Apa Perbedaan KRL dan KAI? Ini Penjelasan Selengkapnya

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apa Perbedaan KRL dan KAI? KRL merupakan kereta model baru yang dikembangkan dari kereta api lama. Sedangkan KAI adalah kereta api yang biasa dipakai masyarakat.
Alat transportasi di Indonesia sudah mengalami kemajuan yang sangat pesat. Dikutip dari buku berjudul Majalah Teknik Sipil & Ilmiah Vol. 61, Clapeyron (2016: 74), hambatan yang minim membuat KRL menjadi moda transportasi yang elebih fisien dan tepat waktu.
Perbedaan KRL dan KAI
KAI hadir lebih dulu daripada KRL di Indonesia. Selisih waktunya bahkan mencapai puluhan tahun. Tentu saja ada banyak sekali perbedaan yang dimiliki oleh KRL jika dibandingkan dengan kereta api biasa. Berikut perbedaan KRL dan KAI.
1. Rel Kereta
KAI biasanya menggunakan rel dari besi yang terletak di bagian bawahnya. Sehingga kereta akan bergerak dengan cepat di atas rel tersebut.
Sedangkan KRL menggunakan rel yang dilengkapi dengan rel listrik di bagian atasnya. Hal ini berguna sebagai media penyuplai energi listrik ke mesin. Rel ini dihubungkan oleh pantograph.
2. Mesin
Lokomotif pada KAI menggunakan mesin diesel yang memerlukan bahan bakar solar. Mesin diesel akan mengubah energi kimia pada solar menjadi energi gerak.
Sedangkan KRL memanfaatkan energi listrik yang disuplai langsung dari rel. Rel kabel tersebut sanggup menyuplai tegangan listrik hingga 1.500 volt.
3. Suara Mesin
KAI memiliki suara bising yang dapat terdengar hingga 1 km. Namun, di bagian gerbong penumpang, sudah terdapat alat peredam yang mampu meredam suara berisik kereta. Berbeda dengan KRL, kereta ini memiliki suara yang tidak terlalu bising.
4. Interior
Tempat duduk di KAI biasanya menghadap ke depan. Walaupun perjalanan bisa memakan waktu hingga berjam-jam, tetapi para penumpang di sini tetap dapat beristirahat dengan tenang.
Sedangkan KRL, ditujukan untuk perjalanan jarak dekat. Oleh karena itu, semua kursi di KRL menghadap ke samping. Para penumpang juga bisa berdiri di bagian tengah kereta.
5. Kapasitas
KAI mempunyai kapasitas penumpang yang jauh lebih banyak daripada KRL. Kapasitas tersebut bisa mencapai dua kali lipat penumpang pada KAI.
6. Pengelola
Sistem perkeretaapian di Indonesia dikelola oleh perusahaan PT Kereta Api Indonesia (PT. KAI). Sedangkan KRL, dikelola oleh PT Kereta Api Commuter Jabodetabek (PT. KCJ) yang merupakan anak perusahaan dari PT KAI.
7. Rute Pelayanan
KAI melayani rute perjalanan yang lebih luas. Sedangkan KRL saat ini hanya melayani rute perjalanan di Jakarta dan kota-kota besar di sekitarnya mencakup Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.
Baca juga: Rute ke Kawah Ijen dari Surabaya, Wisatawan Wajib Tahu
Itulah perbedaan antara KRL dan KAI. Semoga calon penumpang dapat menentukan pilihan kereta yang tepat untuk rute perjalanan yang ingin ditempuh. (Gin)
