Cara Membuat Rute di Google Maps, Panduan untuk Masyarakat

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara membuat rute di Google Maps menjadi informasi yang penting untuk diketahui masyarakat, terutama pengguna peta digital. Meskipun sudah tidak asing saat memakainya, tidak sedikit pengguna yang belum tahu bagaimana caranya.
Jika memanfaatkannya dengan tepat, pengguna tidak hanya bisa menemukan rute yang tepat, tapi juga estimasi waktu perjalanan. Bahkan pengguna juga bisa membuat rute untuk perjalanan menggunakan kendaraan umum.
Cara Membuat Rute di Google Maps yang Penting Diketahui Masyarakat
Google Maps merupakan layanan peta online gratis dari Google. Aplikasi ini memungkinkan masyarakat atau pengguna untuk menjelajah berbagai tempat menarik melalui peta digital.
Selain itu, pengguna juga bisa mencari lokasi, mendapatkan petunjuk arah, dan mengetahui kondisi jalan secara real time. Menariknya, pengguna pun bisa membuat sendiri rute dari destinasi yang dituju.
Begini cara membuat rute di Google Maps yang bisa diikuti, seperti dikutip dari https://support.google.com/.
Di ponsel atau tablet, buka aplikasi Google Maps.
Telusuri tujuan atau ketuk tujuan di peta. Ketikkan lokasi awal (bisa lokasi saat ini), dan lokasi akhir (tujuan akhir).
Di bagian kiri bawah, ketuk Rute Petunjuk arah.
Pilih moda transportasi, apakah memakai mobil, transportasi umum, motor, transportasi online, penerbangan, sepeda, kereta, atau jalan kaki. Google Maps akan menampilkan rute sesuai dengan kendaraan yang digunakan.
Nantinya, setiap rute akan turut menunjukkan perkiraan waktu perjalanan di peta. Rute yang dipilih juga menampilkan kondisi jalanan secara real-time.
Perlu diperhatikan bahwa untuk memulai navigasi atau rute, titik awal harus berupa lokasi pengguna. Jika titik awal bukan merupakan lokasi, pengguna akan melihat pratinjau rute saja. Pratinjau juga menampilkan belokan yang harus dipilih, berdasarkan jarak paling dekat untuk ke tujuan.
Selain itu, pengguna juga bisa menambah beberapa tujuan atau pemberhentian sebelum tiba di destinasi akhir. Penambahan destinasi pemberhentian bisa dilakukan maksimal sampai sembilan titik, termasuk tujuan akhir.
Meski begitu, fitur ini tidak bisa digunakan jika pengguna bepergian dengan transportasi umum atau penerbangan. Sebagai alternatif, pengguna bisa melihat langsung tempat yang menarik di sepanjang perjalanan dari peta, tanpa harus memberi titik berhenti secara spesifik.
Baca juga: Cara Cek Tarif Tol Via Google Maps untuk Mudahkan Perjalanan
Cara membuat rute di Google Maps ternyata tidak sulit. Dengan begitu, masyarakat akan menjadi lebih mudah untuk menuju ke destinasi tertentu, terlebih jika baru pertama kali berkunjung agar tidak tersesat. (YD)
