Desa Wisata Pancoh Sleman, Destinasi di Lereng Merapi yang Menarik Dikunjungi

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Desa Wisata Pancoh merupakan ekowisata yang berada di lereng Gunung Merapi. Desa ekowisata di Sleman, Jogja ini bukan hanya sekadar tempat berlibur, tapi juga ruang belajar tentang alam, budaya, dan kemandirian warga.
Sejak dibentuk pasca erupsi Merapi tahun 2011, Desa Pancoh menjelma menjadi pusat ekowisata yang menyuguhkan aktivitas menarik untuk para pengunjungnya. Semua kegiatan wisata di desa ini dikemas dalam semangat kolaborasi dan keberlanjutan.
Lokasi dan Desa Wisata Pancoh Sleman
Dikutip dari visitingjogja.jogjaprov.go.id, Desa Pancoh beralamat di Dusun Pancoh, Desa Girikerto dan masuk ke dalam Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, Yogyakarta.
Berjarak 22 kilometer dari pusat Kota Jogja, akses menuju Desa Pancoh cukup mudah dijangkau. Berikut rute yang bisa dicoba:
Mulai dari pusat Kota Jogja, ambil arah timur di Jl. Panembahan Senopati.
Setelah itu lanjut ke Jl. A.M. Sangaji, lewati Tugu Jogja.
Teruskan ke Jl. Monjali lalu ke Jl. Palagan Tentara Pelajar.
Ikuti jalan utama sekitar 10 km, hingga melewati wilayah Pakem dan Turi.
Selanjutnya masuk ke Jl. Turgo dan lanjutkan ke Jl. Turgo Raya di Sukorejo.
Jika sudah sampai Sukorejo lurus saja hingga menemukan Dusun Pancoh
Daya Tarik dan Aktivitas yang Bisa Dilakukan di Desa Wisata Pancoh Sleman
Desa Pancoh menawarkan perpaduan lengkap antara wisata alam, budaya, dan edukasi. Keunggulan itulah yang menjadikan Pancoh sebagai destinasi ekowisata yang ramah lingkungan dan mendidik. Beberapa daya tarik dan aktivitas yang desa ini miliki adalah:
1. Punya Wisata Alam yang Kaya Dengan Fasilitas Outbound Lengkap
Dikutip dari girikertosid.slemankab.go.id, desa ini memiliki kekayaan alam yang menjadikannya menarik dari desa lainnya. Pengunjung bisa menikmati pengalaman menyusuri sungai jernih di desa ini.
Ada juga aktivitas seru lainnya seperti membajak sawah, menanam padi, menangkap ikan, dan memanen salak pondoh.
2. Ada Wisata Edukatif yang Menarik Dicoba
Di desa wisata ini, pengunjung bisa belajar langsung cara membudidayakan ikan, mengelola biogas, hingga membuat kerajinan tangan seperti caping dan batik.
Desa Pancoh bahkan juga memiliki berbagai paket wisata edukatif yang ditujukan bagi pelajar maupun komunitas.
3. Tersedia Homestay dan Live-In
Desa Pancoh memiliki banyak pilihan homestay yang dikelola warga, cocok untuk live-in dan camping.
Suasana desa yang sejuk dan tenang, ditambah keramahan penduduk lokal, memberikan pengalaman yang tidak bisa ditemukan di tempat lain.
Selain itu, desa ini juga punya berbagai fasilitas pendukung seperti area parkir luas, musholla, kamar mandi bersih, Wi-Fi, kios souvenir, serta tempat outbound yang bisa membuat pengunjung merasa nyaman.
Baca juga: Desa Wisata Nglanggeran, Destinasi Wisata Menarik dan Seru di Gunungkidul
Desa Wisata Pancoh menawarkan destinasi seru untuk liburan dengan konsep ekowisata yang mengedepankan edukasi, pelestarian alam, dan pemberdayaan masyarakat. Lokasinya yang sejuk dan alami ini bisa masuk daftar kunjungan wisata! (TIA)
