Macam-Macam Mie dari Berbagai Bahan Dasar, dari Gandum sampai Umbi Jepang

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kalau bicara soal makanan yang hampir semua orang suka, mi pasti masuk dalam daftar teratas. Ada macam-macam mie yang terbuat dari berbagai bahan dasar, dan masing-masing ada penggemarnya tersendiri.
Ada yang berbasis gandum, ada yang dari beras, bahkan ada juga yang memakai umbi Jepang. Tak heran ada banyak kekayaan rasa dan tekstur pada mi, sehingga pengalaman menyantapnya pun tidak pernah sama.
Macam-Macam Mie Berdasarkan Bahannya: Gandum, Beras, dan Sebagainya
Kalau sudah bicara soal bahan dasar, ternyata macam-macam mie punya cerita yang menarik untuk diulik. Berikut adalah perbedaan mi berdasarkan bahan pembuatnya.
1. Mi dari Gandum
Mi jenis ini paling banyak ditemui di seluruh dunia. Gandum punya kandungan gluten, sehingga mi yang dihasilkan lebih elastis dan kenyal saat dikunyah. Dikutip dari thespruceeats.com, contoh mi gandum yang paling populer adalah mi instan, ramen, udon, termasuk spaghetti.
2. Mi dari Beras
Mi berbahan tepung beras punya tekstur lembut dan agak licin. Jenis ini tidak mengandung gluten, jadi lebih aman untuk orang yang sensitif terhadap gandum. Contohnya bihun dan kwetiau. Mi beras juga jadi bahan utama dalam hidangan khas Asia Tenggara seperti pho dari Vietnam atau laksa dari Malaysia.
3. Mi dari Tepung Ubi
Mi ini dibuat dari pati ubi atau pati lain seperti ubi jalar, kentang, hingga kacang hijau. Setelah dimasak, warnanya biasanya bening dan teksturnya kenyal. Contoh yang terkenal adalah dangmyeon dari Korea atau sohun (glass noodle).
4. Mi dari Jagung
Mi berbahan dasar tepung jagung mulai populer karena dianggap lebih sehat dan bebas gluten. Teksturnya agak padat dan sedikit kasar dibanding mi gandum. Warna kuning alaminya juga membuat tampilannya menarik.
5. Mi Telur
Mi ini sebenarnya masih berbahan dasar gandum, hanya saja ditambah telur di adonannya. Karena itu, warnanya lebih kuning cerah dan rasanya lebih gurih. Teksturnya juga lebih lembut dan kaya dibanding mi biasa. Biasanya digunakan untuk mi ayam, mi yamin, sampai berbagai sup dan tumisan.
6. Mi Shirataki
Mi shirataki dikenal sebagai mi rendah kalori yang sedang tren di dunia kuliner sehat. Bahan utamanya adalah konjac atau iles-iles, sejenis umbi dari Jepang. Teksturnya agak kenyal dan licin, dengan rasa yang cenderung hambar. Selain rendah kalori, mi ini juga tinggi serat sehingga lebih mengenyangkan.
Baca juga: 5 Mie Khas Korea yang Paling Populer dan Wajib Dicoba
Dari semua penjelasan di atas, jelas kalau macam-macam mie memang punya keunikan masing-masing. Ada yang kenyal, ada yang lembut, ada juga yang rendah kalori tapi tetap mengenyangkan. Semua kembali pada selera dan kebutuhan saat memilihnya. (CR)
