Apakah Vihara dan Kuil Sama? Ini Informasi tentang Tempat Ibadahnya

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Setiap umat beragama memiliki tempat ibadah masing-masing untuk beribadah, termasuk umat Buddha dengan vihara. Lantas, apakah vihara dan kuil sama?
Berdasarkan buku bertajuk Al Islam: Kemuhammadiyahan Multikultural. Em Sutrisna, Mujazin, dkk, (2024: 69), vihara sebagai tempat ibadah bagi umat Budda dan nama tersebut diambil dari bahasa Pali India Kuno, artinya tempat tinggal atau tempat yang digunakan untuk puja bhakti.
Apakah Vihara dan Kuil Sama? Ini Penjelasannya
Masyarakat Indonesia sebagai masyarakat yang hidup di negara multikultural tentunya sudah tak asing lagi dengan banyaknya agama yang hidup berdampingan di negara ini. Salah satu agama di Indonesia, yakni Buddha.
Selain itu, ada pula istilah yang menyebutnya kuil. Apakah vihara dan kuil sama? Vihara dan kuil bisa diartikan sebagai istilah yang sama, yakni tempat ibadah agama Buddha.
Akan tetapi, kedua tempat ibadah ini memiliki perbedaan tersendiri dari unsur bangunannya. Vihara termasuk tempat ibadah agama Buddha yang memiliki kuti atau istilah yang merujuk pada tempat tinggal para biksu atau biksuni.
Di sisi lain, kuil juga termasuk jenis vihara, tetapi desain bangunannya cenderung lebih kuno dan umumnya kuil tergolong sebagai tempat bersejarah. Bukan hanya itu, kuil juga dapat merujuk pada agama lain, seperti Kuil Shinto atau jinja yang digunakan sebagai tempat ibadah umat Shinto atau agama tradisional Jepang.
Fakta Unik Tempat Ibadah Umat Buddha
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, vihara atau kuil sama-sama merujuk pada tempat ibadah umat Buddha atau tempat untuk menjalankan aktivitas spiritual keagamaan Buddha. Ada fakta menarik lain mengenai tempat ibadah umat Buddha, antara lain.
1. Fungsi Vihara
Vihara mempunyai fungsi yang bukan sekadar menjadi tempat sembahyang bagi umat Buddha saja, tetapi sekaligus menjadi pusat pendidikan. Banyak biksu menjadikan vihara untuk mempelajari Tripitaka atau teks suci dalam agama Buddha. Di sisi lain, vihara juga bisa difungsikan sebagai tempat meditasi bagi para biksu atau pemeluk agama Buddha.
2. Memiliki Stupa
Stupa termasuk istilah yang melekat dalam ajaran Buddha, berupa bangunan dengan struktur berbentuk kubah yang di dalamnya terdapat semacam patung suci Sang Buddha. Bagi umat Buddha, stupa bukan sekadar dijadikan tempat ibadah, tetapi juga menjadi simbol pencerahan dan tempat berdoa.
3. Arsitektur Vihara yang Menarik
Vihara termasuk tempat suci umat Buddha yang religius sekaligus menarik apabila dilihat dari desainnya. Pada dasarnya, susunan vihara di bagian utamanya terdapat altar dengan patung Buddha, dupa, lilin, serta bunga.
Di samping itu, terdapat lukisan Jakata atau kisah kehidupan Buddha serta simbol-simbol tertentu. Saat ini, banyak dibangun vihara modern yang bukan hanya bisa dikunjungi umat Buddha, tetapi juga untuk umum.
Baca juga: Sejarah Waisak dan Maknanya bagi Umat Buddha
Itlah jawaban tentang apakah vihara dan kuil sama, serta informasi menarik tentang tempat ibadah umat Buddha. [ENF]
