Konten dari Pengguna

Gong Perdamaian: Lokasi dan Makna di balik Pembangunannya

Jendela Dunia

Jendela Dunia

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gong Perdamaian. Foto hanya ilustrasi bukan tempat sebenarnya. Sumber foto: Unsplash.com/Paul Cuoco
zoom-in-whitePerbesar
Gong Perdamaian. Foto hanya ilustrasi bukan tempat sebenarnya. Sumber foto: Unsplash.com/Paul Cuoco

Gong Perdamaian merupakan salah satu monumen yang berbentuk gong dan menjadi salah satu simbol penting. Ada sejarah panjang yang melatarbelakangi adanya pembuatan gong perdamaian ini.

Bagi sebuah negara, perdamaian merupakan kunci agar negara bebas dari berbagai konflik yang bisa menimbulkan perpecahan. Indonesia menjadi salah satu negara yang sangat rawan karena terdiri dari berbagai latar belakang yang berbeda-beda.

Lokasi, Sejarah, dan Makna dari Gong Perdamaian

Gong Perdamaian. Sumber foto: Unsplash.com/Balázs

Dikutip dari laman resmi TNI, tni.mil.id, Gong Perdamaian merupakan salah satu monumen yang ada di Indonesia, tepatnya berada di Ambon. Lokasinya berada di Desa Uritetu, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Maluku.

Gong Perdamaian Dunia di Ambon merupakan simbol perdamaian dan pengingat tragedi kemanusiaan umat beragama di Ambon pada tahun 1999. Gong ini diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 25 November 2009.

Salah satu tragedi yang menjadi latar belakang dari adanya monumen ini adalah tragedi kemanusiaan yang terjadi di Ambon pada tahun 1999. Tragedi ini pastinya tidak akan pernah dilupakan oleh seluruh masyarakat Ambon, Indonesia bahkan dunia.

Konflik ini berawal dari permasalahan politik daerah yang menyangkut agama, yang dipicu oleh rencana pemekaran provinsi Maluku menjadi Maluku dan Maluku Utara. Konflik tersebut dengan cepat berubah menjadi pertempuran dan tindak kekerasan terhadap warga sipil.

Kerusuhan yang disebabkan karena masalah sara ini menjadi sebuah aib memalukan bagi Bangsa Indonesia di mata dunia. Hal tersebut karena menjadi bukti bahwa pada saat itu masyarakat Indonesia, khususnya Ambon, belum memiliki tingkat toleransi yang kuat.

Setelah kejadian memalukan tersebut, secara perlahan, berkat dukungan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat, Ambon mulai pulih dan kembali kondusif. Salah satu bukti adalah pembangunan monumen ini yang menjadi tanda bahwa masyarakat Ambon dan dunia menjunjung tinggi perdamaian dan toleransi.

Monumen penting ini merupakan inisiatif pemerintah dan Komite Perdamaian Dunia untuk memberi kesan pada “pihak luar” dan menjadi tanda bahwa Ambon telah ada dalam suasana kondusif atau damai.

Baca juga: Taman Budaya Gunungkidul: Pusat Kegiatan Budaya yang Kini Bisa Disewa

Demikian adalah pembahasan mengenai lokasi, sejarah, dan makna dari monumen Gong Perdamaian Dunia yang ada di Ambon. (ARD)