana untuk Berbuka Puasa

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca
·waktu baca 7 menit
Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Candil atau bubur candil merupakan kuliner khas Indonesia yang sering kali jadi sajian berbuka saat bulan Ramadan. Cara membuat candil cukup mudah, hanya mencampurkan ketan sebagai bahan utamanya, gula merah, dan santan.
Selain banyak ditemui saat bulan Ramadan, bubur candil biasanya juga dihidangkan pada acara syukuran. Rasanya manis dan legit dari gula meraj, gurih dari santan, dan beraroma daun pandan.
Tidak hanya lezat, bubur candil juga memiliki filosofi harmonisasi tiap-tiap kehidupan yang berbeda dan menjadi simbol roda kehidupan, bahwa seseorang tidak selamanya berada di atas atau di bawah.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Cara Membuat Candil
Kunci dari cara membuat candil terletak pada kuah santannya. Kuah santan pada bubur candil, memengaruhi kualitasnya. Bila terlalu lembek, maka takaran dan bahan kurang pas.
Candil dimasak hingga mengental kira-kira waktu mulai dari 15-30 menit agar matang sempurna dibagian tengahnya.
Mengutip dari buku Catatan Dapur Vero: 120 Resep Kue Cantik Hits di Instagram, Veronica Dhani terbitan PT Gramedia Pustaka Utama (2018), berikut adalah cara membuat candil untuk berbuka puasa:
1. Bubur Candil
Bahan A:
300 tepung beras ketan putih
60 g tepung tapioka (kanji Tani)
1⁄2 sdt garam halus
300-400 ml air suhu ruang
1,2 L air utk merebus
2 lembar daun pandan
Bahan B:
200-250 g gula aren (gula enau)/secukupnya
1⁄2 keping gula tebu utk pemanis/skip/ganti gula pasir jika dirasa kurang manis (opsional)
1 lembar daun pandan
200-250 ml air
Bahan C:
3-4 sdm tepung beras (secukupnya)
6-7 sdm air
Bahan D:
1⁄2 butir kelapa parut/ganti santan segar
300-400 g (secukupnya)
Air secukupnya (tergantung sausnya mau kental/sedikit lebih encer)
1 helai daun pandan
Sejumput garam
Cara membuat:
Larutkan semua bahan B, sisihkan.
Panaskan 1,2 liter air, bisa disesuaikan seberapa banyak kuah yang diinginkan. Jika tidak ingin banyak kuah bisa pakai 1 L
Campur bahan A (semua bahan kering) aduk rata, kecuali air dan daun pandan.
Tuang 300-400 ml air sedikit demi sedikit sampai bisa dicetak (dipulun), lalu bulatkan, langsung dicemplungkan ke dalam air yang telah dipanaskan (1,2 liter), lakukan sampai adonan habis.
Tuang larutan bahan B sedikit demi sedikit sambil saring sampai dirasa pas. Lalu tambahkan daun pandan, sedikit garam jika suka.
Campurkan/larutkan bahan C, tuangkan sedikit demi sedikit sambil terus diaduk agar tidak bergerindil, sampai kekentalannya pas. Jika masih kurang kental bisa larutkan lagi tepung beras dengan air secukupnya, lalu tuangkan lagi.
Koreksi rasa, jika kurang manis, tambahkan gula tebu/gula pasir.
Masak semua hingga mengental dan matikan api. Aduk terus bubur candil agar bagian atasnya tidak berkulit/berkerak (kira-kira 3 menit sampai aman) biasanya setelah dingin akan lebih kental dari sebelumnya.
Masak semua bahan D, hingga mendidih,sesuaikan kekentalannya dengan menambahkan air (jangan sekaligus) biar kekentalannya pas.
Setelah bahan D mendidih matikan api, pindahkan santan dari tungku masak, aduk selama 3 menit sampai santan aman dan tetap bagus ketika dingin.
Sajikan bubur candil dengan saus santan.
2. Bubur Candil Ketan Hitam
Bahan Candil:
200 gram tepung ketan hitam
50 ml air hangat
1/2 sdt garam
Bubur:
500 ml santan encer
150 gram gula pasir
2 lembar daun pandan, simpulkan
Saus santan:
200 ml santan kental
1/2 sdt garam
2 lembar daun pandan, simpulkan
1 sdm gula pasir
1/2 sdt tepung maizena, larutkan dengan sedikit air
Cara membuat:
Candil: Campur tepung ketan hitam, garam, dan air hangat menjadi satu. Aduk sambil diuleni hingga kalis.
Bentuk adonan ketan menjadi bulatan-bulatan kecil sebesar kelereng. Sisihkan.
Rebus santan, gula pasir, dan daun pandan hingga mendidih sambil diaduk- aduk agar santan tidak pecah.
Masukkan bola-bola ketan hitam ke dalam rebusan santan. Masak hingga mengapung (tanda bila sudah matang). Angkat.
Siapkan mangkuk saji, masukkan bubur bola-bola ketan. Tuang saus santan di atasnya.
Sajikan selagi hangat.
3. Bubur Candil Ubi Ungu
Bahan:
300 g ubi ungu kukus, haluskan
150 g tepung sagu 1⁄2 sdt garam
110 ml air
Kuah santan:
500 ml santan 2 lembar daun pandan
100 g gula merah
10 g tepung sagu yang diencerkan dengan air terlebih dulu
1⁄2 sdt garam 35 g sagu mutiara, rebus
Saus areh, masak sampai mendidih
100 ml santan
Sejumput garam
Cara membuat:
Campur tepung sagu, ubi, garam, dan air tuang sedikit demi sedikit sampai adonan kalis dan bisa dibentuk.
Ambil adonan, bentuk bulatan dan langsung masukkan ke air yang sedang mendidih, angkat bila sudah mengapung dan tiriskan.
Masak semua bahan kuah santan kecuali tepung sagu, sesaat sebelum mendidih masukkan tepung sagu yang sudah diencerkan dengan santan lalu tunggu sampai mendidih. Angkat.
Sajikan bubur candil dengan kuah areh.
4. Resep Bubur Candil Sederhana
Bahan:
200 g tepung ketan
2 sdm tepung kanji/tapioka
1 sdt air kapur sirih
1/2 sdt garam
175 ml air
Bahan perebus:
750 ml air
200 gr gula merah
3 lbr daun pandan, buat simpul
1-2 sdm tepung ketan, larutkan dengan sedikit air
1 resep saus santan areh (100 ml santan dan sejumput garam)
Cara membuat:
Campur tepung kanji dan tepung ketan, air kapur sirih, tuangi 175 ml air sedikit-sedikit sambil diuleni hingga bisa dibentuk. Buat bulatan-bulatan sebesar kelereng, sisihkan. Taburkan sedikit tepung kering supaya tidak saling melekat.
Didihkan 750 ml air, daun pandan, dan gula sampai larut, saring dan masak kembali hingga mendidih.
Masukkan bulatan adonan, masak hingga matang dan terapung. Kentalkan dengan tepung yang sudah dicairkan. Aduk hingga seluruhnya matang.
Hidangkan dengan saus santan.
5. Bubur Candil Campur
Bahan:
500 gram ubi putih, kukus, kupas, haluskan
10 sdm tepung tapioka
1 sdt garam
6 sdm sisiran gula merah
Kuah :
600 cc santan sedang
4 sdm tepung maizena
8 sdm gula pasir
1 sdt vanili bubuk
2 lembar daun pandan
Pelengkap :
3 pisang kepok setengah matang. rebus, potong serong
100 gram tapai ketan hitam, siap pakai
5 sdm sagu mutiara, rebus hingga matang, tiriskan
100 gram kerukan kelapa muda
Cara membuat:
Campur ubi, tepung tapioka, dan bahan lain, aduk rata. Bentuk bulat sebesar kelereng.
Rebus air hingga mendidih, masukkan bulatan ubi, masak hingga mengampung. Angkat. Tiriskan.
Kuah campur semua bahan, masak hingga mendidih dengan cara diaduk terus agar tidak pecah.
Sajikan candil dengan pisang kepok, tapai ketan hitam, sagu mutiara, dan kerukan kelapa muda, dan siram dengan kuah.
6. Resep Candil untul Bubur Kampiun khas Sumatera Barat
Bahan bubur kampiun:
6 buah pisang nangka, kupas, iris serong
600 ml air
200 gram gula merah, iris
100 gram gula pasir
1⁄2 sdt garam
1 lembar daun pandan
500 ml santan dari 1/2 butir kelapa
Bubur candil:
100 gram tepung ketan
1/2 sdt garam
2 sdt kapur sirih, larutkan dalam 3 sdm air, saring
50 ml air hangat
300 ml air
150 gram gula merah, iris
Bubur sumsum:
200 gram tepung beras
300 ml santan dari 2 butir kelapa
700 ml air
1 sdt garam
2 lembar daun pandan
Ketan hitam
400 gram beras ketan hitam, rendam 2 jam
1⁄2 butir kelapa agak tua, parut
Cara membuat:
Kolak: didihkan air bersama gula, garam, dan daun pandan. Masukkan pisang, rebus sampai empuk. Tuangkan santan, masak sambil diaduk sampai mendidih dan matang. Angkat, sisihkan.
Bubur candil: campur tepung ketan dengan garam, aduk rata. Tuangkan air kapur sirih dan air hangat sambil aduk rata, bentuk bulat kecil. Didihkan air dan gula merah. Masukkan candil ke dalam air gula yang mendidih. Biarkan sampai terapung. Angkat, sisihkan.
Bubur sumsum: campur tepung beras dan santan, aduk rata. Rebus air, garam, dan daun pandan sampai mendidih. Masukkan larutan tepung beras. Aduk cepat sampai kental. Angkat dan sisihkan.
Ketan hitam: kukus beras ketan hitam sampai setengah matang. Angkat, siram dengan 400 ml air mendidih. Biarkan sampai air terserap habis. Kukus sampai matang, angkat, taburi dengan kelapa parut, sisihkan.
Masukkan sebagian ketan hitam, bubur candil, dan bubur sumsum ke dalam mangkuk. siram dengan kolak, sajikan.
Demikian aneka cara membuat candil sederhana sebagai menu buka puasa. Resep di atas juga bisa dijadikan sebagai ide usaha bubur khas Nusantara. (LAIL)
Baca juga: 28 Menu Takjil Buka Puasa untuk Jualan yang Laris
