Konten dari Pengguna

Berhenti Luar Biasa Kereta Api: Pengertian dan Aturannya

Jendela Dunia

Jendela Dunia

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Berhenti Luar Biasa Kereta Api adalah. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Berhenti Luar Biasa Kereta Api adalah. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: Pixabay

Berhenti luar biasa kereta api adalah salah satu kondisi yang perlu dipahami oleh penumpang. Bagi yang akan melakukan perjalanan jarak jauh ataupun dekat dengan menggunakan kereta api, pastikan pahami apa itu operasi berhenti luar biasa (BLB) kereta api.

Operasi BLB ini bisa memengaruhi waktu tiba di stasiun tujuan sehingga penumpang perlu kembali memperhitungkan jadwal perjalanan dengan baik.

Berhenti Luar Biasa Kereta Api adalah Hal yang Perlu Penumpang Ketahui, Cek Penjelasannya

instagram embed

Istilah BLB dalam konteks kereta api merupakan kondisi ketika kereta berhenti tidak di stasiun yang menjadi tujuannya, atau di lokasi tertentu di luar jadwal dan rute resminya.

BLB kereta api bukan bagian dari pemberhentian normal yang tercantum dalam jadwal perjalanan. Operasi ini bersifat tidak terduga dan dilakukan karena adanya situasi yang memaksa kereta untuk berhenti.

Sebagai contoh, baru-baru ini KAI memberlakukan operasi BLB untuk mengantisipasi situasi terkait demonstrasi di Jakarta.Dikutip dari Instagram @kai121, BLB dilakukan dari tanggal 1 hingga 2 September 2025 di Stasiun Jatinegara.

Ada beberapa aturan atau alasan yang bisa membuat kereta melakukan operasi BLB, di antaranya adalah:

1. Keadaan Darurat

Keadaan darurat terjadi apabila ada gangguan teknis yang terjadi pada prasarana rel, korsleting listrik, rangkaian gerbong kereta api hingga kerusakan as roda. Keadaan ini bisa membuat kereta api melakukan BLB.

2. Terjadi Kecelakaan

Operasi BLB juga bisa dilakukan ketika terjadi kecelakaan pada lintasan jalur kereta api. Langkah ini bertujuan untuk memastikan perjalanan penumpang tetap aman sekaligus memberi waktu kepada petugas melakukan penanganan.

3. Bencana Alam

Dalam beberapa kasus, BLB juga kerap diberlakukan ketika terjadi bencana alam. Situasi seperti banjir, longsor, ataupun gempa bisa mengganggu jalur rel sehingga bisa mengakibatkan kereta api harus berhenti di luar jadwal.

4. Memudahkan Mobilitas Penumpang

Terakhir, operasi BLB kereta api yang terjadi baru-baru ini dilakukan sebagai respons atas aksi demonstrasi di sejumlah titik di Jakarta.

Kereta-kereta api dengan jarak jauh yang harusnya bisa turun di Stasiun Pasar Senen dialihkan ke Stasiun Jatinegara sebagai alternatifnya.

Baca juga: Cara Naik Kereta Api Jarak Jauh Termudah

Secara garis besar, berhenti luar biasa kereta api adalah kondisi yang membuat kereta berhenti di luar jadwal normal sebagaimana mestinya. Situasi ini bisa terjadi karena kendala teknis, kecelakaan, bencana alam, ataupun faktor darurat lainnya. (TIA)