Konten dari Pengguna

Mata Uang Korea Selatan: Sejarah dan Jenis-Jenisnya

Jendela Dunia

Jendela Dunia

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Mata Uang Korea Selatan | Sumber: Pixabay/Heung Soon
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Mata Uang Korea Selatan | Sumber: Pixabay/Heung Soon

Mata uang Korea Selatan adalah Won dan ditulis dengan simbol ₩. Untuk kode internasional, mata uang ini ditulis dengan format KRW. Won Korea Selatan dikeluarkan oleh Bank of Korea.

Sekarang Won termasuk mata uang yang stabil serta diperdagangkan secara luas. Hal ini disebabkan karena sektor perekonomian Korea Selatan yang sudah sangat maju.

Sejarah Mata Uang Korea Selatan

Ilustrasi Mata Uang Korea Selatan | Sumber: Unsplash/Jason Leung

Dikutip dari Uang: Pengertian, Penciptaan dan Peranannya dalam Perekonomian Solikin dan Suseno (2017:2), uang merupakan benda yang bisa difungsikan sebagai:

  • alat tukar (medium of exchange)

  • alat penyimpan nilai (store of value)

  • satuan hitung (unit of account)

  • ukuran pembayaran yang tertunda (standard for deffered payment)

Mata uang yang digunakan oleh setiap negara berbeda. Seperti Korea Selatan yang memiliki mata uang Won. Sebagai informasi, saat artikel ini ditulis, 1 Won Korea Selatan setara dengan 11,13 Rupiah Indonesia.

Setiap mata uang memiliki sejarahnya sendiri. Tidak terkecuali sejarah mata uang Korea Selatan. Pada masa Korea dijajah oleh Jepang di tahun 1910-1945, mata uang Korea yang tadinya Won diganti dengan Yen Korea yang nilainya sama dengan Yen Jepang.

Setelah Perang Dunia II, Korea dipecah menjadi Korea Selatan dan Korea Utara. Hal itu menyebabkan kedua negara tersebut menggunakan dua mata uang yang terpisah yang keduanya disebut Won Korea.

Mulanya, mata uang Korea Selatan mempunyai nilai tukar tetap terhadap Dollar AS, yakni 15 Won sama dengan 1 Dollar AS. Perang Korea yang terjadi pada tahun 1950-1953 menyebabkan terjadinya devaluasi.

Bank of Korea selaku bank sentral Korea Selatan mengelola mata uang negara ini di tahun 1950. Bank of Korea juga memiliki otoritas eksklusif untuk menerbitkan mata uang berbentuk kertas dan koin untuk negara.

Jenis-Jenis Mata Uang Korea Selatan

Ilustrasi Mata Uang Korea Selatan | Sumber: Unsplash/Josh Appel

Won Korea Selatan memiliki beberapa jenis. Yuda dalam Panduan Wisata Korea : Seoul, Nami Island, Dan Jinhae (2021:14) menjelaskan bahwa jenis-jenis mata uang Korea Selatan adalah uang koin dan kertas.

Uang koin Won Korea Selatan bernilai 10, 50, 100, dan 500. Koin 10 dan 50 Won sudah jarang digunakan karena harga-harga barang sudah mencapai 100 Won dan kelipatannya. Untuk uang kertasnya, ada pecahan sebesar 1000, 5000, 10.000, dan 50.000. Berikut ini penjelasan uang kertas Won Korea Selatan.

1. Pecahan 1000

Won Korea Selatan pecahan 1000 berwarna utama biru dan bergambar Yi Hwang dan Gyesang-jeonggedo (lukisan Yi Hwang) pada bagian belakang.

2. Pecahan 5000

Won Korea Selatan pecahan 5000 berwarna cokelat bergambar Yi I dan gambar tanaman serta serangga.

3. Pecahan 10.000

Won Korea Selatan pecahan 10.000 berwarna hijau bergambar Raja Sejong di bagian depan dan jam astronomi serta peta bintang di bagian belakangnya.

4. Pecahan 50.000

Won Korea Selatan pecahan 50.000 berwarna kuning bergambar Shin Saimdang dan gambar bambu serta pohon maesil.

Baca juga: Mata Uang Jepang: Sejarah, Jenis-Jenis, dan Nilainya terhadap Rupiah

Demikian ulasan mengenai sejarah dan jenis-jenis mata uang Korea Selatan. Semoga bisa menambah wawasan. (KRI)