6 Kue Kering Khas Betawi yang Sering Disajikan sebagai Camilan

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Betawi adalah suku di Jakarta yang kulinernya banyak mendapat pengaruh dari etnis pendatang. Selain makanan utama dan lauk pauk, terdapat aneka kue kering khas Betawi yang sering disajikan sebagai camilan.
Pembagian wilayah warga Betawi secara garis besar adalah pesisir (tepian pantai), tengah kota, dan pinggiran (suburb). Perbedaan wilayah ini juga membawa pengaruh pada jenis-jenis kuliner khas Betawi.
Mengenal 6 Kue Kering Khas Betawi
Kue kering khas Betawi tidak hanya dijadikan cemilan sehari-hari, namun juga sebagai sajian Lebaran. Berdasarkan Profil Struktur, Bumbu, dan Bahan dalam Kuliner Indonesia, Murdijati Gardjito, Galih Putri, Swastika Dewi (2017:108), berikut adalah 6 jenisnya yang menarik untuk diketahui.
1. Akar Kelapa
Akar kelapa merupakan salah satu kue kering khas Betawi. Nama akar kelapa diambil dari wujudnya yang mirip dengan akar kelapa. Rasa yang gurih serta manis menjadi daya tarik tambahan dari kue ini.
2. Geplak Bakar
Geplak bakar adalah kue kering khas Betawi yang kini sudah mulai langka. Geplak bakar terbuat dari telur, kelapa sangrai, tepung terigu, tepung sagu, mentega dan gula.
Penggunaan aneka rempah seperti pala, cengkih, kayu manis, dan bumbu spekuk menjadikan kue ini memiliki cita rasa yang khas.
3. Kue Kembang Goyang
Kue Kembang Goyang mudah dikenali dari bentuknya yang unik. Nama Kembang Goyang diambil dari bentuknya yang mirip bunga, dan proses pembuatannya yang harus digoyang untuk melepaskan adonan dari cetakan.
Bahan yang diperlukan untuk membuat Kembang Goyang cukup sederhana, yaitu tepung terigu, telur, gula, dan santan. Namun, dibutuhkan cetakan khusus berbentuk bunga dalam pembuatannya.
4. Kue Biji Ketapang
Biji Ketapang renyah, dengan rasa gurih dan manis menjadi penganan yang banyak disukai masyarakat Indonesia. Kue kering khas Betawi ini diberi nama sesuai bentuknya yang mirip dengan biji Ketapang.
5. Kue Satu
Kue Satu adalah camilan khas Betawi yang berasal dari etnis Tionghoa. Tidak hanya enak, Kue Satu juga sehat karena terbuat dari bahan utama kacang hijau dan melalui proses pemanggangan.
6. Kue Sagon
Harum Kue Sagon yang beraroma kelapa menjadi salah satu daya tarik kue kering khas Betawi ini. Ciri khas dari Sagon adalah rasanya yang manis, gurih dengan teksur renyah serta sedikit kasar, dan berwarna putih.
Baca juga: 3 Soto Betawi di Bekasi yang Tak Boleh Dilewatkan oleh Penikmat Kuliner
Masa-masa sulit penjajahan Belanda membuat orang Betawi memanfaatkan bahan yang ada untuk diolah menjadi kuliner. Kue kering khas Betawi umumnya berbahan dasar tepung beras, tepung ketan, santan, kelapa parut, dan gula.(DIK)
