Konten dari Pengguna

Kenapa di Hotel Tidak Ada Guling dan Jam Dinding? Berikut 6 Alasannya

Jendela Dunia

Jendela Dunia

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kenapa di Hotel Tidak Ada Guling dan Jam Dinding. Foto hanyalah ilustrasi bukan tempat sebenarnya. Sumber: Unsplash/Ocean Ng
zoom-in-whitePerbesar
Kenapa di Hotel Tidak Ada Guling dan Jam Dinding. Foto hanyalah ilustrasi bukan tempat sebenarnya. Sumber: Unsplash/Ocean Ng

Saat menginap di hotel, biasanya sering tidak kedapatan guling dan jam dinding di kamar. Padahal kedua benda ini sangat bermanfaat untuk membantu beristirahat dengan efisien. Ketidakhadiran dua benda ini membuat rasa penasaran, kenapa di hotel tidak ada guling dan jam dinding?

Ketidaktersediaan jam dinding dan guling di kamar hotel tentunya bukan tanpa alasan. Sebab, hotel juga memiliki SOP tersendiri untuk memberikan kenyamanan beristirahat.

Alasan Kenapa di Hotel Tidak Ada Guling dan Jam Dinding

Kenapa di Hotel Tidak Ada Guling dan Jam Dinding. Foto hanyalah ilustrasi bukan tempat sebenarnya. Sumber: Unsplash/Will Goodman

Penasaran kenapa di hotel tidak ada guling dan jam dinding? Simak beberapa alasannya di bawah ini.

1. Guling Disebut Tak Higienis

Seperti yang disebutkan website parador-hotels.com, di industri hotel, guling dinilai tidak higienis. Sebab guling biasa digunakan pada seluruh bagian tubuh, seperti kaki, tangan, dan dada, atau sederhananya memeluk.

Apalagi setiap tamu yang bermalam berbeda-beda, jadi tidak menjamin kebersihan guling terjaga walaupun sudah dicuci.

2. Mengganggu Kenyamanan

Kebanyakan tamu yang menginap di hotel bertujuan untuk mendapatkan ketenangan. Sementara di industri perhotelan jam dinding dianggap mengganggu.

Sebab, jam dinding memiliki suara detik yang cukup berisik saat suasana tenang dan membuat kesan terburu-buru yang membuat ruangan tidak nyaman.

3. Mempersempit Tempat Tidur

Guling yang tergeletak begitu saja di kasur kamar hotel dapat membuat tempat tidur jadi lebih sempit. Mengingat kebanyakan tamu hotel adalah pasangan suami istri atau keluarga. Dengan ini, keberadaan guling pada tempat tidur dianggap tidak terlalu dibutuhkan dan hanya memenuhi tempat tidur.

4. Membuat Tamu Cepat Pulang

Di hotel, jam dinding dianggap tidak begitu penting, karena kehadirannya dapat membuat pengunjung merasa ingin cepat pulang. Ketidakhadiran jam dinding pun jadi salah satu strategi marketing hotel.

Saat jam dinding menunjukkan waktu masa check out, tamu inap akan langsung bergegas mengemasi barangnya. Tentu sebagai pihak pengelola hotel berharap pengunjungnya betah tinggal dan melakukan perpanjangan masa tinggal. Oleh karena itu, jam dinding tidak dibutuhkan di hotel.

5. Mengikuti Standar Luar Negeri

Alasan guling tidak ada di kamar mengacu pada standar hotel di luar negeri. Sebab, di luar negeri tidak ada yang namanya guling.

Awal mula keberadaan  guling ditujukan untuk menjadi teman tidur para tentara Belanda saat menjajah di Indonesia dan meninggalkan istri dan anaknya. Hal ini membuat mereka menamainya sebagai “Dutch Wife”.

6. Rawan Dibawa pulang

Alasan lain tidak adanya jam dinding di kamar hotel adalah karena rawan dibawa pulang. Entah itu karena dinilai lucu atau sebagai souvenir hotel.

Mengingat sering kali ada beberapa benda yang dibawa oleh tamu hotel, meski peraturannya tidak diperbolehkan. Hal ini tentunya jadi pertimbangan pihak hotel untuk tidak memasang jam dinding.

Baca juga: 5 Perbedaan Kamar Hotel Double dan Twin, Jangan Sampai Salah Saat Booking

Itulah sejumlah alasan kenapa di hotel tidak ada guling dan jam dinding. Dengan informasi di atas, kini sudah tidak penasaran lagi, kan? (INE)